Indonesia
NovelToon NovelToon
Terjerat Cinta CEO Aneh

Terjerat Cinta CEO Aneh

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Obsesi / Tamat
Popularitas:12k
Nilai: 5
Nama Author: 01Khaira Lubna

Aku menangis menatapi nasibku yang sungguh tragis. Saat ini aku di kurung oleh suamiku di dalam gudang. Gudang yang kotor lagi pengap. Pria yang seharusnya melindungi aku, menjaga aku, tapi pada kenyataannya dia tega menyiksa aku, menyiksa tubuh maupun psikis aku. Dia cambuk tubuh ku dengan ikat pinggangnya, setelah ia puas bermain-main dengan ku, katanya aku pantas mendapatkan perlakuan seperti itu, karena dari awal dia tidak pernah menginginkan aku untuk menjadi istrinya. Pernikahan kami terjadi karena perjodohan. Iya, karena perjodohan. Maka dari itu ia bersikap begitu tega dan kejam kepada ku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon 01Khaira Lubna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

32

''Apa yang terjadi?!'' pekik Arumi melihat pemandangan di dalam kamar Handoko dan Irma.

Dengan cepat Arumi bertindak, ia melepaskan ikatan tali yang mengikat tangan Handoko dan Irma.

Irma dan Handoko duduk di atas tempat tidur dalam kondisi tangan dan kaki teringat, mulut mereka pun di balut perban, hingga mereka tak dapat bersuara.

Setelah melepaskan ikatan tali, Arumi lalu menarik paksa perban pada mulut Handoko dan Irma, hingga mereka mengaduh kecil karena rasa perih di area mulut.

Begitu sudah terlepas, sepasang suami istri yang tak lagi muda itu terlihat ngos-ngosan mengatur nafas.

''Apa yang terjadi, Ma?'' desak Arumi bertanya.

''Ambilkan Mama dan Papa minum dulu,'' perintah Irma, Arumi lalu berjalan ke belakang dengan langkah kaki lebar.

Sejenak Arumi melupakan tentang kehamilan nya karena melihat kekacauan di dalam rumah.

Arumi kembali ke kamar dengan membawa sebotol air minum, lalu memberikan kepada Handoko dan Irma.

Mereka berdua meneguk minuman itu dengan cepat untuk menghilangkan rasa haus dan rasa lemas. Mereka sudah tua, jadi wajar saja tubuh keduanya gampang sekali lemas.

Arumi bertanya lagi untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi, karena tadi yang ia tahu Amira dan Edward berkunjung ke rumah.

''Ini semua perbuatan anak tak tahu diri itu dan suaminya yang pelit.''

Arumi kaget, lalu bertanya.

''Mama serius?''

''Iya.''

''Kenapa bisa?'' tanya Arumi.

''Panjang cerita,'' celetuk Handoko.

Handoko berdiri dari duduknya, lalu ia berjalan ke arah lemari untuk memeriksa sesuatu.

''Argh! Dasar anak kurang ajar!'' umpat Handoko sambil membanting pintu lemari. Handoko merasa sangat kesal melihat sertifikat rumah serta aset-aset penting yang lain sudah di bawa kabur oleh Amira.

Begitu juga dengan Irma, Irma mengumpat Amira berulangkali.

Niat mereka ingin memeras Edward, tapi nyatanya mereka yang harus mengalami kerugian besar.

Sekitar setengah jam yang lalu, dengan berani nya Amira mengobrak-abrik lemari sang papa, mencari apa yang ia rasa menjadi hak nya. Mencari harta peninggalan sang mama.

Tadi, saat Handoko mencekik leher Amira dan saat Irma menodongkan pistol ke arah Edward dengan maksud mengancam, Edward tak merasa takut sama sekali, karena ia juga memiliki pistol kecil di balik jas nya. Pistol yang selalu ia bawa kemanapun ia pergi, untuk berjaga-jaga. Karena terkadang kejahatan bisa terjadi kapanpun dan di manapun, dan Edward tidak boleh lengah, mengingat status nya yang seorang atasan serta ketua mapia juga.

Iya, ternyata selama ini Edward juga merupakan seseorang yang tidak segan-segan melenyapkan nyawa orang lain kalau orang itu mengusik hidupnya dan menghalangi jalannya.

Dengan sikap Edward mengeluarkan pistolnya, lalu ia tembakkan ke arah dinding di dekat Irma, hingga membuat Irma kaget luar biasa tanpa melakukan perlawanan. Dan dengan sekita pistol yang di pegang oleh Irma jatuh ke lantai karena tangannya yang gemetar ketakutan melihat tatapan mata Edward yang seakan ingin membunuhnya.

Begitu juga dengan Handoko, keberanian yang di milikinya seketika berubah menjadi ketakutan yang teramat sangat, Handoko belum siap mati, ia masih ingin hidup di dunia untuk bersenang-senang dengan Irma.

Setelah itu, tanpa pikir panjang lagi Edward mengikat tangan beserta kaki Handoko dan Irma juga. Sedangkan Amira hanya diam melihat apa yang dilakukan oleh sang suami. Amira tak menyangka bahwa sang suami membawa senjata.

''Sayang, cepat ambil semua surat-surat berharga yang kamu rasa itu adalah milik almarhum Mama.'' Edward memberi perintah. Dan Amira pun bergerak cepat, ia membuka lemari lalu mengambil aset-aset berharga serta perhiasan yang cukup banyak milik sang mama yang selama ini dikuasai oleh Irma.

Usai melakukan itu, Edward lalu mengajak Amira pulang.

Ada rasa puas yang Amira rasa saat ia sudah berhasil mengambil harta peninggalan sang mama dari orang-orang jahat seperti Irma dan Handoko.

Tetapi tetap saja Amira merasa kasihan melihat Handoko yang semakin tua semakin jahat karena salah memilih pendamping hidup.

Mereka sudah memiliki banyak harta, tetapi masih ingin memeras Edward. Rakus sekali. Pikir Amira.

Bersambung.

1
Oma Gavin
jgn lupa hbs ini arumi pendarahan dan koma biar ortunya tau kelakuan anak kesayangannya
Sulastri Oke86
lanjut lagi ksk
Yoo anna 💞
syukurlah leon sudah sadar,,,, lain kali tolong di jaga emosi nya ya beb Edward jgn sampai bikin anak orang koma lagi 🤭

Arumi sudah sering melakukan dosa dgn berzina sekarang malah menambah dosa lagi, semoga aja kamu cepat dpet karma dgn rencana keji mu itu, angga jg jadi laki-laki mau enak nya aja
Oma Gavin
bikin arumi pendarahan dan koma biar ortunya malu dan tau anak kesayangan nya hamil sebelum nikah dan bangkrut ngga punya biaya pengobatan, saat itu hanya edward dan amira yg bisa bantu pasti mereka ngemis2 minta uang
Yoo anna 💞
lanjut Thor 🥰
Sulastri Oke86
lanjut lagi kak
Yoo anna 💞
ampun dua manusia ini mau enak nya aja tpi gak mau susah nya, anak yg gk berdosa jadi korban
Yoo anna 💞
semangat thor
Sulastri Oke86
lanjut lagi kak
Utiamy Ningsih
mantap
Sulastri Oke86
lanjut lagi kak
Oma Gavin
wah arumi anak manja dan resek hamidun rasain loe irma anak kebanggaan mu justru mencoreng mukamu 🤣🤣🤣
Yoo anna 💞
bagus
Yoo anna 💞
palingan jg hamil, Arumi wanita murahan moga aj angga gk mau tanggung jawab
Oma Gavin: setuju kak
total 1 replies
Yoo anna 💞
ah gak yakin itu pasti akal akalan dua orang itu aja, biar amira bisa di paksa buat nurutin mau nya orang tua bodoh itu... semoga amira gak bisa pintar ambil keputusan
Yoo anna 💞
nauzubillah minzalik papa seperti itu, gak ada iba² nya sama anak sendiri, cuman karna dua kuntilanak itu
Oma Gavin
Handoko kamu matinya kapan?
Yoo anna 💞
semangat thor 🥰
Sulastri Oke86
lanjuttt thor
Yoo anna 💞
dih sirik bgt ni dua orang setres sama Amira
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!