Dyandta Pierre atau bisa di panggil Tata perempuan cantik tangguh dan tak mudah di tindas siapakah dia?
Tata ia adalah merupakan hacker terhebat di negara nya namun hanya orang sedikit yang tau hanya bahkan orang bisa di hitung dengan jari namun di dunia hitam ia sangat terkenal mereka menjulukinya dengan 'Regine hacker's' tapi mereka belum pernah melihat wajahnya dimana pun
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chicy L, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bertaruh
Zefran dan Darren menuju tempat di mana Dyandta berada, sampai di sana ia melihat Dyandta sedang di kelilingi oleh hewan peliharaan nya
"Bagaimana ini?" ucap zefran
"Nanti kita kesini lagi aja" ucap Darren
"Eeessstt mau kemana lu mau hukuman lu bertambah" ucap zefran mengangkat kerah Darren
"CK lepas" ucap Darren melepaskan tangan zefran dari kerah nya
"Jadi kita harus bagaimana?" imbuh nya
"Bangunin lah" ucap zefran
"Bangunin lu yakin?" ucap Darren menatap zefran tak percaya
"Yakin gak yakin lah" ucap zefran ragu
"Sana kalau lu mau berurusan dengan premen Kopiko" ucap Darren menunjuk Ace dan Blacky dengan dagu nya ia suka memanggil mereka Dengan sebutan permen Kopiko
Zefran menatap mereka ia jadi bergidik ngeri
"Sana bangunin kata mau bangunin mereka" ucap Darren bersedap dad sambil tersenyum sinis
Gleg
"Oke kalau gue berani masuk ke dalam mobil terbaru lu buat gue" tantang zefran
"Cih sok berani" decih Darren
"Emang gue berani" ucap zefran berani tak berani
"Hahaha, tampang lu kayak gitu yakin berani?" ucap Darren
"Emang tampang gue kenapa ganteng kan" ucap zefran dengan senyum khas nya
"Cih tampan dari mata, tampan dari pucuk sedotan" ucap Darren menggeleng kepala nya
"Ngina aja lu" ucap zefran tak suka
"Memang kenyataan" ucap Darren terkekeh
"Cih" decih zefran dengan wajah masam
"Sudah jangan di tekuk tu muka, jadi gak masuk ke dalam kalau lu berani bukan hanya mobil gue yang baru tapi gue akan nurutin lu selama satu bulan" tantang nya
"Bener ya" ucap zefran menunjuk Darren
"Bener" ucap Darren mengangguk
"Bentar" ucap zefran merogoh kantong saku nya
"Mau ngapain sih, mau ngrekam detik-detik lu kencing di celana" ucap Darren terkekeh geli ketika melihat zefran mengeluarkan ponselnya
"Rekam ucapan lu tadi" ucap zefran mengarah kan kamera ke Darren
"Cih gak percaya amat sih" ucap Darren maksud zefran
"Kali aja lu kabur" ucap zefran
"Mana pernah gue kabur" ucap Darren berkilah
"Ya terserah lu cepet bilang" ucap zefran
(Gak pernah kalau gak kabur dari janji) batin zefran
"Oke fine, siap ya mulai rekam ya" ucap Darren
Zefran mengangguk ia menekan tombol mulai rekam
"Dengar lu semua yang lihat video ini gue Darren, gue berikan sebuah mobil dan gue akan nurutin semua permintaan zefran asal dia berani masuk ke dalam sana bangunin Quin" ucap Darren menunjuk Dyandta dan Kopiko
"Ingat baik-baik, kalau gue ngelanggar gue keliling markas pake kostum tuyul paket Pampers di bedakin selama satu Minggu" ucap Darren tersenyum puas
Ia yakin kalau zefran tak berani masuk ke dalam sana, apalagi Ace dan Blacky sensitif dengan orang selain Dyandta dan pawang nya ya walau tidak menggigit atau menyerang sebelum ada perintah dari Dyandta
Tapi Ace dan Blacky akan mengajak orang itu bermain hingga kelelahan, jika berhenti sebelum mereka puas maka orang itu tak akan di biarkan kemana pun
"Haha oke selesai" ucap zefran tertawa puas mendengar tawaran Darren
"Sana buruan masuk" ucap Darren
"Oke" ucap zefran memasukkan ponselnya lalu berjalan ke arah pintu masuk ke dalam sana
Darren ia membuka ponsel nya lalu mulai merekam kejadian zefran kencing di celana karena takut Ace dan Blacky batin nya
Di sisi zefran ia memberanikan diri masuk ke dalam kandang
Ceklek
"Harus tenang, tarik nafas buang, tarik nafas buang" ucap zefran setelah melewati pintu pertama sekarang ointu kedua dimana pintu lansung berhadapan langsung ke kandang
Ceklek
Zefran menutup membuka pintu dengan pelan lalu menutup nya dengan pelan
Ia melangkah pelan-pelan ke arah Dyandta dan hewan peliharaan nya namun, kedatangan zefran sudah tercium di hidung Ace dan Blacky
Karena insting mereka kuat mereka membuka nya mencari bau yang asing menurut nya
Ace berdiri sedangkan Blacky masih terduduk karena badannya di buat Sandaran oleh Dyandta ia tak berani berdiri sebelum Dyandta bangun dari tubuh nya
"Aduh mampus yang satu berdiri lagi" ucap zefran
"Ayok maju terus" teriak Darren dengan senyum lebar nya
"Dia gak bisa diam apa" gerutu zefran melirik Darren
Ace menghampiri zefran dengan mengendapkan endap, zefran semakin kalang kabut di buat nya, jangan sampai ia memberikan punggung nya kalau tidak habis sudah batin Nya
"Ace sayang tenang ya, Daddy mau membangun kan momyy kamu karena kita ada keperluan" ucap zefran menatap Ace yang sudah berdiri beberapa meter dari nya
"Aaauungg"
Ace meraung tanda zefran bukan Daddy nya
"Oke-oke aku bukan Daddy mu, aku em, aku tangan kanan mommy mu oke" ucap zefran ia maju satu langkah satu langkah
"Aaauungg"
Ace Kembali mengaung, matanya fokus menatap zefran, Dyandta membuka mata nya kala mendengar aungan Ace ia menoleh ke arah Ace
Dyandta bangun mendudukkan dirinya
"No boy di sini saja" ucap Dyandta kala Blacky hendak menghampiri zefran
Blacky pun menurut ia mendudukkan dirinya di samping Dyandta kepala nya di letakkan di paha Dyandta
Aaung
Ace meraung lalu ia mengejar zefran yang di kejar pun lari terbirit-birit
"Quin help me" teriak zefran
"Hahaha mampus kau rasakan" ucap Darren terus merekam zefran
"Quin" teriak zefran kala Ace terus mengejarnya
"Help me" teriak zefran lagi
Beruntung ia bisa lari dengan cepat kalau tidak ia bisa di terkam oleh Ace
"Quin help" teriak zefran berlari ke arah Dyandta yang berada di ujung kandang
"Jangan tolongin, biar dia ngompol di celana" ucap Darren tertawa dengan puas
"AaaAa" teriak zefran kala Ace semakin dekat dengan nya ia juga semakin dekat dengan Dyandta
"Ace, tolong berhenti lah" ucap zefran sesekali menoleh ke arah belakang
Kurang beberapa langkah langkah lagi ia sampai di depan Dyandta namun saat ia sampai di samping Blacky dengan jiwa jahil nya Blacky mengadahkan kakinya hingga membuat zefran jatuh tersungkur
Bbrruggg
"Ampun" teriak zefran menutup wajah nya dengan kedua tangan nya
Dan slurpp krek
"Oh no baju ku" pekik zefran kala Ace menjilat badannya lalu merobek baju zefran
"Quin kau harus ganti baju ku" protes zefran menatap Ace
Kreekk
Sreett
Kreekk
"Oh no" pekik zefran saat Ace juga merobek celana nya
"Baju ku yang Malang" ucap zefran meratapi baju dan celana jens nya
"Jangan sepatu" ucap zefran saat Ace mencoba mengambil sepatu dari kaki zefran
"Quin help me" ucap zefran menjauhkan kaki nya dari Ace
"Lepas semua pakaian mu termasuk sepatu" ucap Dyandta menatap zefran
"Aku tidak mau" tolak zefran
"Kalau lu enggan minta sama Darren lu kan bertaruh" ucap Dyandta tersenyum tipis
Zefran menatap Ace yang mencari sepatu nya lalu ia menatap Darren sekilas