Indonesia
NovelToon NovelToon
Love In Cruise Ship

Love In Cruise Ship

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintapertama / Badboy
Popularitas:27.5k
Nilai: 5
Nama Author: Ichigo Rojo

Erika ingin sekali bekerja di kapal pesiar. Bukan karena bisa keliling dunia. Tetapi untuk merubah kehidupannya agar berada diatas garis kemiskinan. Bergaji dollar adalah impian Erika.

Namun banyak rintangan di depan mata. Dari tidak tahu sama sekali tentang bagaimana caranya melamar di kapal pesiar. Hingga ketemu dengan Martin, orang yang meminjami
1500 dollar untuk mengurus semuanya.

Sampai di kapal dan mulai bekerja, Erika harus memahami bahasa Inggris dengan logat dari berbagai bangsa. Menghadapi supervisor yang menyebalkan. Bingung dimana letak kamarnya. Dan lain lainya.

Berkali-kali menghadapi momen yang tidak enak. Apalagi dengan supervisornya Joe yang selalu menyuruh-nyuruh. Ia pun mengangap semua adalah ujian bagi Erika. Untung ada Martin yang memberi semangat. Jayden yang selalu mendengarkan keluh kesahnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ichigo Rojo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hard time bos, but take care

Sea day terakhir sebelum long Beach Los Angeles. Tidak ada spesial cleaning bagi crew public area. Tamu hilir mudik dimana-mana. Di bar, hall way, lobby, apalagi smoking area penuh full dan selalu paling kotor. Abu rokok berterrbangan tertiup angin, walaupun putungnya sudah di buang di tempat yang benar.

Crew public area mondar-mandir mengecek semuanya, membersihkan yang kotor, mengambil sampah, mengecek rest room, memastikan apakah ada tisu berserakan, apakah toilet sudah di flush dengan benar. Di lobby dan di hall way mereka mengecek apakah ada spill minuman yang tumpah, apakah ada muntahan yang tercecer. Kalau ada mereka segera membersihkan dan mensanitizenya.

Dan elevator serta tangga, jika terlihat kotor penuh dengan cap tangan langsung harus di sanitize dengan cairan firex. Supaya bersih dan mencegah penularan penyakit.

Kalau pintar menghindar dari pengawasan Joe mereka bisa mama gayo ( bersantai) di tempat tersembunyi. Su dan Erika bisa minum cha tea di staircase midship, banyak orang lalu lalang, crew maksudnya bukan tamu. Tapi aman dari pantauan Joe dan petinggi housekeeping. Mereka tak akan mengira ada yang mama gayo di sana. Jikapun ketahuan, Su dan Erika akan pura-pura memisahkan sampah.

Dan Su dan Erika sedang apes. Saat menghabiskan cha tea mereka, Nikita masuk membuka staircase dari public area ke crew area. Langsung saja mereka membuka garbage bagian dan memisahkan sampah. Su pura -pura melipat rags.

"Sedang apa kalian disini? Mama gayo saat seaday?" hardik Nikita.

"No sir. Kami sedang memisahkan sampah dan menyiapkan rags untuk sanitize, " Erika ngeles.

"Oh really? Sambil menikmati a cup of cha tea? " Nikita tidak percaya.

"Seorang tamu membelikannya untuk kami, " tambah Su. Dia hanya ngarang. Tidak ada tamu yang mentraktir mereka cha tea.

"Oh ditraktir tamu ya? Supaya kalian bisa meminumnya disini? "

"Sayang kalau di buang sir. "

"Kalian kan kan bisa meminumnya nanti setelah selesai kerja. "

"Lebih enak di waktu panas sir. "

"Sepertinya, kalian yang minta traktir tamu. bukan tamu nya yang berniat mentraktir. "

"Mana berani kami sir. Ini mereka juga memberikan tip 8 dolar pada kami, " Erika beralibi. Dia menunjukkan uang dari dalam kantong bajunya.

"Kalian pasti cari cara mama gayo di hari yang sibuk. "

"Tentu saja tidak. Aku Menyuruh mereka memisahkan sampah dan mengambil rags, " Joe menyela Nikita. Ia baru saja membuka pintu staircase.

"Really? Kau membiarkan mereka terlalu lama disini, elevator sudah penuh dan restu room kotor sekali. "

"Aku tahu sir. Makanya aku menyuruh mereka mengambil rags. "

"Kalian, ayo pergi sanitize elevator, " perintah Joe pada Su dan Erika. Tanpa bicara mereka berdua pergi. Erika masih mendengar Joe dan Nikita saling beradu berargumentasi.

Hari yang panjang dan melelahkan akhirnya berakhir. Sayang besok masih sea day. Dua kali sea day dalam cruise ini. Biasane sekali sea day sebelum long Beach. Pasti besok akan melelahkan lagi. Erika berjalan terhuyung menuju kabinnya. Dia lapar tapi tidak selera makan. Antrian di crew mess cukup panjang. Lebih baik jika ia langsung ke kabin dan tidur. Mandi pun rasanya dia tidak mau. Walau tadi tubuhnya berkeringat.

"Hola senorita, " sapa Jayden. Keduanya bertemu di hallway. Sepertinya dia baru saja mandi. Harum sampo dan sabun mandinya tercium hidung Erika. Melihat Jayden rasanya segar sekali. Seperti aroma pagi hari yang fresh dan ceria penuh semangat. Jayden tidak pernah memakai parfum saat bekerja. Tapi wangi segar menguar dari tubuhnya. Beda dengan Erika yang sudah 5 jam bekerja dan tampak awut-awutan. Melihat Jayden ceria, Erika jadi pengen menggodanya.

"Wah kau kelihatan tampan! Aku jadi pengan menciummu? " Erika memonyongkan bibirnya. Segera Jayden menghindar kesana kesini. Jayden bukan tipe cowok yang suka memanfaatkan situasi. Dengan Erika kalau tidak terpaksa dia tak akan menyentuh. Apalagi menyentuh dengan genit.

"Hari ini kamu kesambet setan dari mana sih? "

"Kesambet setan di kepalamu! "

" Jadi ayo kita lakukan. Kau dan aku, kita berdua diatas bed... " Erika seperti mencopy paste kalimat Joe saat menggodanya.

"Emang aku laki-laki apaan. Ih ga mau deh kayak gitu, " Jayden menutup dadanya ngeri.

"Ayolah sekali saja... muah muah muah! " goda Erika.

"Kau ini. Berhentilah woi.. Kau nggak **** tpi menjijikan. Emangnya aku lelaki apaan., " Jayden menghindar kesana kesini lagi. Erika masih memonyong-monyongkan bibirnya. Tanganya hendak menangkap Jayden. Jayden menutup dadanya seolah dia wanita yang punya payudara dan sedang dikejar-kejar maniac.

Karena tak tahan Jayden memukuli Erika dengan kertas yang tadi dibawanya.

"Stop. Stop. Hentikan senorita. "

" Kenapa kau memukul ku! "

" Kau yang mau menciumku duluan. Aku harus melindungi kesucian bibir ku ini, " Jayden menutup bibirnya kali ini

Erika tidak tahan lagi ingin tertawa. Ia menutup mulutnya

"Lagian kau ini perempuan apaan? Jangan jadi perempuan murahan. Perempuan itu harus punya harga diri yang tinggi. Jangan jual murah, " cerocos Jayden.

"Hahahahaha! " Erika tertawa meledak.

"Habisnya kau lucu sekali. Seperti perempuan yang masih remaja saja." Erika memukul bahu Jayden berkali-kali. yang dipukul meringis menahan sakit.

"Aduh. Sakitt! "

" Biasanya laki-laki kalo digoda wanita pasti mau. Yang bayar aja mereka mau dan mencari. Apalagi yang gratisan. Pasti mau. "

" Tidak semua laki-laki begitu. Aku tidak seperti itu. Emang aku laki-laki apaah." Jayden mengibaskan kepalanya yang plontos kayak perempuan feminim. Membuat Erika kembali tersenyum.

" Ah kau hanya 1 orang diantara 100 orang. Atau jangan-jangan kau tidak suka perempuan?" Erika menyelidik. Wajahnya diseriusin.

"Tentu saja tidak. Apa enaknya pedang ketemu pedang, " Jayden menutup mulutnya tapi tetep komat kamit sambil meminta maaf telah berkata jorok.

" Huahaha.. " Mereka tertawa bersama.

"Tapi kamu aja belum pernah mencium cewek. "

"Kau saja yang bilang begitu."

"Jadi pernah ya. Kau tidak sesuci yang kupikirkan, " Erika tertawa mengejek.

"Pas ketemu awal dulu kayaknya kamu ga semesum ini. "

"Kapan?" Erika pura-pura lupa padahal ia ingat betul pertemuan pertama dengan Jayden saat dirinya jadi pelayan di restoran. Jayden lah orang pertama yang menjawab pertanyaannya tentang kapal pesiar dengan senang hati.

"Waktu kamu kerja jadi pelayan dulu. "

"Aku tidak ingat," Erika mencubit dada Jayden yang sudah tidak ditutupi lagi.

"Ihh apaan sih, " Jayden kembali menutupi dadanya dengan menyilangkan kedua tanganya. Kakinya dirapatkan dan badannya sedikit membungkuk.

"Ayolah kiss kiss, " Erika kembali memonyongkan bibirnya ke Jayden. Jayden berkelit dan melarikan diri.

"Mau kemana kau?"

"Ke HRD. Aku mau lapor telah dilecehkan seorang wanita maniak. Harasment, " katanya Jayden sembari berlari.

"Berani lapor kucium beneran. *

" Cih. . Dasar wanita mesum, ""

Erika tertawa ngakak selama beberapa menit. Dan dibelakang Erika ada yang tertawa riang dalam hati dengan pikiran lucunya. Memetakan rencana liarnya.

1
Fida
suka
Ichigo rojo
ini segera otw, tp maafkan ga bisa nulis cepet2
trimakasih sudah menunggu lanjutan ceritanya😍🥰
Yati Maryati
thor knapa ceritanya blum ada lanjutannya udh lama nunggu afdet lagi ,d tunggu lanjutan ceritanya y👍👍👍
Ichigo rojo: otw update 😀
total 1 replies
Yati Maryati
udh lama gk afdet😭😭😭nunggu lanjutan ceritanya
Yati Maryati
kapan ceritanya d lanjut thor
Ftl03
Like dari Little Rainbow.. semangat terus Thor.. jgn lupa mampir dan tinggalkan jejak.. mari saling mendukung...
Ichigo rojo: okee
trimaksih
mari saling membantu
total 1 replies
widy rich@rdo
Semangat upnya..saling membantu
Ichigo rojo: iya trimakasih 😄
total 2 replies
widy rich@rdo
Semangat thor ...ditunggu feedback nya
widy rich@rdo
wah berat benar ya thor ...istilah di kapal pesiar...pernah dulu dengar cerita teman adikku yang suka kerja kek gituan...keren banget rasanya..plus gajinya gede hehehe


semangat thor
Ichigo rojo: capeknya juga gede😂
total 4 replies
R.F
like. like balik ya
R.F
semangat up. like. like balik ya
Ichigo rojo: siyappp...
total 1 replies
R.F
2 like, like balik ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!