Indonesia
NovelToon NovelToon
Batal Cerai Setelah Suami Mendengar Isi Pikiran Sang Istri

Batal Cerai Setelah Suami Mendengar Isi Pikiran Sang Istri

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Penyesalan Suami
Popularitas:312k
Nilai: 5
Nama Author: Santi Suki

Lorenzo Matteo Romano sudah mantap menceraikan Alina Seraphine Bellamy, setelah tiga tahun menikah.

Namun, kecelakaan terjadi tepat setelah Lorenzo mengajukan perceraian. Ketika sadar, Lorenzo justru mendapatkan kemampuan aneh—ia bisa mendengar isi pikiran Alina.

Betapa terkejutnya Lorenzo saat mengetahui bahwa wanita yang selama ini terlihat begitu patuh ternyata menyimpan segudang rahasia, keluhan, dan komentar pedas yang tak pernah berani diucapkannya.

Lorenzo akhirnya memutuskan berpura-pura amnesia agar perceraian mereka batal.

Sayangnya, rencana itu justru membuat Alina semakin stres. Sebab, di depan Lorenzo, Alina harus tetap menjadi istri yang lembut dan penurut.

Sementara di dalam hatinya, “Ya Tuhan, kenapa orang ini belum juga ingat kalau dia mau menceraikanku?!”

Sejak saat itu, pernikahan mereka berubah menjadi permainan rahasia: seorang istri yang tak sadar isi kepalanya bisa didengar, dan seorang suami yang berbalik mati-matian mempertahankan pernikahannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Santi Suki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6

Petang itu, setelah hampir seharian berbaring di ranjang rumah sakit, Lorenzo mulai merasa tubuhnya lengket dan tidak nyaman. Sementara Alina duduk manis sambil memangku laptop dengan tubuh yang segar dan wangi sabun.

Seorang perawat masuk membawa baskom kecil, handuk, dan pakaian bersih. “Selamat sore, Tuan Romano. Saya akan membantu membersihkan tubuh Anda.”

Lorenzo langsung menggeleng. “Tidak perlu.”

Perawat itu berhenti. “Tapi Anda belum mandi sejak kemarin.”

“Aku tahu.”

“Kalau begitu, saya bantu membersihkan tubuh Anda.”

“Tidak!” jawaban Lorenzo terlalu cepat.

Perawat mengerjapkan mata. “Kenapa?”

Lorenzo menghela napas. “Aku tidak nyaman kalau orang lain yang membersihkan tubuhku.”

Perawat itu tersenyum maklum. “Kalau begitu, siapa yang Anda inginkan untuk membantu?”

Lorenzo terdiam. Matanya tanpa sadar melirik ke arah sofa. Alina sedang sibuk mengerjakan pekerjaannya.

“Alina.”

Perempuan itu langsung mengangkat kepalanya. “Apa?”

Lorenzo mengangguk. “Bersihkan tubuhku.”

Alina menunjuk dirinya sendiri. “Kenapa aku?”

“Karena kamu istriku.”

Alina terdiam.

“Istriku? Sekarang ingat kalau aku istrimu?Kemarin mau cerai. Hari ini minta dibersihkan tubuhnya. Tak menyangka pesat sekali perkembangan hubungan kita.”

Lorenzo menahan wajahnya agar tidak berubah.

Perawat justru tersenyum. “Kalau begitu, saya siapkan semuanya.”

Begitu perawat keluar, Alina berdiri sambil membawa baskom. Dia berjalan mendekati tempat tidur.

“Buka bajumu dulu!” perintah Alina dan Lorenzo pun membuka kancing baju satu persatu.

Sementara Alina membasahi handuk kecil dan siap membersihkan badan suaminya. Begitu wanita itu mengangkat kepala, ekspresi wajahnya berubah. Mata Alina yang tanpa sengaja melihat tubuh bagian atas milik Lorenzo, langsung berbinar seperti muncul love-love.

“Astaga. Astaga. Astaga.”

Tubuh Alina mendadak mematung. Tangannya berhenti.

Lorenzo langsung menyadarinya. “Ada apa?”

“Tidak ada.”

Alina buru-buru mengalihkan pandangan. “Angkat tanganmu.”

Lorenzo menurut.

Alina mulai membersihkan lengannya dengan handuk hangat. Jangan ditanya bagaimana irama jantung wanita itu. Saking kerasnya sampai tangan dia gemetaran.

Lorenzo mengangkat alis. “Kenapa dia panik?”

Mata Alina kembali melirik ke arah perut Lorenzo. Dan kali ini matanya benar-benar membesar.

“Ya Tuhan!”

Selama ini Alina selalu mengira tubuh Lorenzo biasa saja. Dia belum melihat suaminya berganti pakaian. Selama tiga tahun menikah, mereka tidur di kamar berbeda dan hampir tidak pernah berada dalam situasi sedekat ini.

Namun sekarang, Alina melihat sendiri tubuh Lorenzo ternyata jauh dari kata biasa. Dadanya bidang. Bahu dan lengannya terbentuk dengan baik. Perutnya terlihat tegas, dengan garis otot yang samar tetapi jelas.

Alina membeku.

“Ini ... Ini tubuh siapa?”

Lorenzo menatapnya. “Jelas tubuhku sendiri.”

Alina buru-buru menunduk.

“Kenapa selama ini aku tidak pernah tahu? Selama tiga tahun aku hidup bersama pria seperti ini? Dan aku malah mengira badannya biasa saja?

Sudut bibir Lorenzo nyaris terangkat.

Alina melanjutkan dalam hati.

“Astaga. Dadanya bidang, bahu lebar. Lengannya juga bagus. Perutnya ....”

Mata Alina kembali turun ke arah perut, sekilas.

Lorenzo menahan napas.

“Oh, tidak. Jangan lihat!” Namun, Alina justru melihat lagi. “Perutnya ada kotak-kotaknya!”

Lorenzo memejamkan mata. Mukanya sudah merah padam mendengar isi hati sang istri yang ternyata bisa seliar itu.

“Ya Tuhan.” Alina menggigit bagian dalam pipinya. “Selama ini aku mencari pria dengan tubuh seperti ini di dalam khayalanku. Padahal barangnya ada di rumah sendiri. Suami yang mau menceraikan ku. Suami menyebalkan. Suami kulkas.”

Lorenzo membuka mata. “Barang?” Pria itu menatap istrinya.

Sementara Alina sedang berusaha mati-matian memasang wajah datar. Dia pun menghela napas.

“Kenapa kulkas bisa punya perut seperti itu?”

Lorenzo hampir tertawa. Dia merasa sangat puas. Ternyata Alina menganggap tubuhnya menarik. Bahkan terlalu menarik.

“Baru tahu tubuhku memang bagus?” Lorenzo melirik perutnya sendiri. Entah kenapa dadanya terasa sedikit membusung.

Alina kembali mengusap lengannya. “Jangan bergerak.”

“Aku tidak bergerak.”

”Jangan sampai salah sentuh juga, Alina. Jangan sampai matamu bergerak ke tempat lain. Jaga harga diri.”

Lorenzo menahan senyum karena merasa istrinya sangat lucu.

Beberapa detik kemudian Alina kembali melirik perut Lorenzo.

“Sedikit saja. Tidak ada yang tahu.”

Lorenzo langsung menangkap gerakan matanya. “Alina.”

“Iya?”

“Kamu kenapa?”

“Tidak kenapa-kenapa.”

“Gawat. Jangan-jangan dia tahu aku lihatin badannya.”

Lorenzo tersenyum tipis. “Apa kamu sedang memikirkan sesuatu?”

Alina langsung kaku. “Tidak.” Jawabnya sangat cepat.

Lorenzo semakin yakin. “Benarkah?”

“Benar.”

“Tanganmu gemeteran,” bisik Lorenzo, lalu tersenyum manis.

“Itu perasaan kamu saja,” balas Alina dengan wajah yang memerah seperti tomat busuk.

“Jangan senyum begitu. Kalau senyum begitu terus, aku bisa lupa diri kalau sedang membersihkan tubuh pasien.”

“Ya Tuhan, kuatkan aku dari godaan ini.”

Lorenzo menoleh ke samping untuk menyembunyikan wajahnya. Dia tidak tahu apakah harus tertawa atau merasa tersanjung. Ternyata selama ini Alina menyimpan penilaian yang sama sekali tidak pernah dia duga. Lalu, yang lebih menyenangkan Alina ternyata menganggapnya menarik.

Setelah selesai membersihkan bagian atas tubuhnya, Alina menarik napas lega.

“Badan bagian atas sudah bersih.”

Kemudian matanya jatuh pada bagian bawah tubuh Lorenzo yang masih tertutup selimut. Tangannya kembali kaku.

Lorenzo juga langsung menyadari perubahan suasana. Mereka saling menatap.

Wajah Alina memerah sampai telinganya. “A-aku ....”

Lorenzo berdeham. “Bagian itu, kalau kamu tidak nyaman—”

“Aku tidak bilang tidak nyaman.” Alina langsung menyesal menjawab terlalu cepat.

“Halah-halah ... Kenapa mulutku ikut bicara?!

Lorenzo menahan napas. Wajahnya sendiri mulai memanas. Selama ini dia tidak pernah membayangkan situasi seperti ini.

Alina juga tampak sama gugupnya. Tangannya menggenggam handuk terlalu erat.

“Aku bisa membersihkannya,” kata Alina pelan.

Lorenzo langsung menggeleng. “Tidak perlu.”

“Kenapa?”

“Aku bisa sendiri.”

Alina mengangguk cepat. “Oke kalau begitu.”

“Syukurlah. Kalau aku harus membersihkan bagian itu, mungkin aku yang harus dirawat di ranjang sebelah karena kejang-kejang.”

Lorenzo hampir tertawa. Dia segera menarik selimut sedikit lebih tinggi.

Alina berdiri membelakanginya. “Kalau sudah selesai, panggil aku.”

Lorenzo menatap punggung istrinya. Ada senyum kecil di wajahnya. ”Dia malu.”

Lorenzo merasa dirinya bukan hanya sedang menghibur diri. Dia merasa senang. Karena selama ini dia mengira Alina tidak pernah tertarik kepadanya. Ternyata, dia salah besar.

1
Uthie
Sepertinya memang ada yg dengan sengaja membuat hancur hubungan Alina dan Lorenzo...
bisa jadi itu perbuatan Edgar yg terobsesi dengan Alina...
Uthie
sudah mulai tanda-tanda ada calon Junior mereka sepertinya 😍😍😍🤗
Nanik Arifin
siapa dibalik dokumen yg tiba" tayang , Bianca, Edgar, atau Samuel ??
atau... bahkan bukan ke3nya ??🤔🤔
Maria Filodelia
astaga please lanjutannya harus cepat yah
serius penasaran sekali
ohh tidakkkk Lorenzo - Alinakuuu
Aidil Kenzie Zie
kerjaan Samuel atau Edgar😡😡😡😡
Inooy
aaahh, ka Santiiii..kenapa masalah perceraian yg terpampang nyaa..aq g terima iiiih..aq bakalan demo ma kaka, demo masak maksud nyaaa...🤣🤣🤣
Inooy
😱😱 ooohh tidaaaaakk,,kenapa malah masalah perceraian nya Alina - Lorenzo yg kluaaar..🙈
aduuuhh,,ini permainan siapa iniiii...Edgar kah, Samuel kah,,atooooo Bianca kah?? mereka2 punya peluang utk menghancurkan pernikahan Alina dn Lorenzo..dn mengambil keuntungan dr perceraian nya 😮‍💨
Felycia Fernandez: semuanya ada di tangan Alina,berhasil gak Lorenzo mengikat hati Alina.sepahit apapun cerita nya kalau Alina percaya Lorenzo semua bakalan aman kk
total 5 replies
Inooy
waduh ada apakah inii..??
Inooy
apakah bakalan ada foto random nya??
hheeem,,aq tunggu...😁
Inooy
aq suka kamu yg skarang Ren, kamu makin so sweet ama Alina...🥰
Uba Muhammad Al-varo
apa yang sebenarnya terjadi 🤔🤔🤔
Ita Xiaomi
🤣🤣🤣ndak mau jauhan.
Inooy
iih ka Santi aq suka kebalik balik antara nama papa Alina ama papa nya Lorenzo..yg satu nama nya Alessandro, satu nya lg Alexandre..lidah aq suka belibet baca nya, dn suka ketuker tuker /Facepalm/
Inooy
waaaahh,,,jangan2 ini sebuah tanda akan kehadiran anggota baru niih....
mudah2an beneran tekdung Al 🤭
Inooy
iya Reen calon korban perselingkuhan,,bayangin aj seandai nya kamu g kecelakaan dn dapat keajaiban..belum tentu kamu mo menerima Alina, dn memutuskan hubungan dengan Bianca....
bener apa beneeeerr???😄
Inooy
klo pintar kasih reward dong Aal..😁
Inooy
eng kamu suami nya, tp deket yg benar2 deket kan baru skarang Reen..jd kamu jangan cemburu ama papa mertua mu yg udh mengenal Alina jaaauh sebelum berada dalam kandungan...🤣
Inooy
ayah dn anak sama narsis nya 🤭
klo bukan papa nya memuji, siapa la cobaa..😄
eiiit,,tp skarang mah nambah yg muji nya..yaitu suami ABG nya 😂
Inooy
kulkas nya error permanen Al, maka nya kelakuan nya kaya anak abg baru kenal apa itu cinta 😁...nempel terooooss kaya ulet keket 😂
Esther
Siapa yg berani menganggu pesta keluarga ini ?
Edgar dan Bianca kah ?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!