Indonesia
NovelToon NovelToon
Sang Pemimpi

Sang Pemimpi

Status: tamat
Genre:Teen School/College / Mengubah Takdir / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Tamat
Popularitas:123.9k
Nilai: 5
Nama Author: Novi Windi

Nabila Kemala, seorang siswi sekolah menengah atas harus berjuang keras mengubah nasib keluarganya di tengah-tengah keterbatasan ekonomi yang menghimpit hidupnya.Perjuangan demi perjuangan nya telah melewati berbagai lika-liku kehidupan.Bagaimanakah seorang Nabila Kemala meraih kesuksesan nya di tengah keterbatasan ekonomi.Ikuti dan terus baca karya ini

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Novi Windi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 31

Siapa juga yang tak terpesona oleh wajah rupawan pak Mario yang begitu sempurna tertata dengan indahnya dari sang pencipta dalam wujud wajah seorang Mario putra darmawan.Nabila,akui pak Mario memang guru yang baik di samping itu memang memiliki wajah rupawan,berkharisma,dan pintar.

Guru muda yang menjadi idola murid khususnya siswi karena wajahnya yang rupawan dan baik hati.Tapi,Nabila baru menyadarinya sekarang.Saat wajah itu menempel di wajahnya, tangan nya menyentuh tangan nya dan senyuman manisnya mampu menghipnotis dirinya.

Tanpa sadar,Nabila menyerahkan barang dagangan nya pada pak Mario padahal dia selalu menolak tawaran pak Mario yang ingin memborong dagangan yang tersisa.

"Dagangan kamu kemana,Nabil?". Pertanyaan Nita, seakan menyadarkan Nabila dari sesuatu yang berharga yang telah di curi secara diam-diam.

Nabila, celingak-celinguk kesana-kemari mencari sekantong plastik berisi dagangan nya.Tak ada,dimana pun di dekatnya saja tak ada.

Di saat kebingungan itulah dia baru tersadar akan trik pak Mario dan dirinya yang begitu bodohnya karena terlena akan perlakuan manis pak Mario yang ternyata itu membuat dia kecolongan.

"Pak Mario,yang telah memborong dagangan ku Nita".Kata Nabila,menatap Nita yang juga ikut mencari sekantong plastik berisi dagangan nabila.

"Kok bisa?".

Nabila, mengulurkan tangannya ke hadapan Nita dan membuka kepalan tangannya yang berisi beberapa lembar uang pecahan 100 ribu.

"Ini buktinya,pak Mario tau aku selalu menolak tawaran dia untuk memborong dagangan ku".

"Terus"

"Karena nya dia berpura-pura bersikap manis untuk mengelabui kita dan merebut sekantong plastik dagangan ku yang tersisa".Jelas Nabila,menyadari kebodohannya yang terkena akan sikap baik pak Mario.

Nita, tersenyum pada Nabila,dia rangkul pundak Nabila."Pulang yuk,aku traktir kamu makan deh".Ajak Nita,sembari terus menggoda Nabila.

...----------------...

Di sebuah cafe ternama Nathan and the geng tengah berkumpul sembari menikmati pemandangan cafe yang di desain secantik dan semenarik mungkin.

Nathan and the geng,sering menghabiskan waktu mereka untuk berkumpul bersama.Terkadang, mengerjakan tugas,terkadang pula hanya sekedar berkumpul saja.

Seperti saat ini,Nathan and the geng tengah menghabiskan waktunya dengan menongkrong di sebuah cafe ternama di yang ada di pelosok pedesaan.

"View nya bagus, tempat nya bagus, pelayanan nya bagus.."

"Pelayan nya juga bagus,terus aja bagus.Apa sih yang jeleknya?".Timpal nazar,menyahuti ucapan Nova yang berdecak kagum dengan interior dan semua yang ada di cafe yang baru buka ini.

"Yeh.. Sebagai pelanggan pertama di cafe yang bary buka setidaknya harus memberikan penilaian, jangan hanya duduk sambil menikmati suasananya".Sanggah Nova, menjelaskan di balik ucapan nya.

"Yah justru itu karena baru buka jadinya masih bagus,lain hal kalau udah 1 bulan buka.Pasti beda cerita".Timpal nazar lagi.

Nathan dan Noval hanya bergeleng-geleng kepala.Kelakuan anggota gengnya memang terkadang selalu menyimpan dari peraturan yang ada.Sama halnya dengan Nathan,yang menyimpang dengan ucapannya sendiri.

Sedari tadi,Nathan terus memikirkan Nabila yang cantik khas masyarakat pedesaaan, senyuman nya yang manis,tutur katanya yang lembut, kepintarannya dan semua yang ada pada Nabila seakan tak ada yang cacat bagi seorang Nathan anumerta.

"Ah...Gadis miskin itu..."Nathan senyum-senyum sendiri,kala membayangkan wajah cantik Nabila yang begitu ayu.

Hingga lamunan nya harus terhenti kala Noval menepuk-nepuk pundaknya."Lagi mikirin apa?".Tanpa rasa bersalah Noval bertanya dan membuyarkan lamunan Nathan tentang Nabila.

"Kepo".Sahut Nathan,kesal.

1
meMyra
semangat nabila..hai juga tor
sit???
ceritanya sangat bagus😊 tetap semangat dalam berkarya ya author
sit???
ceritanya sangat bagus😊, dalam cerita nya mengandung motivasi dan juga tetep bermimpi juga tetep berusaha, semangat author 💪🏼 tetap berkarya ya😊
A.L
inspirasi
Dewi Kijang
thoor kapan nabila ada perubahan ya
Dewi Kijang
lanjut terus thoor semoga sukses terus ya😄😄😄😄😄😄
Dewi Kijang
thoor ko nabila nya susah terus kpn senang nya ya lanjut👍👍👍
Dewi Kijang
keren banget nih thoor tetap semangat ya up nya yg banyak🙏🙏🙏
Dewi Kijang
selalu semangat ya
Dewi Kijang
lanjut terus
Dewi Kijang
lanjut👍👍👍👍👍👍👍👍
Dewi Kijang
keren lanjut terus thoor tetap semangat ya
Dewi Kijang
bagus lanjut
Dewi Kijang
semangat Nabila.. kamu pasti bisa
Dewi Kijang
thoor sebih banget ni😭😭😭ceritanya lanjut terus thoor tetap semangat ya
Syahfitra Lubis: mantap
total 2 replies
Dewi Kijang
aku bru hadir ni lanjut👍👍👍👍
Syahfitra Lubis: keren
total 1 replies
Anonim
keren..bikin penasaran,novel yang jarang di temukan.. semangat terus thorr
Rian AccB
wih semngat thorrrr 🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!