"Terimakasih karena telah memberiku banyak cinta.
Terimakasih juga karena telah membuka mataku tentang sebuah arti dari pengorbanan yang sesungguhnya, semoga kamu selalu bahagia."
~YUMINZO NISIYAKI
"Tetaplah jadi gadis yang ceria,jangan pernah menyalahkan dirimu sendiri atas apa yang menimpa orang lain jadikanlah masa lalu sebagai bekal di masa depan."
"TETAP SELALU BAHAGIA LITTLE STAR KU♡"
~ LANGIT ALASKA PUTRA
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon leaaa_lvnisy7, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MEMBUAT JANJI
Melihat Langit yang ternyata juga ikut menyusul nya, Nisya tentu saja merasa senang. Nisya langsung berjalan kearah loket dan membeli dua tiket untuk menaiki wahana bianglala.
"Kak Aska" seru Nisya senang sambil menunjuk dua tiket yang berada ditangan nya.
"Yuk naik" ajak Nisya menarik lengan Langit dan membawanya kearah bianglala.
Kini keduanya sudah berada didalam bianglala. Nisya tak henti-hentinya berdecak kagum kala bianglala itu mulai bergerak keatas. Pemandangan dibawah sana ternyata juga tak kalah indah.
"Cantik banget... lihat deh Kak!" seru Nisya menunjuk kebawah dengan mata berbinar.
Bukannya melihat kearah yang ditunjukkan oleh Nisya, Langit lebih memilih melihat kearah Nisya yang terlihat sangat cantik kala tersenyum lepas.
"Iya cantik" gumam Langit
Merasa diperhatikan oleh seseorang, akhirnya Nisya menoleh kearah Langit yang terus menatapnya.
"Kak Langit...bukan aku tapi itu yang cantik" tunjuk Nisya kebawah
"Semua yang ada disini itu kalah cantik sama gadis yang dihadapan aku sekarang" balas Langit
"ck, bilang ga bisa romantis, tapi dari tadi asik gombal"
"Aku ga gombal" bantah Langit.
"terserah Kak Aska aja deh"
Setelah puas menikmati keindahan dibawah nya, Nisya teringat dengan momen saat pasangan didalam novel-novel menaiki wahana ini.
"Oh ya, Kak Aska. Aku pernah baca dalam novel kalo ada pasangan yang naik bianglala dan kotaknya itu udah pas dipuncak..."
"Mereka ciuman" tebak Langit
Nisya membelalakkan matanya saat Langit tahu salah satu adegan yang terjadi di bianglala seperti yang ada didalam novel-novel yang pernah dibacanya.
"Bukan."
"Terus?"
"Mereka itu buat harapan sama janji. Aku mau kita juga buat harapan dan janji kayak yang di novel-novel itu" seru Nisya antusias.
"oke." balas Langit menyetujui ajakan Nisya.
"Mulai dari Kak Aska"
"Surabaya dijuluki kota pahlawan karena terlahir banyak pahlawan di kota ini. Dan disini aku, Langit Alaska Putra terlahir di kota yang sama, kota pahlawan, akan selalu menjadi pahlawan dan garda terdepan bagi gadis yang menjadi cinta pertama ku, Yuminzo Nisiyaki Algara." janji Langit yang diucapkan dengan tegas dan penuh keseriusan.
Nisya merasa terharu mendengar ucapan Langit.
"Aku Yuminzo Nisiyaki Algara, berjanji akan selalu setia disisi Langit Alaska Putra, menjadi pasangan yang selalu ada untuknya, melengkapi segala kekurangannya dan menjadi rumah untuk dia pulang" janji Nisya tersenyum manis.
Langit benar-benar merasa tersentuh dengan kata-kata Nisya. Dia mencoba untuk menahan gelombang haru yang dihinggapi di dadanya, namun tak bisa dipungkiri ia merasa Nisya jauh lebih dewasa saat berkata demikian.
Kata 'rumah' kembali mengingatkan nya pada pesan mendiang ibunya. "Langit, Mama harap kamu bertemu dengan seseorang yang bisa jadi rumah untuk kamu pulang. Seseorang yang tulus mencintai kamu tanpa memandang latar belakang dan status kamu."
Itulah kata-kata yang selalu Langit ingat, pesan terakhir sebelum ibunya kembali pada sang pencipta yang dititipkan pada sang Ayah. Tidak terasa air mata yang sedari dibendung oleh Langit luruh begitu saja tanpa bisa ia cegah.
Nisya yang melihat pemandangan itu langsung membawa Langit dalam dekapannya dan memeluknya dengan erat.
"Nangis aja. Nangis itu ga dikhususkan buat cewek doang kok, cowok juga bisa nangis." lirih Nisya yang dapat merasakan kesedihan Langit.
"Kamu tahu kenapa aku nangis" tanya Langit menenggelamkan wajahnya ke ceruk leher Nisya.
"Engga" sahut Nisya
"Sebelum Mama meninggal, mama nitip pesan ke Papa kalo aku harus cari Pasangan yang tulus mencintai aku tanpa memandang latar belakang dan status aku, juga dia bisa jadi rumah untuk aku pulang" jelas Langit.
"Jadi kata-kata aku tadi bikin Kak Aska keinget sama Tante ya"
"Iya"
"Aku minta maaf" lirih Nisya merasa bersalah
"Kamu ga salah"
"Tapi aku..."
"Udah. Pokoknya kamu ga salah" potong Langit
"Semoga kita selalu bersama dan bisa ngerayain hal-hal kecil" harap Langit yang memeluk Nisya semakin erat.
"Kita selalu bareng-bareng kok"
"Kalo misalnya nanti aku mati, tapi bukan karena penyakit..."
"Maksud Kak Aska..." Nisya melepas pelukannya dan menatap tajam kearah Langit, ia tak suka dengan perkataan Langit yang tiba-tiba membahas soal kematian.
"Misalnya aku kena tembak atau dipukul..."
"Aku bakal ngelakuin hal yang sama ke orang yang udah berani bunuh orang yang aku sayang" potong Nisya cepat dan serius.
"Jadi kamu bakal lindungi aku?, bukan aku yang lindungi kamu?" goda Langit.
"Ish... Kak Aska ga asik" kesal Nisya cemberut.
Langit lagi-lagi tak bisa menghentikan tawanya kala melihat wajah penuh kekesalan Nisya. Memang sedari dulu hobi yang membuatnya merasa terhibur adalah mengganggu dan menggoda Nisya, selain itu ia tidak suka.
"Kayaknya di es Antartika mulai cair" gumam Nisya menatap sebal kearah Langit.
*
*
*
*
*
Disisi lain, kini Geovan, Kairen dan Ayleen sedang fokus mengerjakan tugas mereka di basecamp. Sementara Jo dia lebih asik memainkan gamenya daripada memilih belajar bersama Vegar.
"Eh, anjir. Kiri woi kiri!" teriak Jo heboh yang dapat menganggu konsentrasi belajar mereka.
Karena Jo yang terus berteriak dengan game yang dimainkan nya, akhirnya dengan kesal Geovan berjalan dan menarik ponsel yang sedang dimainkan Jo lalu melemparnya kepada Kairen.
"Berisik, tau ga!" hardik Geovan.
"Lo kalo main ya main aja, ga usah teriak-teriak kayak anak hutan" tegur Kairen yang tak kalah kesal.
"Maaf-maaf." ujar Jo merasa tak enak karena sudah menganggu konsentrasi sahabatnya itu.
"Sama Vegar sana, dia lagi belajar juga Lo ga belajar emang, kita kan mau ujian" ujar Kairen melirik kearah Vegar yang sedang fokus dengan bukunya dan earphone yang terpasang di telinganya.
"Lagi mager" sahut Jo lesu
"Magar mager, kalo main game ga mager Lo" cibir Geovan
"Beda bos ku, main game seru, belajar kagak seru. Udah sini balikin hp nya" pinta Jo
"Ga" tolak Kairen yang langsung menyimpan hp Jo kedalam saku celananya.
"Ck, iya-iya gue belajar" Jo beranjak dari duduknya dan menghampiri Vegar.
"Nah, gitu dong. Hp nya nanti gue balikin." ujar Kairen tersenyum lebar.
Geovan kembali duduk dan fokus pada tugas kelompoknya. Ia sesekali melirik kearah Ayleen yang sudah menguap padahal jam nya masih menunjukkan pukul sembilan malam.
"Lo ngantuk?" tanya Geovan menatap Ayleen.
Tak hanya Geovan, Kairen juga ikut melirik kearah Ayleen yang terlihat sedang menahan rasa kantuknya.
"Engga kok" sangkal Ayleen.
"Hmm, gimana kalo kita ngemil dulu biar melek lagi" usul Kairen
"Mana ada ngemil bikin melek Kairen... ngopi lah biar melek" bantah Geovan.
"Itu mah Lo" ejek Kairen.
"Ngemil apa?" tanya Ayleen
"Apa aja, Lo maunya apa?" tanya Kairen antusias
"Kita jajan diluar yuk, aku kayaknya lagi pengen jajan deh" ajak Ayleen.
"Yaudah, ayo"
"Eh...nitip kopi ya" ujar Geovan menatap kearah Kairen.
"Ada lagi?" tanya Kairen
"Ga, itu aja" Kairen mengangguk lalu beranjak pergi bersama Ayleen untuk mencari beberapa jajanan.
"Jo, Mario mana?" tanya Geovan yang tidak melihat kedatangan Mario dari tadi.
"Nge date sama kaya pak ketu" sahut Jo yang juga tidak tahu keberadaan Mario.
"Nge date?, biasanya juga mereka bucinnya di basecamp"
"Ya mana tahu sekarang mereka butuh waktu berdua, quality time" seru Jo
"Iya juga sih"
"Udah, ga usah ngurusin orang yang lagi kasmaran" celutuk Jo yang membuat Geovan menatap tajam
"Cih, mentang-mentang udah punya pasangan" gerutu Geovan yang membuat Jo tertawan pelan.
"Panglima kita ga ada rencana untuk punya pasangan juga nih?" goda Jo
"Ga" balas Vegar cuek
"Loh kenapa?, ga ada yang naksir ya?
"Ga tau"
"Eh tapi kan gar, gue liat-liat kayaknya Mutia naksir berat sama Lo" ujar Jo yang sering kali melihat Mutia curi-curi pandang kearah Vegar.
Bukan hanya Jo tapi Vegar pun sadar bahwa dari sekian banyak siswi yang mengangumi dirinya hanya Mutia yang berani menunjukkan rasa sukanya walau tidak terlalu terang-terangan.
"Ga peduli" balas Vegar yang masih tetap cuek.
"Bener juga kata Nisya, dia memang kulkas berjalan" gumam Jo membenarkan julukan Nisya kepada Vegar.
🥰🥰 HAPPY READING 🥰 🥰
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK READER 🤗
Bales dendam kok salah alamat Rhea. Geovan gaada sangkut pautnya sama kamu dan Jo, emang Jo nya aja yg engga suka. Kamu harus terima kenyataan tanpa melibatkan org lain.
kasian Geovan, sini peluk virtual 🫂🫂
Semoga engga deh, takut aku nantinya mereka disuruh nikah lagi, karena salah paham ttg kejadian itu.
please jangan buat geovan ku frustasi kak Author 🥺🥺
aduh pusing aku, lanjut up dong tor aku penasaran banget sama kelanjutan nasib Geovan kena tabok ga ya dia .........
Nisya cepetan balik deh, sepupu mu itu udah ga ngeh lagi😭😭
Si Jo belum tau gimana rasanya jatuh cinta sejatuh' nya. ntar kalo udah ngerasain baru tau. jangan kan dua hari sedetik aja pasti langsung dicari in.
tapi cewek itu siapa ya, penasaran aku, ayo lanjut up kak
btw anak Aterix pada Soleh ya ga anu-anu🤭🤭
Love language mereka itu berantem. ya setidaknya Daddy Lio engga kesepian kalo ada Axton.
Sehat terus Daddy Lio, kasian Nisya kalo Daddy nya sakit dia murung terus untung sekarang dia punya support system. tapi ttp jangan bikin Nisya khawatir juga, ga baik.
Sedih sih, tempat yang paling kita cinta dimana kita mendapatkan kebahagiaan tapi disitu juga kepahitan hidup harus kita dapatkan. tapi syukurlah Nisya ga Sampek drop. aku yakin Nisya itu gadis yang kuat walau agak rada-rada.
ubur-ubur ikan lele
Geovan perjaka ting-ting lee😂.
sengaja nih si Geo biar didenger sama Daddy nya🤣🤣. untung jauh kalo deket udah dikasih bogem, maybe.
Btw btw jadi Alec itu yang obsesi sama Nisya ya, sama kayak bapaknya yg juga obsesi sama Yasmine Mommy nya Nisya. oh woowww
So sweet banget sih kalian, blm sehari aja udh pada kangen'an.
semangat setelah ini duda hot balik🔥🔥, Bu Yasmine suami nya tuk saya aja ya🤣
Ampun deh, ternyata mereka so sweet banget, sebelas duabelas sama Mario dan Alsa. Cuma yang membedakan, kalo Mario emg dari sono nya udah romantis, tapi kalo Langit kan beda. dia aja belajar romantis sama kang google 😁.
Semoga setelah ini ga ada adegan Daddy nya Nisya tiba-tiba drop trs end. aku ga mau tokoh Nisya balik lagi kek dulu pas mommy Yasmine meninggal, yah meskipun sekarang ada Langit sebagai support system nya, tapi ttp sayang aja kan.
Bianca dapat nama baru dari Nisya ' Biawak dangkal'.
kok bisa ya namanya gitu. Nisya ini sukak bgt kasih nama asal ke org-org.
soalnya pas diawal Jo ngasih coklat tuh aku sempet curiga kalo Jo suka sama Ayleen. eh ternyata coklatnya bukan cuma buat Ayleen doang, tapi Kairen juga kebagian ternyata..