Indonesia
NovelToon NovelToon
MENGULANG LUKA

MENGULANG LUKA

Status: sedang berlangsung
Genre:TimeTravel / Crazy Rich/Konglomerat / Mengubah Takdir
Popularitas:11.2k
Nilai: 5
Nama Author: Park ha

Valencia Florence mengira penderitaannya telah usai setelah palu hakim meresmikan perceraiannya dengan Julian Edgar. Namun, sebuah fenomena misterius justru melempar jiwanya melakukan time travel kembali ke tiga tahun lalu—tepat di tahun kedua pernikahan mereka yang dingin.

Kembali menjadi Nyonya Edgar berarti Valencia harus mengulang fajar pernikahan tanpa cinta. Dia kembali menghadapi Julian, suami sedingin es yang menguburnya dalam kemewahan finansial dan fasilitas jet pribadi, namun memperlakukannya tak lebih dari sekadar pajangan rumah. Valencia sadar diri, dia hanyalah pengantin pengganti untuk mendiang saudara kembarnya, Gracia Florence, yang tewas menjelang pernikahan. Di kesempatan kedua ini, Valencia bersumpah tidak akan lagi mengemis cinta yang tidak pernah ada. Dia akan menjalani sisa waktu pernikahan ini dengan caranya sendiri, bersiap untuk pergi sebelum hatinya hancur untuk kedua kalinya.

#by_Parkha

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Park ha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MENGULANG LUKA Bab 15: Sabotase Pagi Hari

...MENGULANG LUKA...

...Bab 15: Sabotase Pagi Hari...

Sinar matahari pagi yang cerah menembus celah gorden tinggi di ruang makan utama mansion keluarga Edgar. Keheningan meja makan marmer yang luas itu hanya diisi oleh denting halus sendok yang beradu dengan piring porselen.

Valencia duduk tenang menikmati sarapannya, mengenakan kemeja satin putih dan celana kain berpotongan rapi. Pagi ini, jadwalnya sangat padat. Dia harus menemui Lucas Frederick di sebuah kafe privat untuk menandatangani dokumen kontrak fisik proyek lukisan mural yang bernilai fantastis itu.

Namun, ketenangan pagi itu terusik saat langkah kaki berat memecah keheningan. Julian Edgar melangkah masuk ke ruang makan. Pria itu sudah tampil amat rapi dalam balutan setelan jas formal tiga potong berwarna abu-abu gelap. Lingkaran hitam tipis di bawah matanya menyiratkan bahwa pria bertubuh 190 sentimeter itu sama sekali tidak bisa memejamkan mata semalaman di kamar tamu.

Julian tidak mengucapkan salam. Dia langsung duduk di ujung meja utama, mengambil cangkir kopi hitamnya tanpa menyentuh sarapan sedikit pun. Sepasang mata elangnya yang dingin melirik penampilan Valencia yang tampak rapi dan bersiap untuk pergi.

"Kau mau ke mana pagi-pagi begini?" tanya Julian dengan nada bariton yang kaku, mencoba menyembunyikan rasa ingin tahunya di balik aura dominan yang biasa.

Valencia mengelap sudut bibirnya dengan serbet kain sebelum menatap suaminya datar. "Saya ada janji penting jam sepuluh pagi ini, Tuan Edgar. Urusan pekerjaan."

Julian terkekeh sinis, meletakkan cangkir kopinya hingga menimbulkan denting keras. "Pekerjaan? Mengandalkan proyek dari musuh bisnis suamimu sendiri, begitu?"

"Saya sudah menjelaskan hal itu semalam, dan saya tidak berniat mengulangnya," balas Valencia tenang seraya bangkit dari kursinya, menyambar tas tangan di atas meja. "Saya permisi dulu."

Namun, baru dua langkah Valencia berjalan menuju pintu keluar, kepala pelayan mansion melangkah masuk dengan raut wajah serba salah dan membungkuk hormat di hadapan Valencia.

"Mohon maaf, Nyonya Edgar," ujar sang kepala pelayan ragu. "Pak Maman, sopir pribadi Anda, mendadak tidak bisa mengantar pagi ini. Dan... semua kunci mobil lain di garasi saat ini sedang berada dalam instruksi khusus Tuan Besar."

Valencia menghentikan langkahnya. Matanya membendung kekesalan yang mendalam saat dia berbalik, menatap Julian yang masih duduk santai menyesap kopinya di ujung meja.

Julian membalas tatapan tajam istrinya dengan satu sunggingan senyum tipis yang amat provokatif. Pria itu menurunkan cangkirnya perlahan.

"Mansion ini berada di kawasan perumahan privat teratas di ibu kota, Valencia. Kau tidak akan bisa memesan taksi daring atau transportasi umum dari sini," ucap Julian dengan nada santai namun sarat akan kekuasaan yang manipulatif. "Kecuali kau berniat berjalan kaki sejauh tiga kilometer menuju jalan raya utama dengan pakaian rapi itu."

Valencia mencengkeram tali tas tangannya hingga buku-buku jarinya memutih. Dia tahu persis apa yang sedang dilakukan pria ini. Julian sedang memanfaatkan kekuasaan dan fasilitasnya untuk menyabotase pertemuannya dengan Lucas secara halus.

"Tindakan Anda sangat childish, Tuan Edgar," desis Valencia dingin.

Julian berdiri dari kursinya, memangkas jarak di antara mereka dengan langkah lambat yang intimidatif. Dia mengancingkan jasnya, menatap lurus ke dalam manik mata Valencia dari ketinggian tubuhnya.

"Aku hanya sedang menjalankan tugasku sebagai seorang suami, Nyonya Edgar," bisik Julian rendah, suaranya sarat akan kemenangan atas kendali yang berhasil dia rebut kembali. "Aku ada rapat direksi pagi ini. Jika kau memang sangat terburu-buru... aku bisa mempertimbangkan untuk memberimu tumpangan."

1
Shuttttttttttt
julian, aku menunggu balasan utk si pebinor lucas
Shuttttttttttt
up lagi dongg wkwkw
Park ha: 🤭🙏 iya kak ini sambil mikir lanjutannya kwkwk
total 1 replies
Shuttttttttttt
gtu dong beb, jngan biarkan org ketiga msuk klo udah sepakat utk baikan
Shuttttttttttt
awal baca gak suka julian, tapi sekarang² kok malah kesel sma si cwek nya ini ( lupa namanya lagi ) kmu kan udah liat masa lalu dan masa depan mu bersama julian gmn, cobalah utk berpikir pake logika, klo emang mau pertahankan rumah tanggamu lakukan jangan stengah². kamu udah sadar klo cwok yg beberapa saat ini ada di smpingmu udah serang suamimu, seharusnya kmu sadar klo suamimu gak sma kmu krna pria yg ada di smpingmu, ini malah termakan rayuan dan provokasi si lucas² itu terus menerus.
Shuttttttttttt
ktanya percaya tpi bertingkah ragu terus, heran dehhh
Park ha: 🤭🤭🤭🤭🤭🤭 masih baru kali kak...
posisikan jadi valen ..5 tahun di abaikan.. trus di kasih kesempatan.. trus tiba2 gini lagi polanya... walaupun julian di kehidupan kali ini gk salah..emang urus kerjaan tapi valen kan gk tau detailnya..gk ngerti🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
Shuttttttttttt
cerita nya bguss, aku sukaa 😍 semangat kk outhor
gina altira
malam pertama yang tertunda
𝐀⃝🥀Weny
seharusnya itu yang kamu lakukan dari dulu tuan Edgar 😏
𝐀⃝🥀Weny: dan masih dikasih kesempatan lagi😊
total 3 replies
Murnia Nia
aku suka cerita novel ini semangat tuk author nya semoga makin sukses ya
Park ha: makasih kak🤭🤭♡♡♡♡♡♡
total 1 replies
𝐀⃝🥀Weny
semoga keputusan Valencia kali ini bisa membuatnya bahagia selamanya😊
𝐀⃝🥀Weny
akhirnya, malam pertama di dua tahun penantian😂
𝐀⃝🥀Weny
kasih kesempatan Julian untuk menghapus lukamu Valencia 😊
Park ha: /Scowl//Scowl//Scowl//Scowl//Scowl/
total 1 replies
𝐀⃝🥀Weny
yeee... benerkan, dari pada mengawali mending memperbaiki karena sesungguhnya mereka masih sama² cinta tapi yang satu gengsi😁
Park ha
🤭🤭🤭
Mamana Kenzo
lanjutttt
gina altira
semangat mengejar Valencia, tuan Edgar
gina altira
Julian mulai ga stabil nih 🤭
gina altira
aku dukung Valencia
gina altira
Julian manusia yang paling egois
Park ha: sabar🤭🤭🤭 tar kita hukum julian seberat2nya
total 1 replies
Park ha
🤭🤭🤭🤭🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!