Indonesia
NovelToon NovelToon
Atas Nama Dendam

Atas Nama Dendam

Status: tamat
Genre:Mafia / Obsesi / Dendam Kesumat / Tamat
Popularitas:83.9k
Nilai: 5
Nama Author: Vitanov

Atas nama Dendam, Evelyn gadis 18 tahun terjebak menjadi tawanan nafs* seorang mafia kejam bernama Dark 35 tahun,

Di satu sisi... Evelyn juga merebut Elard 20 tahun pria yang di cintai oleh kakak tirinya Sania, pria itu juga adalah keponakan Dark....Elard jatuh cinta hingga pria itu mau melakukan segalanya demi Evelyn.

Namun tentu saja Evelyn melakukan semua itu karna dendamnya, Elard Depresi...karna cinta yang tak sampai...

Akankah Dari dan Elard tau mereka mencintai gadis yang sama......?
pada cinta siapa Evelyn berlabuh...?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vitanov, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hati Yang Puas

Paula menangis dan meraung ketika putra kesayangannya di tarik paksa untuk keluar dari rumah. wanita itu memohon agar putranya di lepaskan..

''Sayang, bagaimana sekarang...bagaimana anak kita...aku tak bisa membiarkannya masuk penjara sayang, lakukan sesuatu..''jerit Paula histeris.

Sementara pelayan yang sedang menahan tubuh Evelyn membeku ketika gadis itu tak ingin masuk ke dalam kamar..

''Eve...''

''Ssst....kita akan menikmati pertunjukan dan aku tak ingin melewatkannya.''bisik Evelyn dengan mata yang penuh dendam.

Evelyn sudah menunggu saat ini sejak lama, dimana ia akan melihat satu persatu dari mereka akan hancur, di depan matanya.

''Apa yang harus kita lakukan lagi, anak kita bersalah dan biarkan polisi mengerjakan tugas...''ucap Robert dengan pasrah sambil menatap polisi..

''Kami akan mengikuti proses yang ada...''

''Bagus...itu yang kami inginkan tuan..silahkan ikut ke kantor dan kami akan jelaskan kasus anak anda..''pria berseragam itu tersenyum..lalu memerintahkan anak buannya untuk membawa Andro yang meronta tak ingin di bawa..

''Lepaskan.....apakah ini semua karna dirimu Eve...kau yang melaporkanku,...awas kau...''teriak Andro kesal...

Dan semua mata kini memandang Evelyn yang masih berdiri di pintu...gadis itu mengangkat bahu...

''Aku sama sekali tidak tau maksudmu Andro....kau pikir aku mampu melakukannya...'' balas Evelyn dengan senyuman heran.

Paula dan Sania saling menatap dengan pikiran yang sama...dia tak bisa begitu saja menganggap angin lalu pernyataan Andro...gadis ini pasti terlibat..Paula mengepalkan tangannya dengan kuat, namun belum saatnya memberi pelajaran pada pria ini...tentu saja, belum saatnya karna Robert akan membela anaknya...dan lagi perhatian Paula sekarang masih tertuju pada Andro bagaimana membebaskan anaknya.

Sambil menahan geraman, Paula lalu lalu meraih tasnya dan mengikuti Andro dengan Sania juga Robert ke kantor polisi..

Hening...

Evelyn menatap sekelingnya ketika menyadari pada rubah betina itu sudah pergi dan meninggalkan tempat ini dan itu artinya adalah kedamaian..

''Apakah hatimu sudah puas..''bisik Dina menyentuh bahu Evelyn dengan lembut.

Sementara...

Evelyn hanya tersenyum dingin...

''Semua sakitku dan ibuku tak akan pernah bisa hilang begitu saja Dina, dan aku masih ingin melihat pertujukan lainnya...''

Dina hanya menghela nafas, membayangkan sang nona sekaligus sahabatnya begitu terobsesi dengan dendam, dia tau luka hati Eve sudah terlalu dalam, namun melihat gadis ini tidak memikirkan hal lain selain balas dendam membuat Dina takut...dia takut kalau balas dendam Eve suatu saat akan menjadi bumerangnya sendiri, dan menyakitinya dengan begitu kuat,..

Dina menuntun Eve menuju kamar kecilnya untuk beristirahat, tubuh Eve di pukul menggunakan kabel dan itu menyakitkan dan meninggalkann bekas luka di tubuhnya..

''Hati-hati Eve...''

''Tentu saja...terimakasih Dina..''

Evelyn mencoba berbaring dan mengerang ketika tubuhnya sakit sekali..padahal tadi dia tidak merasakan apapun ketika di pukul Paula..

Dina membuka kemeja milik Evelyn...

''Berbaliklah aku akan mengolesi punggungmu dengan minyak ini agar kau merasa lebih baik..''

''Baiklah Dina...oh...sakit sekali...''keluh Eve berbaring menelungkup...Dina dengan hati-hati mengoles minyak di punggung Eve...sembari menyumpahi Paula..

''Lihatlah wanita tua itu memukulmu,..bahkan punggungmu terlihat memar seperti ini Evelyn..aku akan membeli obat demam untukmu Eve....kau akan merasa lebih baik.''

''Tidak...aku bahkan tak punya uang untuk membeli obat, oleskan saja Dina...aku masih muda dan kuat..luka ini akan menghilang segera..''suara Evelyn bergetar menahan sakit.

Dina meneteskan airmata....melihat punggung Evelyn yang mengenaskan...

''Aku punya sedikit uang yang aku dapat dari tuan Robert..jadi pakailah untuk membeli obat apapun yang mempercepat kesembuhanmu Eve...aku tak mau kau kesakitan seperti ini...''

Usai mengoleskan obat, Evelyn menegakan tubuhnya berusaha memakai pakaiannya kembali lalu membeku ketika Dina menyimpan uang di dalam genggaman tangannya..

''Dina....''

''Kita sudah seperti saudara, aku sedih jika kau terluka Eve....jadi kau harus sembuh..''

Airmata Evelyn menetes di wajahnya..sungguh Dina sangat baik kepadanya..hingga dia tak bisa berhenti mensyukuri persahabatan indah ini...

Evelyn memandang uang itu, dan menggenggamnya penuh rasa sesak...

''Seharusnya...kami yang menggajimu Dina...''bisik Evelyn dengan sedih..

''Hey....aku sahabatmu, aku pelayan dirumah ini tapi kita adalah sahabat...dan sahabat tak akan pernah tega melihat sahabatnya menderita.''bisik Dina..

Lalu sekali lagi mereka saling memeluk dengan dalam...dan beberapa saat kemudian, ponsel Evelyn berdering dan membuatnya terkejut...

''Apa.....kau akan menggusur makam sekarang...''jerit Evelyn hampir pingsan..

Semua kesakitannya di punggungnya hilang seketika...astaga dia lupa kalau ini adalah hari terakhir dia harus membayar perpanjangan makam selama setahun atau makam ibunya akan digusur...

''Tidak.....aku mohonn jangan melakukan apapun sebelum aku datang tolong.......'' jerit Evelyn seolah menjadi gila.

Evelyn meraih tasnya dan melangkah keluar..

''Ada apa Eve.....''tanya Dina penasaran..

Sambil menangis, Evelyn menjelaskan...

''Makam ibuku akan di gusur hari ini...aa...aaku harus pergi hari ini Dina...''jerit Evelyn dengan suara tercekat..

Dina mengangguk, masih berusaha menuntun Evelyn menuju halaman rumah dan gadis itu berlari ke pinggir jalan untuk melihat siapapun yang lewat disana..hingga Evelyn menjadi sedih luar biasa...

Tak berapa lama kemudian, sebuah mobil muncul dan membuat Evelyn menghampiri mobil itu...dan pemilik mobil itu ialah Elard...

pria itu keluar dari sana dengan kerutan di dahinya..

''Eve...ada apa...''

''Aa...apa kau bisa menolongku Elard...''

Pria itu mengangguk tanpa ragu, segera Evelyn masuk ke dalam mobil dan mereka meninggalkan rumah..

*******

Sepanjang jalan, Evelyn hanya diam saja,...sementara Elard memilih tidak bertanya terlalu banyak hingga mereka memasuki sebuah lokasi pemakaman umum, dan Eve memilih berhenti..

Gadis itu tersenyum berusaha menyembunyikan kesedihannya yang tergambar jelas..

''Eve,.....''

''Terimakasih atas tumpangannya....kau boleh pergi Elard..''

Usai berkata Evelyn keluar dari dalam mobil dan tidak lagi melihat ke belakang...sementara Elard memandang sekitarnya dan mengerutkan kening...apa yang sedang terjadi pada Eve...?

Sedangkan Evelyn menjerit keras ketika melihat beberapa pria mulai menggali makam sang ibu...

''Oh...tidak...''

Evelyn berlari cengan cepat dan langsung mendorong tubuh para pekerja itu untuk berhenti menggali makam ibunya..

''Hentikan aku mohon....jangan menggali makamnya...'' jerit Evelyn dengan suara yang bergetar..

Evelyn tersungkur di depan makam sang ibu dan menghalangi mereka yang hendak menggali...salah seorang dari mereka menatapnya dengan tajam...

''Menyingkir sekarang karna waktumu sudah habis...menyingkir dari sini cepat......''

''Tidak...aku tak bisa melakukannya, dia ibuku bagaimana bisa kalian mau mengambilnya dariku aku mohon...''

Kali ini Evelyn mengadahkan tangannya untuk memohon belas kasih sementara pria itu tertawa...

''Menyingkir atau aku akan menguburmu bersama ibumu..''desisnya mengancam..

Dan bukan hanya sekedar ancaman, pria itu mengambil besi dan hendak memukul Evelyn...

''Hentikan........''suara Elard begitu tegas di belakangnya..

Hening...

Evelyn tidak menyangka Elard belum meninggalkan tempat ini....

Pria itu menoleh....

''Jika kau tidak bisa membayar perpanjangan makam ini maka pergilah dari sini...''

Elard tersenyum dingin...

''Aku akan membayar kalian untuk memindahkan makam ibu Evelyn ke tempat yang lebih layak..''ucap Elard tegas..

Deg!!!!!!

''Apa..........'' suara Evelyn tercekat di tenggorokannya...

1
Deni Mahrani
keren
Qaisaa Nazarudin
Lelaki yg baik hanya untuk wanita yg baik2 juga..AlhamdulillahnAkhirnya Elard menemui kebahagiaan sendiri 🤲🏻🤲🏻🤲🏻
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwk kenyataan nya sekarang berputar 360%.. Evelyn merebut Elard dr Sonia,Tapi Elard malah nikah dgn Tiara adek nya Sonia…😂😂
Qaisaa Nazarudin
Makanya jgn hidup penuh dgn dendam,
Qaisaa Nazarudin
Kok Eve lg, bukannya Tiara ya??!🤫🤫😇😇
Qaisaa Nazarudin
BODOOOHH tapi SOK PINTAR akhirnya menjerat leher sendiri demi dendam mu 🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Walaupun kau gadis yg tlah ternida,harusnya kau bisa mempertahan kan harga diri mu,Kau tolak dgn tegas bahwa kau bukanlah pelacur dan wanita panggilan,BODOH,Aku kecewa pada mu Evelyn..🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️😡😡
Qaisaa Nazarudin
Gila,,, pakai pelicin aja Evelyn,niar cincin itu gampang di lepaskan..
Qaisaa Nazarudin
Dark..
Qaisaa Nazarudin
Tapi bukan juga kamu harus mampaatin Elard dong Evelyn, kasihan Elard..
Qaisaa Nazarudin
Terus Elard cuman diam aja menyaksi kan semua itu??!!🤦🏻‍♀️🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Semoga Sark bisa membalaskan dendam Evelyn ke si pelakor dan anaknya,kalo seandai Evelyn menjadi milik Dark..
Qaisaa Nazarudin
Kasihan Evelyn,semoga Elarnd dtg menolong Evelyn cepat..🙏🏻🙏🏻🥺🥺
Qaisaa Nazarudin
Yeeezzz Bagus Evelyn jangan mau di tindas..👏🏻👏🏻👍🏻👍🏻
Dewi Soraya
rasain mkny jgn jd penghianat
Dewi Soraya
waduh pans ni elard m tiara
Dewi Soraya
q g sk visual dark deh.dignti yg bule2 aj np.kn byk yg ckep
Ami!Ra@991
kisah cerita tak terpenuhi.
lagi menarik ceritay pas d tengah jln sdh putus 😁🤣😅
Rose_Ni
What!!Sekarat?!kenapa gak ko'it aja sekalian
Rose_Ni
Ratih...Ratih...😪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!