Indonesia
NovelToon NovelToon
Samson Otot Kawat Tulang Lunak

Samson Otot Kawat Tulang Lunak

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Penyelamat / Sci-Fi
Popularitas:760
Nilai: 5
Nama Author: PenaGabut_

Punya nama Samson Perkasa Putra dan postur gagah setinggi 178 cm ternyata jadi beban berat buat Samson. Dituntut Papi jadi cowok macho penerus bengkel, Samson malah lebih paham urusan skincare dan bakat histeris tiap liat kecoa. Kehidupan Samson makin riweh saat dia harus bertahan di antara harapan keluarga yang manly abis, godaan gosip tetangga, hingga urusan asmara yang serba salah. Bisakah Samson membuktikan kalau pria "otot kawat, tulang lunak" juga punya caranya sendiri buat jadi pahlawan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon PenaGabut_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aliansi Muka Glowing

"Apa-apaan ini?! Main gulung tanah orang sembarangan aja lu?!" sembur Bang Jarot sambil menunjuk tepat ke hidung pria berjas hitam itu.

Suara bentakan Bang Jarot menggema keras di halaman Bengkel Perkasa Putra. Pria berjas hitam bernama Pak Niko itu cuma merapikan kerah jasnya dengan santai, lalu tersenyum meremehkan ke arah kerumunan di depannya. "Ini surat resmi dari perusahaan Developer Mega Indah, Mas," balas Pak Niko dingin sambil menepuk-nepuk dokumen berstempel emas di tangannya. "Lahan pasar tradisional dan bengkel tua ini sudah dibeli investor. Minggu depan, seluruh bangunan di area ini bakal diratakan dengan tanah buat dibangun kawasan mall modern."

Samson yang mendengar kata diratakan dengan tanah langsung histeris. Ia melangkah maju dua tindak dengan jemari yang bergetar hebat.

"Pak Niko yang terhormat! Bapak tahu enggak, kalau bengkel ini digusur, koleksi skincare saya mau ditaruh di mana?! Toner, serum, sama sunscreen saya itu butuh suhu ruangan yang stabil, enggak bisa kena debu buldozer!" jerit Samson memprotes keras, mengabaikan fakta bahwa bengkel Papi juga ikut terancam.

Pak Niko melirik Samson dari atas ke bawah, lalu tertawa mengejek. "Halah, cuma urusan tempat krim kecantikan sama bengkel kumuh begini aja heboh. Pokoknya minggu depan semua harus kosong! Kalau enggak, kita bawa buldozer paksa!"

Kenanga yang sejak tadi diam langsung melangkah cepat. Dengan gerakan kilat, jari jemari Kenanga mencengkeram kerah jas Pak Niko hingga pria berdasi itu terangkat sedikit dari tanah. "Lu dengar ya, Pak Jas Rapi! Pasar Subuh itu tempat nyari makan ratusan pedagang kecil, termasuk padepokan silat dan bengkel Pak Joko! Jangan sok berkuasa lu di sini!" gertak Kenanga dengan mata menyala penuh amarah.

Pak Niko mulai panik, wajahnya pucat melihat kebrutalan Kenanga dan puluhan anggota geng motor Bang Jarot yang mulai mengepung mobil sedannya.

"K...kkaa..lian mau main keroyokan, ya?! Ini hukum resmi!" ucap Pak Niko ketakutan sambil berusaha melepaskan cengkeraman Kenanga.

"Bodo amat sama hukum investor lu!" sahut Bang Jarot sambil memukul kap mobil sedan Pak Niko dengan rantai besinya. CRANG! "Gue dan anak-anak Serigala Jalanan kagak bakal biarin lapak pasar ini digusur! Apalagi... janji konsultasi skincare gratis gue sama Samson bisa batal!"

Samson terharu melihat Bang Jarot yang mendadak membela hak-hak estetikanya. Ia mengusap sudut matanya yang sedikit basah. "Aduh... Bang Jarot sweet banget deh, sampai bela-belain keselamatan rutin skincare kita..."

"Lepasin gue! Pokoknya minggu depan kita datang bawa alat berat!" teriak Pak Niko begitu Kenanga mendorongnya masuk kembali ke dalam mobil sedan. Mobil mewah itu langsung tancap gas ngacir meninggalkan halaman bengkel dengan meninggalkan kepulan debu tebal.

Suasana halaman Bengkel Perkasa Putra mendadak hening dan tegang. Papi terduduk lemas di atas ban bekas, memegangi kepalanya yang pusing. Mami meremas daster batiknya dengan raut wajah cemas. "Gimana ini, Papi... Kalau bengkel dan pasar digusur, kita mau makan apa? Arisan Mami juga bisa bubar jalan..." keluh Mami lesu.

Kenanga melipatkan tangannya di dada. "Kita kagak bisa tinggal diam. Pengembang kayak gitu biasanya punya celah hukum atau kecurangan. Kita harus cari tahu siapa bos besar di balik Developer Mega Indah itu."

Bang Jarot menepuk dadanya tegap. "Gue sama anak-anak geng motor siap bantu mengintai markas mereka! Informasi jalanan itu keahlian kita."

Samson yang melihat solidaritas tak terduga antara cewek tomboi, geng motor garang, dan keluarga bengkelnya, tiba-tiba merasakan gelombang keberanian aneh membakar dadanya. Ia membusungkan dada bidangnya, merapikan tatanan rambut poni dengan gaya anggun namun tegas. "Benar kata Mbak Ken dan Bang Jarot! Kita harus berjuang bersama!" seru Samson bersemangat.

Samson mengedip-ngedipkan matanya centil dan polos, berusaha memasang raut muka paling menggemaskan yang ia miliki.

"Samson enggak akan biarin buldozer barbar itu merusak ketenangan hidup kita dan merobohkan meja rias kesayangan Samson!"

Kenanga tersenyum tipis melihat tingkah cowok bongsor di sebelahnya. "Nah, gitu dong. Badan gede lu harus berguna, Sam."

"Tapi ingat ya, Mbak Ken... kalau nanti kita mata-matai musuh, tolong operasinya jangan malam-malam banget, Night cream aku efektifnya bekerja pas jam tidur biologis," rengek Samson kembali ke sifat aslinya.

Bang Jarot, Kenanga, Papi, dan Mami cuma bisa menepuk jidat bersamaan. Aliansi paling tidak masuk akal dalam sejarah Pasar Subuh resmi dibentuk: seorang pemuda centil pecinta skincare, cewek tomboi ahli silat, dan geng motor berkumis tebal siap bersatu melawan korporasi raksasa demi menyelamatkan masa depan mereka!

Malam harinya, markas geng motor Serigala Jalanan yang biasanya dipenuhi kepulan asap rokok dan deru mesin mendadak berubah fungsi.

Di bawah pendar lampu neon remang-remang, puluhan pria garang bertato naga dan berjaket kulit tebal duduk rapi berjejer di atas karpet plastik. Di depan mereka berdiri Samson, lengkap dengan bando pita merah muda penahan poni dan pouch kosmetik warna pastel yang terpajang megah di atas meja kayu.

"Perhatian semuanya! Sebelum kita menyusun strategi penyusupan ke kantor pengembang besok pagi, rapat koordinasi malam ini kita buka dengan agenda paling krusial: pencerahan pori-pori dasar! seru Samson seraya menepuk tangannya anggun.

Bang Jarot yang duduk paling depan manggut-manggut patuh, membiarkan Samson mengoleskan sejenis gel bening aromaterapi ke wajah berkumis tebalnya. "Iya juga ya, Sam... kalau kita mau nyusup ke gedung perkantoran mewah, muka kita kagak boleh keliatan kayak DPO kasus begal. Harus keliatan klimis dan berkelas."

"Betul banget, Bang Jarot!" puji Samson berbinar-binar. "Pria berwibawa itu pinter merawat aset aset jaringan epidermis wajahnya, bukan cuma pandai mengayunkan rantai besi!"

Di sudut ruangan, Kenanga menyandarkan tubuhnya ke dinding kayu sambil melipat kedua tangan. Ia menggelengkan kepala menyaksikan pemandangan yang menggelitik di depannya: belasan preman garang yang biasa ditakuti warga kini sibuk menepuk-nepuk pipi mereka sendiri dengan toner eksfoliasi atas arahan Samson.

"Gila lu ya, Sam. Lu malah bikin grup geng motor ini berubah jadi tempat arisan kecantikan," cetus Kenanga dengan helaan napas terkekeh.

Samson membalikkan badan, berkacak pinggang seraya mencibir centil. "Aduh Mbak Kenanga sayang, estetika itu hak segala bangsa! Lagipula, pas kita nyusup besok, Samson udah punya rencana genius. Kita kagak perlu pakai kekerasan yang bikin baju lecek atau kuku patah!"

Kenanga menyipitkan mata, tertarik. "Oya? Gimana rencana lu?"

"Pak Niko tadi bilang bos besarnya orang kaya yang perfeksionis, kan?" Samson mengedipkan matanya penuh rahasia. "Samson yakin, orang kelas atas itu pasti paling sensitif sama penampilan dan higienitas. Kita bakal masuk pakai penyamaran sebagai tim penilai kelayakan estetika dan sanitasi bangunan! Bang Jarot dan anak buahnya jadi pengawal VIP, Mbak Kenanga jadi bodyguard pribadi saya, dan Samson... tentu saja jadi sang konsultan utama!"

Anak buah Bang Jarot yang mukanya masih dipenuhi krim putih tebal langsung bertepuk tangan riuh. "Setuju! Mantap banget ide Bro Samson!"

Kenanga mengamati Samson dari ujung kepala sampai ujung kaki. Cowok berotot bidang setinggi 178 sentimeter itu mungkin penakut setengah mati sama kecoa dan takut kotor air becek, tapi keberanian serta kreativitasnya untuk mempertahankan apa yang ia sayangi sungguh tak terduga.

"Boleh juga otak lu, Sam. Yaudah, sekarang lu selesain tuh ritual oles-oles krim lu. Besok pagi-pagi kita bergerak ke markas Developer Mega Indah sebelum para buldozer itu mulai memanaskan mesin!"

"Siap, Mbak Ken!" seru Samson mantap seraya mengangkat jari kelingkingnya tinggi-tinggi ke udara. "Demi Bengkel Papi, demi Pasar Subuh, dan demi keselamatan seluruh jajaran botol skincare mahal milik Samson Perkasa Putra!"

-"Penyamaran yang paling sempurna bukanlah dengan menjadi tidak terlihat, melainkan dengan tampil begitu memukau hingga lawan lupa menanyakan surat tugas."-

Lanjut... ya.... Jeng! Yukkk... cusssssss.

1
🍓ADIRA🍓
kwkwkwk kedip^ berharap ada yang terpesona ye Son 😂😂😂
🍓ADIRA🍓
Coba Samson majunya pake daster dan bando pink andalan pasti lucu 🤣🤣🤣
🍓ADIRA🍓
Mirip menaranya papi gak tuh Mi 🤣🤣🤣
🍓ADIRA🍓
Daster emng is the best ya Mam 😂😂
🍓ADIRA🍓
kwkwkwk kehangatan 🤣🤣🤣
🍓ADIRA🍓
hati^ bang Jarot, jangan sampe menaranya terguncang yeee 🤣🤣🤣
🍓ADIRA🍓
bener-bener bando unggulan ini 🤣🤣🤣
Siti Choiriyah
cus tak kepoin... gk seru gk tak kasih gif🤗
🍓ADIRA🍓
Kwkwkwk Kenjiro bakal tersamson-samson ni 🤣🤣🤣
🍓ADIRA🍓
jangan panggil sayang son, jadi gagal paham kita 🤣🤣🤣
🍓ADIRA🍓
hati^ ye Kenjiro,,, jangan smpe terpesona sma Samson loh 🤣🤣🤣
🍓ADIRA🍓
yang ada Kenjiro kaboor karna geli samamu Son 🤣🤣
🍓ADIRA🍓
kwkwkwkw bando andalan 🤣🤣🤣
🍓ADIRA🍓
kwkwkw 🤣🤣🤣🤣
🍓ADIRA🍓
kwkwkwkw bang Jarot 🤣🤣🤣
🍓ADIRA🍓
Ayo buktikan sama si Kenjiro, Son 💪
🍓ADIRA🍓
etdah bang Jarot 🤣🤣 ambil kesempatan dalam kesempitan 🤣🤣🤣
🍓ADIRA🍓
dengerin noh Son 🤣🤣🤣
🍓ADIRA🍓
etdah ni bocahh. 🤣🤣
🍓ADIRA🍓
🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!