Indonesia
NovelToon NovelToon
Cinta Di Dalam Perjodohan 3

Cinta Di Dalam Perjodohan 3

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Sudah Terbit / Tamat
Popularitas:57.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Riska

Cerita di dalam novel ini, menceritakan tentang lanjutan dari "Cinta Di Dalam Perjodohan 2". Cerita tentang kisah cinta Reza dan Melda, juga tentang kebahagian keluarga Permana, dengan hadirnya buah hati Faris dan Aleta yang sudah di nanti-nantikan. Kebahagian keluarga Permana bertambah sempurna, dengan hadirnya malaikat kecil keturunan Faris.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riska, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31. Bagai Tersambar Petir.

Perjodohan sudah menjadi salah satu tradisi dalam keluarga Permana. Para lelaki dalam keluarga terpandang itu, mengucapkan kabul tanpa adanya rasa cinta. Namun dengan berjalannya waktu, cinta di dalam perjodohan pun tumbuh dan mendatangkan kebahagiaan.

Sebagai sosok laki-laki yang setia, Faris begitu sangat marah, di saat adik perempuannya di duakan oleh laki-laki lain. Apalagi kesetiaan adalah salah satu hal yang selalu di jaga dalam keluarga mereka.

Penghianatan yang di lakukan oleh Farel terhadap Melda, adalah kesalahan yang tidak bisa untuk di maafkan. Faris tidak akan tinggal diam di saat adik perempuannya yang sudah banyak menanggung penderitaan, harus di duakan oleh calon suaminya sendiri.

Tanpa menunggu lama, Faris pun langsung bergegas untuk pulang. Dia sudah tidak bisa menahan kemarahannya karena perbuatan Farel. Tekat Faris sudah bulat untuk membatalkan pernikahan Melda dan Farel, walaupun itu kesepakatan yang sudah di buat oleh kedua orang tua Melda.

Sedangkan Melda yang sedang meratapi nasib buruknya, hanya terdiam di atas kursi roda, dengan air mata yang berlinang di depan jendela ruang rawatnya. Tapi tiba-tiba dia di kagetkan dengan suara beberapa orang yang dia kenal di luar sana. Dengan segera Melda langsung buru-buru menghapus air matanya, yang sejak tadi sudah membasahi wajahnya.

Dengan tampang tidak berdosa, Farel masuk bersama kedua orang tuanya juga Mama Alira dan Papa Fahri, menghampiri Melda yang hanya mematung di depan jendela dengan wajah datarnya. Hati Melda begitu sakit mendengar suara Farel, sampai-sampai dia tidak sudi untuk berbalik menghadap mereka.

"Sayang,, ni Farel sudah datang menjengukmu," ujar Mama Alira sambil mendekati Melda.

Dengan hati yang begitu perih, Melda pun berbalik menghadap beberapa orang yang ada di belakangnya. Dia sangat tidak sudi untuk menatap wajah penghianat itu. Ingin sekali Melda mengatakan yang sebenarnya, tapi dia tidak bisa menghancurkan apa yang sudah menjadi harapan keluarganya.

"Mel,, kamu ngga apa-apa kan?" Tanya Farel sambil menatap Melda yang juga sedang menatapnya dingin.

Farel bukan hanya penghianat, tapi dia juga orang yang sangat licik. Ekspresinya saat itu sangat sempurna menutupi kejahatan yang telah dia lakukan. Dia tidak menyadari kalau apa yang dia lakukan, telah di ketahui oleh Melda. Tapi Melda yang berusaha menahan semua beban atas perbuatan Farel, juga berpura-pura tidak tahu apa-apa.

Melda hanya pasrah dengan semua yang terjadi, tanpa ada perlawanan ataupun penolakan, terhadap hubungan yang telah mendatangkan musibah baginya. Apalagi di saat itu dia tidak punya harapan sama sekali. laki-laki yang begitu dia harapkan juga dia cintai, telah pergi tanpa ada kabar berita.

"Mel,, kamu ngga apa-apa kan?" Tanya Farel lagi berpura-pura perhatian, tapi Melda tetap tidak menjawabnya.

"Sayang,, ko ngga jawab sih?" Sambung Mama Alira, yang membuat Melda terpaksa bersuara.

"Ngga apa-apa!" Jawab Melda dengan nada suara sedikit bergetar, karena menahan sakit hati yang teramat menyiksa.

Hati Melda sangat tidak rela untuk menjawab pertanyaan Farel, tapi keadaan yang memaksa membuatnya tidak berdaya. Di saat Melda sedang menahan luka hati yang begitu parah, mereka yang ada di depannya malah asyik membahas pernikahannya dengam Farel, yang membuat mata indah penuh beban itu langsung berkaca-kaca.

Farel yang begitu sempurna menutupi kejahatannya, ikut membahas pernikahannya dengan tampang yang sangat munafik. Tapi tidak lama tiba-tiba ada yang mengetuk pintu, yang membuat mereka semua langsung terdiam sambil menatap ke arah pintu, termasuk Melda yang berada di kursi roda.

Melda bagai tersambar petir saking kagetnya, melihat wajah tampan yang selama ini dia rindukan, berada tepat di hadapannya bersama Aleta yang dia dorong di atas kursi roda. Reza masuk sambil mendorong Aleta di atas kursi roda, dengan tatatapan sedih tertuju pada mata indah yang juga sedang menatapnya dengan bendungan air mata.

Rasa cinta yang begitu besar, membuat Reza tidak sanggup melihat keadaan wanita cantiknya itu. Hatinya begitu perih menyaksikan penderitaan yang harus di tanggung Melda. Ingin rasanya dia memeluk wanita malang itu, dan mengatakan kalau dia masih sangat mencintainya.

1
irsal ipa
Guys untuk kalian yang mau baca karyaku. ada di aplikasi QuarterFull. Bacanya gratis. Judul Karyaku di sana "Nikmatnya Perawan Desa"
Baiq Munawarah
bersambung terus.. semoga yg ini tidak terlalu banyak tragedi
Saiful Gebot
bagus bgttt
Ida Ida sogun
kelanjutannya toer
Haryati Haryati
lanjutannya mana KK Thor, ditunggu kak
Ismel Muhamad
ga ada lanjutan tor
Sundari
lanjut donk
Sundari
lanjuttt dong
Fitri Riani
dari episod 1 sampe 3 the best
Ismel Muhamad: kaka ga di lanjut yg 4 kak/Drool/
total 1 replies
Fitri Riani
kak Thor .Ig nya apa
Zulaika Nursahraz
kakak kelanjutan arsen dan nadira sudah ada ap blom,lw ad ap judulny
Da Suku
ngga ada kelanjutan kisah Nadira dan arsen kah
adellcantikkkk
Up dong
adellcantikkkk
Udh gak up kah thor?
Allenn
Jodohku...
Allenn
Melda
ANNTIE
/Smile/
Rizki Pine
Luar biasa
Erna Susanti
ryan dingin sm istri sndiri tp gatel sm cwe lain hahaaa..dsr laki" munafik
Arwondo Arni
lanjut donk seru semoga arsen dan Nadira hidup bahagia
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!