Indonesia
NovelToon NovelToon
Identitas Yang Tertukar

Identitas Yang Tertukar

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Perjodohan / Anak Genius
Popularitas:32k
Nilai: 5
Nama Author: Siti Marina

Taniza dan Tania.
Saudara kembar yang terpisah sejak kecil.
Taniza dan Tania merupakan kembar identik, hanya saja sifat mereka bertolak belakang.
Taniza adalah sosok anak yang lemah lembut, baik hati, tidak pernah menyakiti siapapun, ia gadis yang sangat penurut.
sedangkan Tania , ia gadis yang lebih liar, tidak mau di atur, suka seenaknya,dan lebih suka hidup semaunya..
namun di balik sifat keduanya yang sangat bertolak belakang, mereka sama-sama saling menyayangi, namun takdir berkata lain, mereka mengalami kecelakaan dan membuat nya terpisah,namun sebelum kecelakaan itu terjadi, mereka iseng-iseng bertukar nama, tapi ternyata pertukaran identitas itu terbawa sampai dewasa.

Bismillahirrahmanirrahim....
Yuk ikuti kisahnya....
kawal mereka sampai tuntas...
jangan lupa beri dukungan ya ...
salam sehat semua.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Marina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34

Seketika itu juga, arus listrik menyengat seluruh permukaan kulit Filio yang basah kuyup!

BZZZZTTT!

Tubuh Filio seketika tegang, menggelinjang hebat di dalam air berbusa itu. Otot-ototnya terkunci kaku, matanya membelalak sejadi-jadinya memancarkan rasa sakit dan teror yang luar biasa membakar. Ia mencoba berteriak, memanggil ibunya, atau memohon ampun... namun pita suaranya melilit kaku akibat sengatan listrik yang terus mengaliri sarafnya. Yang keluar dari mulutnya hanyalah suara erangan tertahan yang menyedihkan.

"Uggh... hngggh...!"

"aggghhhhh..!"

Busa-busa putih di dalam bathtub berguncang heboh seiring kejangan tubuh Filio yang tak terkontrol.

Tania berdiri mematung di samping bathtub, melipat kedua tangannya di dada. Ia menyaksikan pemandangan mengerikan itu dengan wajah yang sepenuhnya datar dan tenang.

Di dalam benaknya, terlintas bayangan kepedihan Taniza, kembarannya yang lembut dan jujur , saat menangis kesakitan sewaktu punggungnya ditempeli setrika panas oleh Filio. Bayangan penderitaan saudara kembarnya yang menangis dalam ketakutan setiap hari seolah terbayar tuntas saat melihat Filio kini berjuang menahan siksaan jebakannya sendiri.

Tania menikmati momen itu sambil merekam pemandangan itu selama beberapa detik yang terasa bagaikan keabadian bagi Filio.

Setelah merasa pelajaran itu sudah cukup untuk meremukkan mental dan kesombongan sepupunya, Tania mengulurkan tangannya yang tenang. Ia meraih stopkontak di dinding, lalu mencabut kabel instalasi listrik portabel itu dengan satu sentakan mantap.

ceklek....

Arus listrik mendadak terputus total.

Gubrak!...

Tubuh Filio yang basah kuyup merosot terkulai di dasar bathtub. Busa-busa putih menempel di rambut dan wajahnya yang kini sangat pucat pasi. Napasnya tersengal-sengal pendek, dadanya naik turun dengan liar, dan seluruh persendiannya lemas tak berdaya, bahkan untuk sekadar mengangkat satu jarinya pun Filio sudah tidak sanggup lagi.

Tania membungkukkan tubuhnya sedikit, menatap wajah Filio yang terkapar tak berdaya dari jarak yang sangat dekat.

"Lain kali..." bisik Tania sangat halus di samping telinga Filio yang masih berdenging, "kalau mau bermain api... pastikan kamu tidak terbakar oleh apimu sendiri, Filio."

Tania berdiri tegak kembali, memutar kunci pintu kamar mandi, lalu melangkah keluar dengan anggun, meninggalkan Filio yang terbaring lemas bagaikan bangkai dalam ketakutan yang akan membayangi seumur hidupnya.

Tania melangkah santai keluar dari kamar mandinya, membiarkan pintunya maupun pintu kamar utamanya terbuka lebar tanpa dikunci sedikit pun. Bagi Tania, menyembunyikan kejadian ini justru tidak ada gunanya, biarlah musuhnya melihat sendiri hasil dari jebakan yang mereka racik.

Dengan tenang, ia mengambil baju ganti, lalu berjalan menuju kamar mandi di area kamar tamu lantai dua untuk membersihkan diri dengan aman.

Sementara itu, Chana berjalan menyusuri koridor dengan perasaan tidak tenang. Ia baru saja mendatangi kamar Filio untuk memastikan putrinya beristirahat, namun ruangan itu kosong melompong.

Langkah kaki Chana melambat saat melintasi kamar Tania. Firasat buruk tiba-tiba menghantam dadanya. Saat ia melirik, pintu kamar Tania ternyata sedikit terbuka.

Chana mendorong pintu kayu itu perlahan. "Filio...? Kamu di dalam, Nak?"

Tidak ada jawaban. Namun, dari balik pintu kamar mandi yang juga membuka celah kecil, terdengar suara gemercik air yang berceceran disertai suara erangan halus dan serak yang amat menyedihkan.

"EHnggg... ugh...!"

Jantung Chana seketika berdegup kencang. Ia berlari tergesa-gesa menghampiri kamar mandi tersebut dan menghentakkan pintunya lebar-lebar.

"Filio!"

Langkah Chana seketika terhenti kaku di ambang pintu. Pemandangan di hadapannya membuat napas wanita itu berhembus terputus-putus, matanya membelalak lebar oleh rasa terkejut dan teror yang luar biasa!

Lantai marmer kamar mandi yang putih dan dingin itu kini penuh berantakan oleh ceceran air dan busa sabun yang melimpah dari bathtub. Dan di tengah genangan itu... Filio terkapar lemas tak berdaya.

Tubuh putrinya basah kuyup dari ujung kepala hingga ujung kaki. Wajah Filio pucat pasi bagaikan kain kafan, bibirnya kebiruan, dan jemari tangannya masih terlihat kaku dan keriput kecil akibat dampak sengatan listrik. Rambut panjangnya yang basah menempel acak-acakan di wajahnya yang berhias busa.

"Ya Ampun! Filio! Anakku!" jerit Chana histeris. Ia langsung menjatuhkan tubuhnya ke lantai marmer yang basah, meraih dan merengkuh kepala Filio ke pangkuannya.

"Filio, bangun Nak! Kamu kenapa?! Apa yang terjadi?!" tangis Chana pecah, tangannya yang gemetar berusaha mengusap busa di wajah putrinya.

Filio mengerjapkan matanya yang sayu dan lemah. Tenggorokannya yang kaku akibat sengatan listrik membuat suaranya terdengar sangat serak dan nyaris tak bersuara.

"Ma-mama..." desis Filio terbata-bata dengan sisa tenaganya, air matanya menetes bercampur air keran. "Listrik... T-Tania... gadis iblis itu..."

Mendengar kata listrik dan melihat kabel pemanas yang tercabut di dekat bathtub, Chana seketika memahami apa yang baru saja terjadi. Putrinya telah menjadi korban balas dendam Tania , dan membiarkannya tersiksa di dalam sana!

Di tengah tangisan histeris Chana yang memeluk tubuh lemas putrinya di lantai marmer, suara langkah kaki yang anggun dan teratur terdengar mendekat dari arah luar.

Tania yang sudah selesai mandi di kamar tamu, kini mengenakan setelan yang segar dan rapi, ia berdiri di ambang pintu kamar mandi. Ia menyandarkan tubuhnya di bingkai pintu, menyilangkan kedua tangan di dada, lalu menatap Chana dan Filio dengan senyuman tipis yang dingin dan tanpa dosa.

"Ada apa Tante Chana? Kenapa berteriak-teriak?" tanya Tania dengan nada suara yang begitu halus dan polos. "Filio kenapa terkapar di sana? Kasihan sekali... lain kali kalau main air di kamar mandi orang lain, harus lebih hati-hati ya."

Dengan tangan yang gemetar hebat, Chana memeluk erat tubuh Filio yang masih lemas dan lelah. Matanya yang memerah menatap Tania dengan sorotan penuh kebencian dan teror yang bercampur aduk.

"Sialan kamu! Kamu sekarang berubah jadi iblis, Tania! Pasti kamu kemasukan jin jurang itu sewaktu tenggelam!" maki Chana dengan suara melengking yang bergetar. "Tania yang asli tidak mungkin sekejam ini! Kamu ini kerasukan setan!"

Tania yang berdiri anggun di ambang pintu hanya menyunggingkan senyum tipis. Ia memiringkan kepalanya sedikit, menatap Chana dengan pandangan santai, seolah makian itu hanya angin berlalu.

"Itu salah putrimu sendiri, Tante," balas Tania dengan nada suara yang begitu tenang, halus, dan tertata rapi. "Aku lihat sendiri dengan mataku... Filio mencoba mencelakaiku dengan menaruh kabel listrik di bathtub. Tapi sayang sekali, Filio malah kena senjata makan tuan."

"Bohong!" sanggah Chana histeris. "Filio anak baik-baik! Mana mungkin dia berniat jahat seperti itu?! Kamu pasti yang sengaja mendorongnya dan menyetrum anakku!"

Tania terkekeh pelan, merasa lucu dengan pembelaan Chana yang tidak mau kalah.

1
Sri Supriatin
Trims upnya Thor, saya mo siap2 ikut pesta Ameer n Tania mo beli barang2 branded habis dpt sawer di desa 🤭🤭
Sri Supriatin
Terhafu n bahagia thor 😍😍🙏🙏
Humay Uum
tinggal mengatasi simantan yg belum yg lagi merasa Menang tapi masuk perangkap 🤭semangat thoor
@Mita🥰
lanjut 🥰
@Mita🥰
semoga jodoh bang Diaz taniza😍😍😍
Sri Supriatin
maantap hr ini up 4 bab 🙏🙏🙏
Sri Supriatin
Tjs upnya thor selamat mlm n beristirahat Indo🙏🙏🙏
Sri Supriatin
Dias lamar Taniza dong... Pasti pestanya disumbang kakek😍😍😍
Sri Supriatin
Gara2 kalung nama tertukar semua menuju kebahagian.... Jadi pengen hadir🤭😍😍😍
@Mita🥰
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
suti markonah
asal usul tania taniza jg perlu di selidiki thor~ke kaya'ab orang tua nya skrg siapa yg ngambil alih
suti markonah
tp ngmg² keluarga besar tania taniza yg asli gimana thor?..tentu nya mereka selain orang tua nya, tentu ada keluarga lain jg seperti kakek nenek paman bibi..trs kekayaan orang tua mereka, bukan kah orang tua nya kaya?.tentu saja mereka berdua pewarisnya
@Mita🥰: keluarga besarnya kan gak ada yang mau ngurus mereka
total 2 replies
suti markonah
sekalian saja taniza nikah sm mas dias
Humay Uum
waahh makin seru j ni gosip biar lah gosip tapi Amer dan Tania tetap maju ayooo kita kasih semangat 💪💪 kondangan onlien eey 🤭😍
🥰🥰m4r1n4.sg🙏🏻🙏🏻🙏🏻
baru kemarin 2 di lapangan desa mendarat helikopter , anggota TNI angkatan udara berlatih di desa kami, dari rumah sampai lari-lari, ikut nonton 🤭🤭🤭
suti markonah
iki mending warga heboh karna ke datangan helikopter..lha aku mbiyen krungu suoro montor mebur langsung metu dongak nduwur
suti markonah
di lanjut thorrr🙏🙏🙏🙏di tunggu pertemuan 2 keluarga tania end taniza
Sukarti Wijaya
🤣🤣🤣🤣🤣 penyambutan yang menghebohkan warga desa👍
suti markonah
tania jgn lupa pembaca setia mu di sawer jg ya~
suti markonah
YA ALLAH thorr aku lagi dag dig dug mikir gmn pertemuan ameer dan mertua nya kok yo adoh temen perjalan'ne
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!