aku melanjutkan kuliah disebuah universitas dan aku memiliki seorang kekasih, hidupku penuh dengan lika liku yang membuat ku semakin kuat.
setelah lulus kuliah aku bekerja disebuah perusahaan terbesar menjadi seorang sekertaris tapi tak bertahan lama, aku menimah dengan terpaksa namun aku sangat dibenci oleh mertuaku
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DRR LOVE, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
cp 35
"kamu yakin nak tidak menginap dirumah dan ingin segera pulang kekota?" Tanya bu rahayu
Elmira hanya melempar senyuman kepada kedua orangtuanya "iya bu, elmira disana cari uang, ibu sama bapak jaga diri baik-baik ya" ucap elmira
Setelah selesai berpamitan mereka pulang kekota, karena elmira merasa lelah dia memilih tidur disepanjang perjalanan
Sedangkan dirumah pak sholekan
"Pak, apakah keputusan kita benar dengan menitipkan elmira dengan pak handoko?" Tanya bu rahayu gelisah
Pak sholekan yang merasakan keresahan istrinya mencoba menenangkan bu rahayu "tenang saja bu, pak handoko dan putranya orang baik mereka pasti bisa menjaga elmira, dan jika memang mereka berjodoh semoga dipermudah dan elmira segera melupakan kholil" ucap pak sholekan
"Iya pak, bagaimana dengan masalah amanda?" Tanya bu rahayu
"Biarkan saja dia bu, dan dia harus mengganti uang yang sudah ia dapatkan dari elmira dengan hasil menipu, apalagi amanda berbohong kalau ibu sakit, benar-benar anak kurang ajar" ucap pak sholekan
"Baiklah pak, kalau gitu ibu mau kebelakang dulu" pamit bu rahayu
Sedangkan elmira terbangun dari tidurnya "belum sampai ya om?" Tanya elmira sambil mengucek-ucek matanya
Audrey tersenyum melihat elmira "belum, nanti kita beristirahat direst area untuk makan malam karena ini sudah jam 8 waktunya makan" ucap audrey
Elmira hanya menganggukkan kepalanya, dia menatap jalanan melalui jendela mobil "kak amanda tega banget bohongin aku padahal jika dia minta pasti aku berikan tanpa harus berbohong jika ibu sakit" ucap elmira dalam hati
Elmira terus melamun dan memikirkan kejadian demi kejadian elmira mengingat ucapan ibu nya saat didapur
Flash Back
"Elmira, apakah kamu masih menyukai kholil?" Tanya bu rahayu
Elmira sedikit terkejut mendengar ucapan bu rahayu dan teringat kejadian siang hari yang dirinya dimarahi oleh ibu kholil
"Nak,. Kenapa diam? Kamu masih menyukai kholil ya" ucap bu rahayu dengan tersenyum
Elmira masih melanjutkan aktivitasnya memotong - motong sayuran dan berniat tidak menjawab pertanyaan ibunya
Bu rahayu mendekati elmira dan memegang tangan elmira "nak, ibu selalu ada disampingmu apapun yang terjadi, jika kamu dan kholil berjodoh mau ibu kholil berusaha keras menjauhkanmu dengan berbagai macam cara namun Allah tidak pernah tidur dan hanya punya satu cara untuk mempersatukan kalian, tapi jika kalian tidak berjodoh dengan berbagai macam cara kalian bertahan Allah juga memiliki satu cara untuk memisahkan kalian. Jadi jangan pernah khawatirkan masalah jodoh ya nak" ucap bu rahayu
Elmira tersenyum dan membalas pegangan bu rahayu "terimakasih banyak ya bu, elmira tau ibu sama bapak akan selalu ada untuk elmira dan elmira sama sekali tidak memikirkan masalah kholil bu. Elmira saat ini memang masih menyukai kholil tapi elmira ingin menjauhi kholil karena elmira sakit hati dengan ucapan- ucapan ibu kholil" ucap elmira dengan suara parau dan menundukkan kepalanya
Bu rahayu merangkul elmira "sabar ya nak, jangan dimasukkan kedalam hati ibu kholil memang seperti itu" ucap bu rahayu
Elmira melepaskan rangkulan bu rahayu "maksut ibu? Ibu kholil juga datang mencaci maki ibu sama bapak?" Tanya elmira dengan terkejut
Bu rahayu tersenyum dan menatap elmira "seperti yang kamu fikirkan nak. Sudahlah lupakan saja dan jangan diambil hati“
Flash back selesai
"Bahkan ibu kholilpun datang mencaci maki ibu sama bapak. Sebenarnya apa salah elmira? Kalaupun elmira salah caci maki saja elmira tapi jangan sama ibu dan bapak" ucap elmira dalam hati dan meneteskan air mata
Audrey yang memperhatikan elmira sejak tadi sangat mengetahui apa yang sedang elmira pikirkan "pah kita berhenti di rest area ini saja" ucap audrey sambil memberi kode bahwa elmira perasaannya sedang tidak baik - baik saja
Pak handoko pun paham dan langsung masuk kedalam lokasi rest area. Mereka semua pun turun "kita beristirahat dulu disini sambil makan, audrey ajak elmira terlebih dahulu papah mau mencari kamae mandi" ucap pak handoko
Audrey dan elmira sudah berada didalam restaurant yang ada di rest area dan memesan makanan
"Elmira, aku tau apa yang sedang kamu pikirkan lebih baik kamu jangan terlalu memikirkan sesuatu yang menyakiti hatimu" ucap audrey
"Aku tidak apa - apa" ucap elmira singkat
"Bahkan aku bisa membaca pikiranmu sayang, lupakan saja masalah kakakmu dan ibu mantanmu itu, aku lasti akan melindungimu dan membahagiakanmu" ucap audrey sambil tertawa kecil
Elmira merasa geli dipanggil sayang "apa sayang? Ga salah?" Ucap elmira sinis
Audrey memegang tangan elmira "tidak salah, karena aku memang menyukai dan menyayangimu" ucap audrey
"Ekhem.. ekhem.." ucap pak handoko yang tiba - tiba datang
"Ah si*l papah datang terlalu cepat" ucap audrey dalam hati
"Sudah pesan makanannya?" Taanya pak handoko
"Sudah kok om, punya om handoko juga sudah dipesankan" ucap elmira
Setelah menunggu beberapa saat, makanan mereka dihidangkan. Setelah selesai makan mereka semua melanjutkan perjalanan
Akhirnya sampai dikontrakan elmira "terimakasih banyak ya om dan kak audrey sudah sangat baik kepada saya" ucap elmira
"Sama - sama nak, kamu sudah om anggap sebagai anak sendiri, jadi kedepannya jangan pernah sungkan ya kalau ada apa - apa cepat kabari om handoko atau audrey" ucap pak handoko
"Baik om, terimakasih banyak" ucap elmira
Pak handoko dan audrey pun pergi setelah elmira masuk kedalam kontrakan
"Oiya nak kamu bersungguh - sungguh kan kepada elmira?" Tanya pak handoko
"Iya pah, kalau tidak bersungguh - sungguh audrey tidak akan mempertemukan papah dengan elmira" ucap audrey
"Jangan pernah kamu sakiti elmira, jika kamu menyakiti elmira sama saja kamu menyakiti papah" ucap pak handoko
"Iya pah, audrey janji akan selalu menjaga dan melindungi elmira, audrey juga akan berusaha untuk tidak menyakiti elmira" ucap audrey berjanji kepada pak handoko
"Baiklah papah percaya" ucap pak handoko
"Tapi pah audrey masih saja mengkhawatirkan mamah, jika mamah dengan terang-terangan menolak elmira, elmira pasti akan menjauhi audrey juga seperti dia dengan kholil" ucap audrey
Pak handoko bingung karena ia tidak mengenal kholil "kholil? Siapa dia ? Dan apa hubungannya dengan elmira?" Tanya pak handoko
Audrey menghela nafas dalam - dalam "kholil itu mantannya elmira, mereka sudah dekat hampir 4tahun dan kholil termasuk keluarga kaya dikampung elmira jadi ibu kholil tidak menyetujui hubungan mereka ditambah siang tadi ibu kholil datang mengahmpiri elmira dan audrey dia mencaci maki habis-habisan kepada elmira dan bukan hanya itu saat didapur tadi audrey tidak sengaja mendengar percakapan elmira dan ibu rahayu" ucap audrey
"Mereka membicarakan hal apa?" Tanya pak handoko penasaran
"Ternyata ibu kholil bukan hanya mencaci maki elmira tapi pak sholekan dan bu rahayu. Ibu kholil juga tidak segan - segan menghina keluarga mereka. Jadi audrey takut elmira menjauhi audrey karena mamah" ucap audrey sedih
"Papah sangat paham, kamu tidak perlu khawatir itu menjadi urusan papah. Papah yang akan menyelesaikan masalah mamah. Mamah juga tidak akan melakukan hal rendahan seperti ibu kholil" ucap pak handoko