Indonesia
NovelToon NovelToon
Hantu Pedang Menantang Takdir

Hantu Pedang Menantang Takdir

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Fantasi / Fantasi Timur
Popularitas:339.8k
Nilai: 5
Nama Author: Boqin Changing

Sebuah kisah tentang seorang pria dari masa lalu yang bangkit di masa ini.

Di masa ini, ia bertemu dengan perempuan yang mirip dengan seseorang yang ia cintai di masa lalunya. Seseorang yang tidak berani ia gapai karena kondisi fisiknya yang seperti monster saat itu.

Akankah ia berhasil menyingkirkan kenangan buruk masa lalunya itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Boqin Changing, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jangan Menggangguku

Di tengah pertarungan, pedang Sha Nuo kembali menghantam pedang Gu Shu.

Klang!

Kekuatan yang sangat besar langsung meledak dari benturan tersebut.

Tubuh Gu Shu terdorong kuat ke belakang.

“Brengsek!”

“Fisik orang ini kuat sekali!!!!”

Ia mengumpat dalam hati. Kekuatan fisik lawannya ini benar-benar mengerikan.

Gu Shu terus mundur beberapa langkah. Ia berusaha keras mempertahankan keseimbangannya. Kedua kakinya menyeret lantai hingga meninggalkan bekas panjang.

Tubuhnya hampir menghantam tembok. Namun tepat sebelum punggungnya mengenai dinding, Gu Shu berhasil menghentikan langkahnya. Ia mengangkat kepalanya. Tatapannya langsung kembali kepada Sha Nuo.

Gu Shu waspada. Ia mengira Sha Nuo akan mengejarnya dan memberikan serangan berikutnya. Namun ternyata tidak. Sha Nuo masih berdiri di tempatnya. Pria itu bahkan tidak bergerak.

Sha Nuo justru mengalihkan pandangannya ke sekeliling ruangan. Tatapannya melewati para tamu, anggota Sekte Lembah Hantu Kegelapan, lalu berhenti kepada Gao Rui dan Lan Suya yang sedang bersiap menghadapi musuh.

Sha Nuo menghela napas pelan. Tangannya naik dan menepuk kepalanya sendiri.

“Benar-benar merepotkan.”

Tidak lama setelah perkataan itu keluar, bayangan di bawah tubuh Sha Nuo tiba-tiba bergerak. Bayangan tersebut perlahan membesar. Kegelapan pekat menyebar di lantai.

Beberapa orang yang berada di dekat Sha Nuo langsung mundur.

“Apa itu?”

“Ada sesuatu di dalam bayangannya!”

“Mengerikan sekali...”

Kegelapan tersebut semakin melebar. Kemudian...

Wusss!

Sepuluh sosok perlahan keluar dari dalam bayangan.

Tubuh mereka tinggi dan besar. Wujud mereka menyerupai manusia, tetapi wajah masing-masing tampak seperti siluman. Ada yang memiliki wajah menyerupai serigala. Ada yang memiliki tanduk. Salah satunya bahkan memiliki wajah seperti naga.

Tubuh mereka tetap memiliki bentuk manusia dengan dua tangan dan dua kaki. Namun kegelapan pekat menyelimuti seluruh tubuh mereka.

Kemunculan sepuluh makhluk tersebut membuat seluruh ruangan membeku. Para tamu undangan menatap dengan mata membelalak. Bahkan para anggota Sekte Lembah Hantu Kegelapan sendiri tampak terkejut.

“Apa-apaan itu?”

“Dari mana mereka muncul?”

“Apakah mereka manusia?”

“Tidak mungkin manusia memiliki aura seperti itu!”

“Muka mereka seperti siluman..”

“Tubuh mereka besar sekali!”

Bisikan terdengar di berbagai sudut ruangan.

Tidak ada seorang pun yang memahami apa yang baru saja terjadi. Hanya Lan Suya dan Gao Rui yang tetap tenang. Keduanya sudah mengetahui keberadaan pasukan kegelapan milik Sha Nuo.

Salah satu makhluk dengan wajah menyerupai naga melangkah maju. Tubuhnya tinggi besar. Ia berdiri di hadapan Sha Nuo dengan sikap hormat.

“Tuan, apa tugas kami kali ini?”

Sha Nuo meliriknya. Kemudian tatapannya beralih kepada Lan Suya dan Gao Rui. Ia tidak perlu menjelaskan terlalu banyak.

“Lindungi mereka berdua.”

Sepuluh makhluk kegelapan tersebut langsung menundukkan kepala.

“Siap!”

Suara mereka terdengar bersamaan.

Wusss!

Dalam sekejap, tubuh kesepuluh makhluk itu menghilang. Para tamu bahkan tidak sempat melihat pergerakan mereka.

Saat muncul kembali, kesepuluh makhluk tersebut telah berdiri tepat di belakang Lan Suya dan Gao Rui. Tubuh mereka yang tinggi dan besar membuat pemandangan itu terlihat sangat mengerikan. Kegelapan pekat mengalir di sekitar tubuh mereka.

Para tamu undangan menatap Lan Suya dan Gao Rui dengan perasaan takjub. Bukan hanya karena ada sepuluh makhluk mengerikan berdiri di belakang mereka.

Hal yang paling membuat mereka terkejut adalah aura yang terpancar dari sepuluh makhluk tersebut. Itu jelas-jelas aura pendekar bumi.

Sepuluh makhluk itu semuanya memiliki aura seorang pendekar bumi. Tekanan mereka memang tidak sampai menyebabkan tanah bergetar atau menciptakan gempa bumi.

Namun para pendekar yang hadir dapat merasakannya dengan jelas. Tidak mungkin mereka salah. Kesepuluh makhluk tersebut adalah pendekar bumi.

“Sepuluh... pendekar bumi?”

Seorang tamu berbisik dengan suara gemetar.

“Bagaimana mungkin?”

“Bagaimana Hantu Pedang menciptakan pasukan seperti itu?”

Para anggota Sekte Lembah Hantu Kegelapan juga tampak pucat. Mereka baru saja mengira jumlah pasukan mereka menjadi keuntungan terbesar. Sekarang, sepuluh pendekar bumi tiba-tiba muncul di hadapan mereka.

Gao Rui sendiri justru menoleh ke belakang. Ia menatap kesepuluh makhluk tersebut.

“Aku mau bertarung.”

Ia mengangkat pedangnya.

“Jangan ganggu aku.”

Kesepuluh makhluk itu saling memandang. Mereka tampak kikuk.

Perintah tuan mereka jelas. Lindungi bocah ini. Namun bocah tersebut justru menolak perlindungan mereka.

Makhluk dengan wajah naga kembali menatap Gao Rui.

“Tuan memerintahkan kami untuk melindungimu.”

Gao Rui menjawab santai.

“Aku tidak membutuhkannya.”

Lan Suya yang melihat interaksi tersebut tidak dapat menahan tawanya.

“Pfft...”

Ia menutup mulutnya sambil tertawa kecil.

Gao Rui kemudian kembali menatap para makhluk kegelapan itu.

“Jika kalian menggangguku, aku akan bilang kepada Paman agar menarik kalian saja.”

Kesepuluh makhluk tersebut langsung terdiam. Mereka saling memandang. Ancaman tersebut ternyata jauh lebih menakutkan daripada yang mereka bayangkan.

Gao Rui memutar-mutar pedang di tangannya.

“Sekarang diam di sana.”

Setelah mengatakan itu, Gao Rui menjadi orang pertama yang bergerak.

Wusss!

Tubuhnya melesat ke arah salah satu anggota Sekte Lembah Hantu Kegelapan.

Lan Suya segera mengikutinya.

“Rui’er!”

Tubuh Lan Suya juga bergerak maju.

Kesepuluh makhluk kegelapan akhirnya ikut bergerak. Mereka mengikuti Lan Suya dan Gao Rui dari belakang, siap melindungi keduanya kapan pun diperlukan.

Melihat Harta Langit telah bergerak, para tamu undangan juga tidak tinggal diam.

“Serang!”

Teriakan terdengar dari dalam ruangan. Para pendekar langsung menerjang. Pedang beradu dengan pedang. Aura berbagai teknik memenuhi ruangan.

Pertarungan akhirnya pecah di seluruh kediaman Keluarga Wong. Di tengah kekacauan tersebut, Sha Nuo kembali menatap Gu Shu. Pria itu masih berdiri di dekat tembok.

Sha Nuo mengangkat pedangnya.

“Mari kita lanjutkan pertarungan ini.”

“Jangan sampai membuatku cepat bosan.”

Gu Shu belum sempat menjawab.

Wusss!

Tubuh Sha Nuo menghilang.

Dalam sekejap, ia telah berada tepat di depan Gu Shu. Pedangnya langsung diayunkan.

Gu Shu terkejut. Ia segera mengangkat pedangnya untuk menahan serangan tersebut.

Klang!

Kedua pedang kembali beradu.

Namun kali ini berbeda. Sha Nuo meningkatkan kekuatannya. Tekanan yang jauh lebih mengerikan langsung menghantam Gu Shu.

Wajah Gu Shu berubah. Ia masih mampu menahan pedang Sha Nuo. Namun ia tidak mampu menahan tekanan yang mengikuti serangan tersebut.

Tubuhnya terdorong ke belakang.

“Khh!”

Gu Shu menggertakkan giginya. Kakinya terus bergeser. Tubuhnya menghantam tembok.

Brak!

Tembok tersebut langsung hancur. Tubuh Gu Shu menembus dinding dan terlempar keluar menuju halaman.

Boom!

Tanah di luar kediaman bergetar ketika tubuhnya jatuh. Gu Shu berguling beberapa kali sebelum akhirnya berhenti.

Darah keluar dari mulutnya. Ia mengangkat kepala dengan susah payah.

Namun sebelum sempat berdiri, ia melihat ke arah Sha Nuo. Pria itu tertawa kecil.

“Begitu saja?”

“Apa kau ingin pertarungan ini berlangsung dengan cepat?”

Tatapan Sha Nuo menjadi tajam. Ia kemudian bergerak mengejar Gu Shu.

1
y@y@
🌟💥👍🏼💥🌟
Kazuma
meskipun terlambat semoga sehat
Kazuma
sesama gelap
Aghaffar
gaaaas tuan kotany paman nuo
Jeffie Firmansyah
mau cari untung malah buntung... itulah orang serakah.. wkwkw 👍👍👍💪💪💪💪
Quin alena
rasanya baru sekejap bacanya Thor, kurang sangat.. terimakasih thor, sehat2 n berkah selalu🙏
Zainal Arifin
joooooooosssss 😍😍
Mamat Stone
😈
Mamat Stone
👻
Mamat Stone
😈
Mamat Stone
👊
Mamat Stone
/Casual/
Mamat Stone
/CoolGuy/
Mamat Stone
/Smirk/
Mamat Stone
/Joyful/
Mamat Stone
/Bye-Bye/
Mamat Stone
/Shhh/
Mamat Stone
/Smile/
Mamat Stone
/Proud/
Mamat Stone
👻
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!