Memang kata orang cinta pertama sulit untuk dilupakan....
Perasaan yang sulit untuk di gambarkan, saat mengingat kenangan bersama orang spesial, dia pernah mengisi hatimu.
Apakah dia merasakan hal yang sama ataukah dia telah melupakan ku
Ka Alex Memelukku lagi, kali ini iya tidak meminta ijinku . Akupun membalas erat pelukannya...
Ia mencium pipiku, dahiku dan kemudian menyentuhkan bibirnya ke bibirku....Kali ini tidak ada bunyi tamparan, aku membiarkannya, jantungku semakin berdetak kencang, dan ada rasa sakit..
"Oh rupanya ia memiliki kekasih, malam tadi kami bertemu dan pagi ini tidak sampai 24 jam dia sudah seperti sekarang ini mesra dengan seorang pria, tunggu saja May,aku ingin pernikahan kita dipecepat " pikir Alvis, sambil memalingkan wajah tampannya dari menyaksikan pemandangan yang membuat jantung di dadanya berdetak cepat dari biasanya, orang yang ada di depannya Maya dan Alex
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon FatimahSiti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Alvis Ali Husayn
Restoran Effronte
" Nak ..ingat ya ..hari ini tolong pulangnya lebih awal " Alvis teringat pesan Ayahnya saat sarapan tadi pagi sebelum berangkat ke kantor
"Dengan cepat aku kemudikan mobilku, masih ada waktu 1 jam lagi, aku sempatkan mampir membeli sesuatu untuk Mayaku"
Setibanya di rumah, Bi Muna langsung membukakan pintu
" Sore Tuan" Ujar Bi Muna
"Soreee Bi.. " Sahut Alvis
Dia langsung menuju ke kamarnya di lantai atas untuk menyegarkan diri.
Selesai mandi dan berpakaian, dia bercermin dan memandangi dirinya sendiri di pantulan itu.
"Hemmmm ganteng juga ya aku ini" Ujar nya Sambil tersenyum bahagia
Di Ruang Keluarga
"Alvis sudah datang kan Sayanggg" Ujar Ayah Alvis sambil membetulkan letak kaca matanya dan mengusap matanya, kemudian memasang kaca matanya kembali.
"Iya Sayanggg sudah tadi Bi Muna memberitahu bahaa Anak kita sudah pulang, sebentar aku ke kamarnya dulu" Ujar Ibu Alvis
Ibu Alvis Naik ke atas dan mengetok pintu kamar anak nya.
"Alvis ...ayo nakk siap - siappp, ibu tidak ingin kita datang terlambat" Ujar Ibu Maryam
"Okee Ibuku Sayanggg" Emuahh " Sahit Alvis dari dalam kamar yang segera membuka pintu kamarnya dan mencium manja ibu nya .
Alvis tampak sangat Tampan, Rapi dan Wangi Sekali
Mereka segera turun ke bawah dan bergabung dengan Ayah Mujib sambil menunggu di depan pintu rumah, Kang Bejo segera mengeluarkan Mobil .
Ayah duduk di depan dengan Kang Bejo, sementara Alvis duduk bersebelahan dengan ibunya di belakang
Sesampainya di Restoran Effronte, mereka menuju tempat yang sudah di booking dua hari yang lalu.
Tidak berapa lama dari Kejauhan tampak Pa Wijaya, Bu Reyma dan tentu saja Maya yang datang dengan mengenakan Dress berwarna Biru Navy, rambut yang di gerai begitu saja, semakin menambah pesonanya.
Setiap lelaki yang melihatnya pasti terpana. Maya tampak berbeda dari biasanya.
"Wahh bisa serasi dengan kemeja yang kukenakan malam ini, juga berwarna biru navy, Jodoh. Wajah Maya keliatan cemberut tapi aku suka melihatnya begitu, kelihatan sangat manis, sexy dan malam ini Maya seolah begitu menggoda di mataku." Batin Alvis.
Pandangan Alvis terhenti ketika mata Maya yang berwarna cokelat itu menaikkan Alis dan mengerutkan dahi.
"Aduh maaf Pa Mujib dan Bu Maryam, kami datangnya terlambat ya" Ujar Ibu Reyma
"Tidak papa kok Bu Rey, kami memang sengaja ingin datang lebih awal" Ujar Ibu Alvis
Bapak - Bapak saling bersalaman, berpelukan dan mereka tersenyum Bahagia, dan Ibu - Ibu nya cipika cipiki.
Ibu Reyma menyenggol anaknya
"Apa kabar tante dan Om" Sapa Maya dengan tersenyum manis
"Baik Maya anakku,Kamu kelihatan cantikk dan Maniss sekaliii, oh sangattt beruntung sekali Alvis anak ku ini." Ujar Ibunya Alvis tersenyum dan memuji calon menantunya itu.
"Ehemmm..." Ujar Alvis sambil menaikkan tangan dan membetulkan rambutnya yang sudah rapi itu kebelakang
Alvis menyalami Kedua Orang tua Maya kemudian menyerahkan seikat mawar berwarna putih dan pink yang di belinya tadi kepada Maya
"May buat kamu" ujar nya sambil mengedipkan mata nya pada Maya, membuatnya makiiin sebal...dan Alvis sangat suka menggodanya.
Dasarrr Genitttt
"Mari silahkan duduk" Ujar Pa Mujib Ramah
Dengan hidangan yang sudah tersedia di Meja makan, meraka menyantap makan malam dan sesekali terdengar tawa bahagia mereka.
Bagi Maya rasanya malam itu lama sekali, dan ia ingin cepat-cepat pulang. Dan merebahkan badannya di kasurnya yang empuk...
"Mereka tidak mau tau perasaanku" Sesak Maya Rasanya
☆❤
Ia teringat dengan Alex, sudah beberapa hari ini Maya mendiamkan nya.
"Besok Ka Alex sudah mau berangkat May, Dia ingin sekali bertemu denganmu, dia kelihatan begitu menyesali perbuatannya" Ujar Marsha
⛔ bersambung...semoga muncul editan ini di babnya
Salam Pemeran Pembantu dan The Other Side
kalau sempat mampir baliklah ke karyaku "sahabat atau cinta" dan "berani baca" tinggalkan like dan komen ya makasih
kalau ada waktu mampir kenovelku judulnya,
love story is my pesantren
aku udah leki dan rate lima biar thort semangat nulisnya. dan situnggu mampirnya.