Indonesia
NovelToon NovelToon
Cinta Yang Berbeda

Cinta Yang Berbeda

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Cinta Seiring Waktu / Romansa
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: putri Ana anggini

Menceritakan tentang seorang gadis yatim piatu yang pekerja keras dan sangat mandiri, menjalin cinta dengan pria Tunanetra berkaca mata hitam dan bersikap penyayang namun dingin benci pada Wanita.
mampu kah mereka menjalani cinta yang unik dan penuh derama? Yuk, langsung dibaca aja! Jangan lupa untuk tinggalkan jejak kalian dengan like, vote, dan komen ya! Selamat membaca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon putri Ana anggini, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

7. tentang kehidupan Rada.

Pada saat Dian berada di dalam kamarnya, dia berpikir keras tentang kehidupan Rada.

"Rad, walaupun kamu menolak permintaanku, aku akan tetap menjagamu serta menepati janjiku kepada Bundamu."

Ujar Dian sambil duduk di atas ranjang nya serta memandangi fotonya Rada sewaktu berusia 2 tahun.

"Sekar, walaupun Aku gagal untuk membujuk Rada untuk tinggal di rumah ini tapi aku tidak akan menyerah. Aku akan mencari bagaimana cara supaya dia selalu bersamaku. Hiks, hiks, hiks."

Ujar Dian sambil memandangi foto sekar.

"Aku juga akan mencari siapa yang telah membuat perusahaan kalian bangkrut. Serta mencari tahu siapa satpam yang sudah menghianati kepercayaan Ayah Dan Bundamu. Bukan hanya itu saja, aku juga akan mencari siapa pelaku ini semua.

Ujar Dian kembali. Di dalam kamarnya Dani, dia juga sangat berpikir keras tentang kehidupan Rada.

"Rada, kau adalah gadis yang cantik dan judas. Kau mirip mantan cinta pertamaku."

Ujar Dani sambil senyum-senyum sendiri. Dia mulai jatuh cinta kembali.

Tapi malang sekali nasibnya Rada, sudah dikhianati sahabat sekaligus pacarnya, sewaktu dia kecil dia kehilangan kedua orang tuanya sekaligus adiknya, harta peninggalan keluarganya juga bangkrut akibat teman bisnis Ayahnya ternyata penghianat, lebih parahnya lagi satpam yang bekerja di rumah mereka juga penghianat. Rada, lengkap sudah penderitaanmu. Harapanku semoga kamu cepat cepat menemukan siapa pelaku semuanya ini."

Dani berucap sambil membayangkan tentang kehidupan Rada. Sedangkan di dalam kamar Rayan, dia mengingat semua cerita tentang penderitaan Rada.

"Rada, tenanglah aku akan membantumu untuk mencari nafkah. Kemungkinan besar besok aku akan menjemputmu dan mengajak kamu bekerja di toko rotiku. Mudah-mudahan kamu menerimanya ya!"

Ujar Rayan penuh harap.

Keesokan harinya, pukul 04.30, Dian bangun, dia pergi menuju toilet, terus langsung ke dapur. Sebab dia memperhatikan pekerjaan para pembantunya di dapur. Sesekali juga, Dian mau membantu mereka untuk menyediakan sarapan. Sehingga para pekerja di sana segan kepadanya.

"Good morning, selamat pagi Sumi, apa yang bisa aku bantu?"

Ujar Dian dengan ramah kepada Sumi yang sudah bekerja di rumah itu bertahun-tahun. Sedangkan para pembantu yang lain, mereka beres-beres rumah karena rumah itu begitu besar sehingga satu orang yang membersihkannya tidaklah sanggup.

"Selamat pagi juga Nyonya, nyonya ngapain kesini? Biar aku saja yang mengerjakan semuanya."

Sumi mengatakan itu, dia segan kepada Dian.

"Tidak apa-apa sum, aku ingin semua pekerjaan cepat cepat selesai."

Ujar Dian dengan tersenyum merekah.

"Okelah kalau begitu Nya."

Ucap Sumi dengan terpaksa. Dia benar-benar mengenal siapa nyonyanya itu. Jikalau nyonyanya itu berkata a ya tetap a, sulit untuk diubah terkecuali anak-anaknya yang berkata.

"Sum, pagi ini kamu mau buat sarapan apa?"

Dian bertanya untuk memastikan, supaya bumbu-bumbu yang akan disediakannya tidak salah.

"Nasi goreng pedas kesukaan tuan Dani nya."

Ujar Sumi sambil senyum ramah. Benar saja apa yang dikatakannya, nasi goreng pedas adalah makanan favorit Dani.

Tidak lama kemudian, akhirnya pekerjaan Sumi dan Dian selesai juga. Mereka menyajikan makanan itu di atas meja makan.

"Good morning Mam."

Ujar Rayan dan Dani. Setiap pagi tanpa dipanggil mereka turun sendiri ke bawah untuk sarapan bersama.

"Good morning sayang."

Ujar Dian dengan ramah kepada kedua putranya itu.

"Oh ya Dani, apakah kamu pergi untuk membuat konten youtube di luar?"

Mama dian bertanya untuk memastikan keberadaan Dani.

"Ia ma, setelah itu aku langsung pergi ke kantor untuk mengurus berkas-berkas yang harus ditandatangani oleh Mama Nanti. Oh ya Mam, Tumben Mama nanya seperti itu?"

Ujar Dani keheranan. Dia sambil menyiapkan nasi kedalam mulutnya.

"Ia sayang, soalnya mama juga mau pergi untuk bertemu teman-teman arisan mama."

Ujar Dian dengan Ramah sambil menikmati makanan yang ada di hadapannya.

"Mama kok tumben ya pergi arisan pada pagi hari. Biasanya dia pergi itu agak siang."

Rayan mengatakan itu di dalam hatinya dengan penuh kecurigaan.

"Mam, tumben pagi-pagi Mama pergi arisan?"

Rayan memberanikan diri untuk bertanya kepada Mamanya. Sambil menyan dok nasinya kedalam mulutnya sendiri.

"Ia sayang, Mama juga mau shopping-shopping dulu untuk menghilangkan rasa suntuk yang ada di dalam pikiran Mama."

Ujar Dian kepada Dani dan Rayan sedikit berbohong. Dia tidak ingin anak-anaknya terlibat untuk mencari siapa pelaku yang sudah menghancurkan keluarga sahabatnya itu. Seusai Rayan mendengar perkataan Mamanya itu, dia sama sekali tidak percaya. Lain halnya dengan abangnya yang super cuek itu. Dia tidak mau berpikir yang aneh-aneh tentang Mamanya. Yang penting keluarganya semua bahagia. Sesudah selesai mereka sarapan pagi, Dani dan Rayan langsung berpamitan kepada Dian. Dani naik mobil yang telah disediakan oleh asistennya. Sedangkan Rayan, dia naik mobil sendiri.

Di tempat lain di rumah kontrakan Ratih dan Rada, Rada kembali bersiap-siap untuk jualan roti keliling.

"Non Rada, Non Rada hari ini tidak usah jualan dulu ya! Non Rada masih belum sembuh total. Jadi biar Bibi saja yang jualan."

Ujar Ratih sambil membujuk Rada. Sebab dia khawatir dengan keadaan Rada.

"Bi, Bibi nanti capek, lebih baik Bibi tinggal di rumah saja! Bibi percaya aku kan?"

Ujar Rada untuk meyakinkan Ratih. Sambil mengikat rambutnya.

"Tapi Non, Non Rada baru saja keluar dari rumah sakit."

Ujar Ratih supaya Rada tidak jadi jualan. Namun itu semua sia-sia saja, sebab Rada itu orangnya keras kepala dan sulit untuk diatur.

"Bi, biarkanlah aku membalas kebaikan yang telah Bibi berikan kepadaku semenjak aku masih kecil. Tenanglah Bi, Bibi tidak usah khawatir, aku baik-baik saja. Sekarang Bibi tinggal dirumah saja untuk membersihkan Rumah serta memasak aku mie ayam. Selama aku di rumah sakit, aku belum pernah mencicipi lagi mie ayam buatan Bibi."

Ucap Rada untuk meyakinkan Ratih. mau tidak mau, Ratih harus mendengarkan perkataan Rada. Sebab dia sulit untuk di bujuk.

"Ya sudah non, non Rada hati-hati ya! Semoga jualan Non Rada hari ini laris manis."

Ucap Ratih sambil memberi semangat kepada Rada.

"Amin Bi. Bibi juga hati-hati di rumah ya! Rada pamit dulu ya Bi."

Rada mengatakan itu sambil berpamitan kepada Ratih.

Bagaimana kisah selanjutnya? pasti teman-teman penasarankan? Makanya ikuti terus cerita aku ya!

Ketika kalian sudah membacanya, jangan lupa untuk meninggalkan jejaknya.

Maaf ya teman-teman kalau misalnya tulisan aku kurang rapi dan masih banyak kekurangannya.

Selamat membaca!

1
Noel Perianto Gurning
kulanjutkan membaca episode kedua ya kak, semangat terus kak, cerita novel kakak ini sangat menarik, aku sangat suka dengan novel kakak ini. semangat terus untuk kakak berkarya
Ningsih Serasi gulo: terimakasih adikku sayang. semoga kamu tidak bosan membaca karya ku ini.
total 1 replies
Noel Perianto Gurning
semangat terus kak, aku suka dengan novel kakak ini baru selesai episode pertama kubaca, aku mau melanjutkan episode selanjutnya.
Laci Imajinasi
luar biasa!! Tetap semangat untuk berkarya. Tulisan mu sangat bagus.
Ningsih Serasi gulo: terima kasih.
total 1 replies
Disa Hdisa
bagus banget cerita nya kak putri
Ningsih Serasi gulo: makasih atas pujiannya.
semoga kamu tidak bosan membaca cerita aku ya
total 1 replies
Arif Gulo
wah, romantis banget
Arif Gulo
wah seru ceritanya. bagus idemu
Elsi Nina
ceritamu menarik tor, tetap semangat yaaaaaa!
Ningsih Serasi gulo: makasih atas dukungannya.
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!