Indonesia
NovelToon NovelToon
Magic War

Magic War

Status: tamat
Genre:Fantasi / Petualangan / Misteri / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:339.4k
Nilai: 4.8
Nama Author: Aryady

Udah ku remake jadi Destiny Seeker.
____________

“Aku akan pergi berpetualang untuk menyelesaikan tugas ku di masa lampau.”

Dia adalah yang terkuat, seluruh mahluk hidup takut pada nya, seluruh mahluk mengagumi nya dan seluruh mahluk hidup membenci nya.

Setelah 5.000 tahun peristiwa terbentuknya Asgrad, seorang pemuda pergi berpetualang demi memenuhi permintaan terakhir dari kakeknya.

Di petualangannya, dia menemui banyak orang, mengunjungi banyak tempat dan menciptakan pertemanan. Tapi sebenarnya, itu semua adalah sebuah takdir yang sudah direncanakan oleh seseorang sejak lama sekali.

Akankah takdir tersebut membawa pemuda itu pada sesuatu yang disebut kebahagiaan atau malah sebaliknya?
Semua jawabannya ada di Novel ini!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aryady, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch 35 – Mahluk Yang Sangat Hina

Raja Elc, Rin dan Issei yang sedang bertarung, langsung menghentikan pertarungan mereka karena ledakan yang Lian sebabkan.

Mereka bertiga sempat bertukar pandangan selama beberapa saat, sebelum akhirnya sama-sama mengangguk, tanda bahwa mereka bertiga menyepakati satu hal.

Yaitu berdamai sesaat untuk mengecek apa penyebab dari ledakan itu. Raja Elc menyegel kembali Clade dan Exudos, lantas melesat bersama Rin dan Issei ke arah Stadium.

Perdamaian sesaat ini mereka bertiga lakukan dengan alasan yang sama, yaitu ingin memeriksa siapa orang di balik ledakan tersebut, sebab mereka tidak ingin ada pihak ketiga di pertempuran ini.

Memang pihak ketiga tidak akan terlalu mengubah jalannya pertempuran, namun berbeda ceritanya jika pihak ketiga itu bisa menciptakan ledakan sekuat tadi.

Di tambah seperti ada sesuatu atau seseorang yang terpental akibat ledakan tersebut, semakin membuat mereka bertiga kawathir.

Sesampai nya di Stadium, Issei, Raja Elc dan Rin di buat diam seribu bahasa, oleh kekuatan yang amat sangat gelap di udara.

Kekuatan Kegelapan tersebut berasal dari seorang gadis, gadis itu nampak tidak normal karena ada semacam Sihir Gelap yang menyelimuti tubuh nya.

Tangan kanan gadis tersebut penuh dengan Sihir Gelap itu, hingga membuat jari-jari nya meruncing layak nya cakar, dan juga terdapat sebuah sayap di punggung gadis tersebut, menambah kesan seram dari nya.

Gadis itu adalah Lian. Lian hanya diam, tidak bergerak sama sekali setelah melompat dari gerbang Kota, lalu kemari.

Sama seperti sebelum nya dia masih berbicara dengan dirinya sendiri, tapi jika di perhatikan lebih teliti, dia malah terlihat seperti berbicara dengan orang lain.

Di sisi lain, tepat nya di lorong masuk ke ruang medis, Acsa, Divan dan Tyhas yang baru saja bangun dari ruang medis di buat menelan ludah berat.

Dari tatapan mata mereka bertiga terpancar jelas rasa ketakutan, karena tepat di hadapan mereka, berdiri seorang Pria yang sedang memegang tangan seseorang.

Beberapa Belas Menit Yang Lalu.

Di tengah-tengah sekarat nya, Kaira masih memaksakan diri untuk bergerak dan menahan gerakan Vii.

Ekspresi wajah Vii berubah menjadi buruk, padahal sebelum nya dia yakin sudah membunuh Kaira, bahkan dia sempat tidak merasakan nyawa Kaira.

“Bocah, cepat lepaskan atau aku akan benar-benar membunuh' mu...” Nada suara Vii sangat dingin.

“Ber-ha-raplah...”

TAKH!!

Tendangan keras dari kaki Vii, membuat Kaira terpental dan memperparah luka nya. Hingga beberapa organ dalam nya rusak. Vii melakukan tindakan itu karena merasa Kaira harus di beri pelajaran.

“UHAK!! UHUK...!” Cairan berwarna merah pekat, Kaira muntahkan.

Tidak berhenti sampai di situ, Vii pun berjalan mendekati Kaira, kemudian menginjak dada Pemuda itu dengan sangat keras.

“AAAKKKKHHHH...!!!”

Kaira berteriak kesakitan dengan sangat keras, tapi tidak di pedulikan oleh Vii dan orang di sekitar. Dia malah menginjak Kaira dengan lebih keras lagi.

Dengan cepat rasa nyeri yang amat sangat, menjalar ke seluruh tubuh Kaira. Tidak hanya itu, satu-persatu tulang rusuk nya juga mulai remuk.

Saat ini Kaira benar-benar berubah menjadi seperti semut kecil yang sedang di injak-injak oleh manusia. Dia tidak berdaya sama sekali.

Tubuh nya penuh dengan darah, dan juga luka lebam. Dalam kondisi seperti ini, pasti orang-orang akan mengira bahwa Kaira telah mati.

Tapi karena jeritan nya, dia dapat di konfirmasi masih belum mati.

Setelah beberapa injakan kemudian, berulah Vii berhenti. Walaupun Kaira masih belum mati, tapi setidak nya itu akan membuat nya diam.

Benar, sekarang Kaira sedang terdiam, dia tidak dapat melakukan apa-apa lagi, bernafas pun terasa begitu menyakitkan bagi diri nya.

‘Aku belum memenuhi janji ku pada Nyonya Dreonic aku tidak boleh mati... Aku belum memberikan surat yang Tuan Balft titipkan pada ku, aku tidak boleh mati! Aku belum memenuhi permintaan terakhir dari Kakek, aku tidak boleh MATI!!”

Itu hanyalah suara hati Kaira, otomatis tidak ada yang mendengar nya, termasuk Hanabi karena Hanabi sedang tertidur saat ini. Itu semua Kaira lakukan karena dia tidak ingin Hanabi melihat diri nya menderita.

Setelah menatap Kaira selama beberapa saat, Vii baru menyadari bahwa Kaira memiliki Mystical Beast, yang berada di bahu tangan kanan nya.

Vii tersenyum tipis sebelum menginjak tangan kanan Kaira hingga terlepas dari tempat nya. Suara tulang yang patah menggema di udara, di ikuti oleh suara pilu dari seorang Pemuda.

“AAAGGGRRRR...!!! AAKKKHHH...!! AAAAAAGGGGRRRR...!!!”

Secara refleks Kaira berteriak sambil mengguling-guling kan tubuh nya, dengan tangan kiri yang memegangi bekas tangan nya yang sudah tidak ada di situ lagi.

Darah dengan deras nya mencucur dari luka tersebut, mengakibatkan pandangan Kaira semakin buram, karena kehabisan darah.

Vii menatap tangan kanan Kaira tanpa memperdulikan teriakan pilu dari pemilik nya. “Seperti nya ini bukan Mystical Beast biasa.” Vii berdecak kagum dengan Energi Sihir yang terpancar dari tato naga itu.

Di sisi lain, Kaira yang sudah tidak tahan dengan semua rasa sakit nya, dan juga karena kehilangan banyak darah, pun pingsan tepat di samping Raven yang juga sedang pingsan.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

“Sudah kubilang jangan membuat diri menderita dasar bodoh! Ini sudah ketiga kali nya aku mengatakannya padamu!!”

Kaira baru saja bisa merasakan tubuh nya, tapi dia malah di caci maki oleh seorang Pria yang entah siapa dia.

Kaira dengan tatapan bingung berusaha untuk melihat wajah Pria itu, namun dia tidak bisa melihat apapun selain wajah yang gelap, karena tempat yang saat ini Kaira memang gelap.

“Apa... Maksud mu dan dimana aku?!” Kaira bertanya karena benar-benar tidak paham dengan perkataan Pria itu.

Bukan nya menjawab pertanyaan Kaira, dia malah terlihat semakin marah. “Kau sudah berjanji bukan?! Untuk tidak membuat diri mu menderita lagi! Tapi kenapa? Kenapa kau...”

Pria tersebut tiba-tiba memeluk Kaira, di wajah nya terlihat begitu banyak kesedihan. Perasaan de javu dan hangat Kaira rasakan saat Pria itu memeluk nya.

Dengan tenang Kaira berusaha untuk bertanya, walaupun diri nya masih bingung dengan apa yang sebenarnya terjadi.

“Hei... Bisa kau ceritakan apa yang sebenarnya terjadi? Dan kenapa aku merasa seperti mengenal mu?”

Pria itu melepaskan pelukannya, lalu menghela nafas panjang. “Kau saat ini sedang berada di Ranah Jiwa mu atau alam bawah sadar mu dan kau bisa merasa seperti mengenalku karena... Aku adalah diri mu.”

Dahi Kaira mengerut ketika dia mendengar Pria itu mengatakan bahwa dia adalah dirinya. Jelas perkataan nya sangat sulit untuk di percaya.

“Aku tau, kau tidak bisa mempercayai apa yang aku katakan. Karena itu, biarkan aku mengisahkan sebuah cerita.”

“Cerita?”

Pria itu mengangguk pelan. “Ya, cerita. Sebuah cerita tentang diri kita, kita yang merupakan mahluk paling hina di seluruh Dunia.”

Pria itupun mulai bercerita.

“Dahulu kala, di Holy Hell Dunia nya Ras Iblis dan Malaikat. Terlahir seorang Malaikat Laki-laki yang sangat berbakat dalam Bela Diri.

Dengan bakat nya itu, dia bisa menjadi sangat kuat dalam waktu yang bisa di bilang singkat. Bahkan Dewata Tertinggi sampai mengakui nya.

Pengakuan yang Dewata Tertinggi berikan pada Malaikat itu adalah dengan menjadikan nya Jendral Malaikat Agung. Yang mana Jendral Malaikat Agung adalah posisi yang sangat tinggi, tepat di bawah Dewata Tertinggi.

Suatu hari setelah dia menjabat sebagai Jendral Malaikat Agung, tepat nya saat dia dalam sebuah misi. Bertemulah dia dengan seorang Perempuan Iblis.

Will Continue In Chapter 36 >>>

1
Asiyah Asiyah
betul banyak org tua .bahkan aq yg lansia sdh bc novel ini 2 x dg akun yg beda..mgkin pembaca spt kami lbh sk jk authornya bs lbh santun kerkata2 pd tiap akhir episodenya
Asiyah Asiyah
hmm sp disini msh ada jejak Ut tp kok sdh lp ya klo prnh baca
Asiyah Asiyah
Ut akun lm q
Asiyah Asiyah
lho coment q yg lalu dg akun lm msh ada. hehe trnyata mmg sdh prnah baca ini
Asiyah Asiyah
sptnya prnh baca novel ini dl
KW808
semangat, kak...yang ini juga diteruskan saja...keren !!!
KW808: siyaaaaap...pasti sy baca...
apapun karya author, akan saya LIKE tiap serinya.
Tetap sehat dan semangat selalu, kak.
Keep rockin' your fantasy masterpiece
🤟
total 2 replies
Aiko Suyitusono
ceritanya bagus tapi terlalu ke MC nya aja
Aiko Suyitusono
moga2 peran utamanya gak terlalu op dan kejam
khanz_
menurut aku disini bnyak orang tua yang baca,karena dikehidupan nyata mungkin udah mumet,jadi klo baca cerita yang lurus aja
KW808
aaaaaaah..aq nanggung neh..
KW808: jika ada link lanjutannya, sy akan tetap beri like tiap serinya..jaminan pasti!!!
total 1 replies
Dwi Sutriani
2 3 Mak lampir
halo saya mampir
Rickenz Malelak
mcx lemah sekali
TonopNaya Hwa Gie
semakin jauh cerita semakin dalam chapter nya, semakin menurun Like'nya....

#tanyaKenapa?
TonopNaya Hwa Gie
makin ke chapter sini Likenya menurun ya?
하늘
Kak ijin promosi...

Yang suka baca cerita fantasi apa lagi ada kisah cintanya juga bisa baca novel aku judulnya "Kisah Cinta Dua Dunia. " Bisa di cek di profilku...
Dijamin rekomendasi banget...
Terimakasih, ditunggu dukungan dan kunjungannya...

Semoga Author makin banyak pembacanya...
Septya
Yang penting Anjay
Ipink Loloangin
mna2 sja thor yg penting ktax mencapai hitungan😅😅😅😅😅
Oo Oo
ceritanya bagus..cuma pertarunganya kurang, kalo beberapa pertarungan mc selama ini saat berpetualang di ceritakan pasti lebih seru.
Oo Oo
ceritanya sangat bagus..tp sayang sekali gk lanjut.
Oo Oo
novel ini bagus..tp mgkn kurang promo.
alur ceritanya baik, mc nya dlm bertambah kuat setahap demi setahap dan di gambarkan dgn baik.
cuma pengambilan cerita utk Balf agak aneh, knp harus membunuh rekannya sendiri, demi menolak bergabung dgn musuh. Serang musuhnya kn lebih masuk akal.
Kecuali organisasinya mau membasmi org baik, baru masuk akal membasmi anggota sendiri. kyk Hitachi di Naruto,membasmi klannya sendiri demi desanya sendiri.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!