Kisah ini berisi tentang kelima remaja yang tengah duduk di bangku SMA.
Berbagai cerita mereka lalui hingga akhirnya perpisahan sekolah membuat beberapa diantara mereka jarang bertemu.
Akankah persahabatan mereka tetap terjalin?
Yuk baca cerita lengkapnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Azriani Hasibuan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Dilema
"Terus apa respon nya zri? Tanya intan.
"Dia bilang dia gak tau kalau Nia suka sama dia" balas ku cuek.
"Terus gimana lagi?" Kata intan.
"Ya aku bilang sekarang kan udah tau, yauda sana pergi sama Nia" kata ku.
"Terus gimana lagi?" Tanya pipi.
"Ya enggak gimana - gimana lah, orang aku tinggal dia beli bakso" balas ku.
"Hoalah azrina - azrina kamu itu gak peka banget sih" kata intan.
"Gak peka gimana? Aku memang gak peka kan ini aku bisa mendengar dengan jelas" kata ku.
"Itu pekak, sementara yang aku maksud itu peka terhadap perasaan Dani" kata intan.
"Apaan? Ngapain aku peka sama perasaan anak orang, biarin aja lah" kata ku cuek.
"Azrina dia itu suka sama kamu, masa gak bisa sih baca perasaan nya dari kata - kata yang dia ucapkan" kata intan.
"Eh seriusan woy? Bukan nya dia sama Nia? Masa iya dia suka sama ku?" Kata ku.
"Iya lo hayo jadi dilema kamu kan, tadi aja cuek - cuek ke dia sekarang dilema" kata Aulia.
"Iya ih aku jadi dilema dan merasa bersalah gitu udah mengabaikan dia. Tapi dia juga nyebelin sih" kata ku.
"Nyebelin gimana?" Kata pipi.
"Ya nyebelin sok ke - gantengan karena di taksir sama Nia" kata ku.
"Tapi kalau dari respon dia tadi kayak nya dia biasa aja tu yang ada kamu yang cemburu" kata Fatimah seraya tertawa.
"Enggak lo kalian ih terlalu berlebihan" kata ku.
"Jadi kalau Dani nyatain perasaan ke kamu sekarang bagaimana? Di terima apa enggak ni?" Tanya intan.
"Ya kagak tau masih bingung" kata ku singkat.
Tak berapa lama bel masuk pun berbunyi.
Setelah itu masuk lah pelajaran sejarah kebudayaan Islam (Ski). Guru dari mata pelajaran ski ini adalah wali kelas kami, yaitu pak Supri.
Bapak ini orangnya baik, ramah dan jarang marah.
Di pelajaran ini kami membahas tentang sejarah masuk nya Islam ke Indonesia, ternyata perjuangan para Wali songo dan pedagang Islam sangat besar sehingga Islam
Setelah pelajaran ski kami masuk pelajaran Al Qur'an hadits.
Di pelajaran ini kami membahas berbagai hadist, sanad, rawi, dan isi nya.
Setelah 2 pelajaran berlalu, tiba lah istirahat yang kedua.
Istirahat yang kedua ini bisa di bilang waktu nya lebih lama di banding istirahat yang pertama. Karena istirahat yang pertama sekitar 15 menit dan istirahat kedua sekitar 30 menit.
Tanpa ku sadari ternyata intan menjumpai Dani ke kelas nya.
"Permisi disini ada yang nama nya dani?" Tanya intan pada Tantri teman sekelas Dani.
"Ada tu dia yang duduk di belakang" kata Tantri.
"Boleh tolong panggil kan gak?" Kata intan.
"Boleh kok, tunggu bentar ya" kata Tantri.
*
Setiba nya di dalam kelas IPs 2.
"Dani ada yang panggil kamu tu di di luar" kata tantri.
"Siapa tant? Tanya Dani.
"Itu nama nya intan, anak kelas agama" kata tantri.
"Oh begitu, bentar ya guys" pamit Dani pada teman nya karena ia mau keluar kelas.
"Ok dan, santai" kata Fadil dan teman nya yang lain.
Setelah Dani keluar
"Oh intan rupanya, ada apa menemui aku?" Tanya Dani pada intan.
Dani dan intan sebelum nya sudah saling mengenal karena dahulu tempat tinggal intan berdekatan dengan rumah Dani.
Namun sekarang intan dan keluarga nya pindah ke tebing dan sudah tidak tinggal di daerah itu lagi, namun kedekatan mereka sebagai teman, tidak ada yang tau selain orang yang tinggal di daerah itu juga.
Setelah itu mereka kembali berbincang.
"Kamu beneran suka sama azrina?" Tanya intan.
"Ya beneran lah masa iya aku mainin perasaan anak orang" kata Dani sambil tertawa ringan.
"Aku serius lo dani" kata intan dengan sedikit geram karena mengira Dani bercanda.
"Iya - iya aku serius tapi kamu tau dari mana kalau aku suka sama dia?" Tanya Dani.
"Gak penting aku tau dari mana, yang jelas aku mau tau kamu mainin perasaan sahabat aku apa enggak" kata intan.
"Oh kalian sahabatan ternyata, pasti dia cerita tentang aku ya? Dia cerita apa aja? Dia suka juga gak sama ku? Cecar Dani.