Cerita ini menceritakan seorang gadis cantik yang baik hati tapi sedikit tomboy dengan seorang pria tampan yang dingin dan juga kaya raya. Yang awal pertemuan mereka penuh dengan kebencian kini dengan seringnya mereka bertuma kebencian itu pudar dengan sendirinya.Dan kini tumbuh menjadi cinta diantara mereka berdua sampai mereka saling menjada satu dengan yang lain.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lisa Andien, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kantor Andre
Samapai Dalam ruangan Andre,Andre meminta sekretaris nya untuk memesankan makan siang untuknya dan juga Sofi.
"Irma,tolong pesankan makan siang untuk saya dan juga istri saya.dan tolong antar keringan saya"titah Andre melalui telepon kantor saat menghubungi sekretaris nya.
"Baik pak"jawab Irma
Tak lama Irma datang membawa nampan pesanan big bos itu.
Tok tok tok
"Permisi pak,Bu,,, ini pesenan makan siangnya"ucap Irma dengan sopan saat masuk keruangan Andre dan dapat persetujuannya.
"Taruh sini saja mbak,,,,"balas Sofi dengan sopan
"Terimakasih mbak"imbuhnya
dan dijawab dengan Irma dengan anggukan kepala dan senyuman.
"Katanya tadi belum makan,udah kamu makan duluan"perintah Andre ke Sofi dan Andre yang masih sibuk dengan layar laptopnya didepannya.Tapi Sofi tak menjawabnya dan tak menyentuk makanannya itu.Dia masih sibuk sendiri dengan ponselnya.
Kemudian Andre yang datang menghampiri Sofi,langsung mengambil ponselnya tanpa meminta persetujuan kepemilikannya.
"Apa apaan sih kamu nich!"ucap Sofi saat kaget Andre yang mengambil paksa ponselnya.
"Salah sendiri dari tadi orang ngomong gak didengerin Mala kamu asyik mainan ponsel"balas Andre
"Udah sekarang kamu makan dulu,baru ponselmu aku kembalikan"imbuhnya lagi dan langsung duduk disamping Sofi untuk makan siang yang dibawakan Irma tadi. Tapi Sofi masih kesal sama Andre dan dari tadi diam saja gak mau ngomong sama Andre.
"Tumben dia ngomong kamu-aku biasanya juga loe-gue.Apa jangan jangan habis kesanbet setan kali yaw,,,"batin Sofi sambil senyum senyum sendiri dan tanpa sadar kalau dari tadi diperhatikan sama Andre.Kini Andre ikut senyum senyum sendiri melihat Sofi
"Ternyata cantik juga dia kalau diam gak bawel seperti biasanya"batin Andre yang setia memandangi Sofi.
cleekk
Pintu ruang Andre terbuka dan masuklah Radit
"Ups,,,,Sorry gue gak tau kalau ada pengantin baru yang lagi makan siang bersama"ucap Radit sambil tersenyum menggoda saat masuk keruangan Andre
"Ada apa"jawab Andre datar
"Gue mau anter laporan saja"jawab Radit
"Heeemmm,,,,taruh di meja dan cepat pergi"ucap Andre tanpa melihat Radit
"Esssstttt sabar bos,,,,"balas Radit
"Kak,,,"sapa Sofi dengan senyuman
dan dianggui Radit
"Udah cepet keluar,mau gue tim,,,,"sebelum selesai Radit langsung lari keluar
"Kabuuuuuurrrr"hindar Radit dari amarah Andre dan Sofi yang melihat tingkah konyol Radit tersenyum sambil geleng geleng kepala.
"Sama orang lain aja bisa senyum senyum,giliran ama gue emosi aja yang ada.dasar cewek aneh"batin Andre saat melihat Sofi tersenyum.
Setelah kepergian Radit Sofi dan Andre melanjutkan makannya.Setelah makan mereka selesai Sofi langsung membereskankannya dan membawanya keluar.Namun di larang oleh Andre.
"Mau dibawa kemana?"tanya Andre
"Yah dibawa kepantri lah"jawab Sofi ketus
"Gak usah biar Irma aja yang membawanya kesan.udah kamu duduk aja.kalau capek kamu istirahat didalam"ucap Andre yang melarangnya.Dan tak lama Irma masuk untuk mengambil bekas makan siang big bosnya tadi.
"Permisi pak,Bu,,,"ucap Irma sopan saat masuk keruangan Andre
"Hem,tolong bawa ini"titah Andre sambil menunjuk kemeja yang ada piring kotor bekas makannya tadi
"Siap pak"jawab Irma lalu pergi keluar dari ruangan itu.
"Mana ponsel gue"pinta sofi
"Udah,jangan main ponsel aja.Istirahat sana"ucap Andre yang kini kembali duduk dikursih kebesaran nya.
Sofi langsung berdiri dan menghampiri Andre.Dan ingin mengambil paksa ponselnya.
Saat Sofi mengambil paksa,tak disengaja Sofi jatuh dipelukan Andre dan bibir mereka sama sama menempel.
Deg Jantung mereka kembali berdebar
Sofi dengan cepat langsung berdiri.Tapi sebelum berdiri.Tiba tiba Radit masuk kedalam ruangan tanpa permisi terlebih dulu.
"Ow,,,ow,,,ow,,,,"Ucap Radit yang bikin kaget Andre dan Sofi.
"Ada apa"tanya Andre cuek.Dan Sofi yang pipinya memerah saat kepergok Radit.
"Gue mau ambil berkas yang mau dibawa untuk meeting sama perusahaan A"jawab Radit yang tanpa dosa.
"Hem"jawab Andre dan segera menyerahkan berkas itu ke Radit.
"Okay,silakan kalian lanjut lagi.Tenang gue gak bakalan ganggu kalian"ucap Radit sambil menaikkan alisnya sambil tertawa.
"Kak Radit,,,,"terik Sofi dengan tatapan yang sulit diartikan.
"Okay okay,,,,gue minta maaf"ucap Radit lalu pergi meninggalkan mereka berdua.
Setelah kepergian Radit,lagi lagi Sofi marah pada Andre.
"Nich semua gara gara loe"ucap kesal Sofi
"Kenapa gara gara gue"tanya Andre seolah tak berbuat salah.
"Iya ini semua gara gara loe,kalau loe ngembaliin ponsel gue,gue gak bakalan ambil paksa dari loe"kekesalan Sofi semakin menjadi.
Cup
Andre yang berdiri dan langsung mencium bibir Sofi tanpa minta izin.
"Dengerin aku,kamu adalah istri aku.Dan sampai kapan pun kamu tetap jadi istri aku.Jadi kamu harus nurut apa kata suami kamu."jelas Andre yang membuat Sofi diam seketika.
"Tap,,,,"sebelum selesai ngomong lagi lagi Andre mencium bibir Sofi dengan lembut.
Dan Sofi pun hanya diam,dan menikmati nya walau masih kaku.Karena ini adalah kali pertama ciuman mereka.terutama Sofi.
Setelah merasa Sofi kehabisan nafas,Andre melepaskan ciumannya.dan membersihkan sisa ciumannya di bibir Sofi dengan jarinya.Kemudian Andre mencium kening Sofi dengan lembut dan mengembalikan ponselnya juga.
Setelah mendapatkan ponselnya Sofi langsung kembali duduk di sofa dan melanjutkan main game di ponselnya.
Andre yang melihat wajah Sofi memerah membuat Andre tersenyum senyum sendiri.
Waktu sudah sore,Kini Andre dan para karyawan akhirnya pulang semua.
Andre dan Sofi yang keluar dari ruangannya berjalan menuju lift. Dan Andre dengan setia menggandeng tangan Sofi,walau Sofi sudah menolaknya.
Dirumah
Sofi langsung menuju kamarnya untuk membersihkan diri.Begitu juga dengan Andre.
Setelah Andre membersihkan diri,Andre langsung turun kedapur.Kali ini Andre akan memasak buat makan malam mereka. Dia memasak omelet sayur.
Sedangkan Sofi sendiri masih sibuk dengan perawatan tubuhnya.Walau Sofi jarang makeup dan sedikit tomboy tapi kalau Maslah perawatan kutit dia tidak pernah tinggalkan.
Setelah selesai dengan ritualnya,akhirnya Sofi turun kedapur,untuk masak buat makan malam.Tapi dia melihat ada orang yang tak asing sedang sibuk di dapur.
"Ehem"dehem Sofi yang mengagetkan Andre
"Lagi apa loe"tanya Sofi biasa
"Aku lagi masak buat makan malam kita"jawab Andre santai
"Emang loe bisa?"tanya Sofi yang meragukan Andre
"Ntar kamu rasain sendiri saja,udah kamu tunggu dan duduk saja disana"suruh Andre sambil menunjuk kursi dimeja makan mereka.
"Okay"jawab Sofi langsung meninggalkan Andre
Tak menunggu lama akhirnya masakan Andre sudah siap untuk dicicipi,,,,
Andre membawa 2 piring yang masing masing berisikan omelette. satu buat dirinya dan satu buat istrinya.
"Nich buat kamu"ucap Andre sambil memberikan hasil masakannya untuk Sofi
"Gue cobak dulu yaw" jawab Sofi yang masih belum percaya hasil masakannya
"heeeeemmm,,,,,"gumam Sofi yang habis merasakan masakan Andre
"Enak kan"ucap Andre sambil senyum dan menaik turunkan alisnya.
"Enak"jawab singkat Sofi yang masih menikmati masakan Andre
Setelah mereka menikmati makan malamnya.Tanpa ada perdebatan diantara mereka.
Semoga aja mereka benar benar baikan yaw gaes
Setelah makan malam,mereka lanjut menonton tv dan Andre masih sibuk dengan layar laptopnya disamping Sofi.
"Gue keatas duluan,gue udah ngantuk"pamit Sofi
Sontak Andre menarik tangan Sofi hingga jatuh dipelukan andre yang berdiri didekatnya dan ingin jalan meninggalkannya.
Deg Lagi lagi jantung mereka berdebar.
Dan wajah Sofi langsung memerah menahan malu juga gugup.
"Temani aku sebentar,sebentar lagi kerjaanku selesai"jawab Andre sambil tersenyumDan mencium kening Sofia.
"Kenapa gue merasa hangatnya saat ada didekat Andre"batin Sofi
Setelah Andre menyelesaikan pekerjaannya. Baru Andre mengajak Sofi untuk istirahat.
"Udah selesai.Ayok kita istirahat katanya tadi udah ngantuk"ucap Andre. Dan dianggui oleh Sofi.
Ketika sudah sampai atas dan sampai depan kamar Sofi.Kini Sofi yang ingin masuk kekamarnya langsung di cegah oleh Andre.
"Mulai malam ini kamu tidur dikamar aku"ucap Andre
"Tap,,,,"belum juga selesai tangan Sofi sudah di tarik sama Andre dan membangun kekamar Andre.
Setelah sampai dikamar Andre Sofi langsung duduk di sofa yang ada di kamar Andre.Sedangkan Andre yang pergi Menganti pakaian tidurnya.
"Katanya ngantuk,udah sana tidur"ucap Andre
"Gue keluar dulu mau ganti baju"jawab Sofi
"Udah sana kamu ganti pakaianmu dan ambil di almari yang ada di sana"ucap Andre sambil menunjuk tempat ganti baju yang ada di ruangan kamar Andre.
"Hah"kaget Sofi
"Udah sana,ngapain bengong"sahut Andre sambil tersenyum
Setelah ganti pakaian,akhirnya Sofi dan Andre tidur di ranjang tempat tidur Andre.
"Sof"panggil Andre tanpa melihat Sofi
"Hem"jawab Sofi lalu memandang Andre dan diikuti Andre yang memandang Sofi.
"Mulai besuk,kamu harus bisa jaga sikap kepada cowok cowok lain"ucap Andre yang membuat kaget Sofi
"Hem,dan ingat gue gak pernah yang namanya deketi cowok duluan,yang ada cowok cowok pada berlomba lomba ngejar cinta gue"ucap Sofi yang songong dan tak mau dibilang cewek kecentilan
Dengar ucapan Sofi,Andre sontak langsung mencium Sofi. Mungkin bibir manis Sofi sekarang menjadi ketergantungan Andre
"Apaan sih" ucap Sofi yang kesal
"Denger,mulai sekarang dan seterusnya kamu harus bisa jaga jarang dengan cowok cowok yang ada dikampus.aku gak suka ngelihatnya.sampai aku lihat kamu dengan cowok lain,jangan salahkan kalau aku akan menghukum kamu"jelas Andre yang membuat Sofi kaget dengan kata hukuman.
"Udah sekarang kamu tidur"ucap Andre lagi, dan lansung bangkit dari tidurnya. Karena saat ciuman sama Sofi tadi adik kecil Andre tiba tiba bangun.
"Loe mau kemana?"tanya Sofi yang ngelihat Andre mau pergi.
"aku mau keruang kerja bentar kamu tidur duluan aja"ucap Andre sambil jalan keluar kamar.
"Dasar cowok aneh,,,,Apa dia cemburu yah lihat gue deket sama cowok lain"gumam Sofi
"Truz dia juga ngomongnya bukan loe-gue lagi. tapi aku-kamu"gumam lagi
Sedangkan Diruang kerja Andre
Andre yang sibuk dengan lamunannya,dia masih teringat saat ciuman bersama Sofi.
Andre senyum senyum sendiri sambil memegang bibirnya sendiri.
"Ternyata Sofi cantik juga yaw,,,,bibirnya manis juga"gumam Andre.
Setelah lama dengan lamunannya akhirnya Andre memutuskan untuk pergi kekamarnya menemani Sofi tidur.
Saat masuk kekamar,Andre sangat terkejut melihat pandangan indah yang menggoda iman Andre.
Tak lama Andre ikut berbaring disamping Sofi.Andre yang masih setia memandangi Sofi saat tidur.Andre mencium kening Sofi sebelum Andre ikut memejamkan matanya.Dan memeluk tubuh seksi Sofi
Bersambung
Semoga tetap setia dan juga suka dengan cerita ceritanya. Terimakasih Salam kenal dari author Lisa Andien 🙏
#jangan tersinggung
jangan typo terusss
disini ku merindukan kamu
kuharap cintamu takkan berubah karna dirimulah semangat hidup ku
kok sepi oyy