Awal pertemuan dengan seorang gadis cantik bernama FIONA GAZZANI yang tidak di sengaja dan berkesan menyebalkan malah membuat GERALD ADITYA GUNAWAN seorang CEO muda yang sangat tampan itu terus bertemu dengan gadis itu yang ternyata adalah sekretaris rekan bisnisnya sendiri yang akhirnya menimbulkan benih-benih cinta di antara mereka berdua.
"cinta memang tak terduga" itulah kata mereka.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NYR05, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
KABAR DARI BANDUNG
fiona dan gerald sudah sampai di depan pintu apartemen fiona, fiona membuka pintu apartemennya dan mereka pun masuk ke dalam apartemen.
"kamu disini bener-bener sendiri fi ?" tanya gerald pas masuk ke dalam apartemen fiona.
"iya aku sendiri, memang kenapa ger ?" jawab fiona lalu balik bertanya.
"engga ada pembantu gitu fi ? memang kamu gak takut tinggal sendirian ?" gerald kembali bertanya.
"engga ada, takut kenapa ? aku udah biasa dari jaman kuliah juga aku ngekost sendiri" jawab fiona.
"tapi rapih banget apartemen mu fi, bersih dan wangi lagi" ucap gerald.
"ya aku paling gak suka berantakan jadi tiap hari aku rapihin, sapu, pel dan aku kasih pengharum ruangan biar wangi terus"
"terus kamu kalo makan pesen terus ?" tanya kembali gerald.
"kalo di apartemen aku lebih suka masak sendiri, kalo di luar aku baru beli makanan" ucap fiona.
"memang calon istri idaman" gerald mencubit pipi fiona.
"kamu ini seneng banget nyubit pipi aku sakit tau" ucap fiona manja, tiba-tina hp fiona berbunyi tanda panggilan masuk.
dert dert dert
"mamah ku nelpon ger, kamu duduk aja dulu disana" fiona memberi tahu gerald menunjuk ke arah sofa ruang tv.
"oke" ucap gerald menuju ruang tv lalu duduk di sofa.
"halo mah, ada apa ?" tanya fiona pada mamahnya.
"halo fi, kamu lagi sibuk engga ?" mamahnya fiona balik bertanya.
"engga ko, kenapa emang mah ?"
"mamah hanya ingin memberi tahu mu fi ka reno kan sudah pulang dari bulan madunya dan mamah juga sudah memberi tahu kaka mu masalah pertunangan mu dengan gerald yang akan di langsungkan satu minggu lagi, jadi kita semua akan ke jakarta hari senin besok" ucap mamahnya fiona panjang lebar.
"terus yang mengurus perusahaan siapa selama kalian di jakarta ?"tanya fiona.
"tenang itu sudah di urus ayah dan kaka mu kamu tidak usah memikir kan itu, kamu fokus aja ke acara lamaran mu" ucap mamah fiona.
"oh iya kamu lagi sama gerald engga ?" tanya mamah fiona.
"iya kebetulan aku lagi dengannya mah"
"yaudah kasih hp mu ke gerald mamah mau bicara padanya" pinta mamah fiona.
"iya sebentar"
"ger mamah mau bicara sama kamu nih" fiona memberikan hpnya pada gerald.
"halo tante, tante apa kabar ?" sapa gerald.
"halo ger, tante baik-baik aja ko, oh iya ger tante hanya ingin memberi tahu mu kalau tante bla bla bla..." mamah fiona menjelaskan panjang lebar seperti yang dia jelaskan pada fiona tadi.
"oke baik tante nanti aku sampaikan sama ayah mamah salam dari tante, oh iya tante tapi fiona bilang dia hanya ingin mengadakan acara sederhana saja tante untuk lamaran nanti dan hanya di hadiri keluarga inti saja jadi kami memutuskan untuk mengadakan acaranya di salah satu restoran yang sudah kami booking untuk lamaran kami" gerald menjelaskan pada mamah fiona karna fiona memang meminta untuk mengadakan acara sederhana saja dan mereka sudah mengatur semuanya ternyata tinggal membeli cincin pertunangan.
"iya gapapa tante dan keluarga ikut gimana baiknya kalian saja, yaudah sudah dulu ya ger" ucap mamah fiona untuk mengakhiri telpon.
"iya tante, sampai ketemu di jakarta nanti ya" ucap gerald.
"iyah" telpon pun berakhir.
fiona berjalan dari arah dapur untuk menghampirk gerald sambil membawa dua gelas jus jeruk.
"udahan telponannya" tanya fiona dan duduk bersama gerald.
"udah nih hp mu" gerald memberikan hp fiona.
"kamu mau aku masakin apa ? pasti kamu laper kan ?" tanya fiona.
"tau aja kalo aku udah laper, aku mau nasi goreng spesial hehe" jawab gerald sambil nyengir.
"oke tunggu disini aku masak dulu"
"siap calon istri ku" ucap gerald ala-ala hormat.
fiona tersenyum melihat tingkah gerald lalu berdiri dan menuju dapur untuk masak nasi goreng. fiona sangat lihai menggunakan alat dapur karena dia sudah terbiasa masak sendiri.
tak butuh waktu lama nasi goreng pun jadi, dia langsung menatanya ke piring dan membawanya keruang tv.
"nasi goreng sudah siap" ucap fiona sesampainya di ruang tv.
"waaaah kayanya enak nih baunya aja enak banget" ucap gerald saat melihat nasi goreng itu.
"yaudah ayo kita makan"
"ayo aku udah laper banget nih"
mereka pun makan dengan santai fiona yang melihat gerald begitu lahap makan nasi goreng buatannya pun merasa senang.
"enak banget fi nasi goreng buatan mu gak kalah enak sama buatan mamah ku, lihat tuh sampe abis kan" ucap gerald jujur karena nasi goreng buatan fiona memang enak.
"kamu ini lebay banget deh, bilang aja kalo laper hehe" ucap fiona meledek gerald.
"sumpah fi aku gak bohong, oh iya besok kan weekend kita jadi ya ke mall beli cincin untuk tunangan kita" ucap gerald dan mengingatkan fiona.
"iya ger jadi ko"
"oh iya ger aku boleh nanya gak ?"
"boleh dong sayang, kamu mau nanya apa emang ?"
"tadi kamu sama gladys sengaja janjian makan bareng ?" tiba-tiba fiona membahas gladys.
"iyah aku memang sudah janjian sama dia fi, dia yang mengajak ku duluan karena waktu itu aku sempat menolak ajakannya pas kita pulang dari bandung dan dia mengajak ku lagi ya mau gak mau aku menuruti ajakannya" gerald menjelaskan semuanya.
"tapi tadi dia sempat mengungkap kan perasaannya pada ku kalau dia mencintaiku, tapi aku langsung menolaknya dan meberi tahunya kalau aku dan kamu akan bertunangan" akhirny gerald menceritakan kejadian tadi siang.
"terus respon gladys gimana ? pasti dia sedih banget ger" tanya fiona merasa kasian pada gladys biarpun dia kesal dengan gladys tapi tetap saja sesama wanita pasti mengerti.
"dia gak percaya kalau aku dan kamu akan tunangan dan dia juga menangis, tapi aku langsung meninggalkan nya karena aku masih banyak urusan di kantor"
"ko tega banget sih kamu ger, kasian tau gladys"
"jadi kamu mau aku menerima cintanya ?"
"ya engga gitu juga ger, kamu gak balas dendam kan karena dia pernah menolak mu dulu ?" ucap fiona mengintrogasi.
"bukan lah gak kepikiran sama sekali aku untuk balas dendam, aku emang udah engga ada rasa apapun sama dia dan aku hanya menganggapnya teman sekarang dan ingat aku hanya mencintai mu sekarang dan selamanya" gerald menggenggam tangan fiona dan tersenyum
"aku juga mencintai mu ger" fiona pun membalas senyuman itu.
karena sudah malam gerald pun akhirnya memutuskan untuk pulang dan berlalu pergi meninggalkan apartemen fiona setelah berpamitan.
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu wajib searchnya pakek tanda kurung dan satu novel lagi judulnya Caraku Menemukanmu
-"AFFAIR WITH UNCLE++"
-My best friend's Daddy is my husband
-Pengantin Pengganti Tersakiti