Indonesia
NovelToon NovelToon
The Artefact Of The Past And The Chosen One'S Destiny

The Artefact Of The Past And The Chosen One'S Destiny

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Epik Petualangan / Romansa Fantasi
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: ARDICK

( upload Senin - Sabtu= 6× dalam seminggu )
( jam upload 3 sore )
The Artefact of the Past and the Chosen One's Destiny

Setiap seratus tahun, sebuah fenomena misterius bernama Divine Moon muncul di langit.

Setiap kali cahaya bulan tersebut muncul, empat anak terpilih lahir ke dunia. Mereka ditakdirkan menjadi penjaga Ancient Artifacts, peninggalan suci yang menjaga keseimbangan seluruh alam semesta.

Ater. Mala. Angis. Evir.

Empat anak. Empat kekuatan elemen. Satu takdir.

Namun, takdir tidak pernah mudah bagi mereka yang mewarisi dosa masa lalu.

Enam ratus lima puluh tahun sebelumnya, Sora adalah salah satu penjaga terhebat yang pernah dimiliki alam semesta. Dicintai oleh rakyatnya dan mengabdikan hidupnya untuk melindungi Ancient Artifacts, ia berdiri bersama Zeo, sahabat terdekatnya yang telah ia anggap seperti saudara.

Kemudian semuanya berubah.

Cinta yang seharusnya menjadi cahaya berubah menjadi tragedi.

Sebuah kehilangan menghancurkan segalanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ARDICK, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

{Chapter 8 }:{secret journey }

Iles tertidur dengan air mata yang masih menempel di pipinya. Napasnya terdengar pelan dan tidak teratur. Dalam tidurnya, samar-samar ia melihat wajah sang ibu.

"Ibu tunggu... aku mau ke mana? Ibu, tolong. Ibu jangan terus menjauh. Berhenti, aku mohon, Ibu."

Elara, sang ibu, berhenti dan tersenyum dari kejauhan. Iles segera melangkah mendekatinya. Namun, sekejap—secepat kilat—senyum itu lenyap. Di depan matanya, jantung sang ibu dicabut.

"Ibu!"

Iles tersentak bangun dari tidurnya. Keringat membasahi seluruh tubuhnya. Matanya membesar, dadanya naik turun dengan cepat, dan tubuhnya bergetar hebat. Jari-jarinya mencengkeram seprai, sementara napas berat keluar masuk dari mulutnya. Beberapa saat ia hanya duduk diam, menatap kosong ke depan seolah masih melihat sesuatu dari mimpinya.

"Apa yang aku lihat? Di mana ibu sekarang? Aku harus mencarinya."

Ia beranjak dari kasurnya dan mulai memanggil-manggil ibunya.

"Ibu bisa dengar aku? Ibu... aku mohon, keluarlah, Ibu. Di mana? Aku takut, Ibu."

Ia terus berjalan menelusuri tempat yang berada di istana. Tatapannya berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya, tetapi ia tidak menemukan ibunya. Iles tidak tahu bahwa ibunya telah dihabisi oleh ayah kandungnya sendiri.

Ia akhirnya menemui sang ayah.

"Ayah, aku ingin bertanya-tanya."

"Apa tentang hal yang sama? Ayah sudah katakan, ayah tidak akan mengubah keputusan ayah."

"Tidak, Ayah. Aku ingin menanyakan Ibu. Aku tidak dapat menemukan Ibu. Aku sudah mencari di setiap penjuru kerajaan, aku tidak dapat menemukannya."

Raja Api hanya terdiam membisu. Tatapannya tidak beralih kepada Iles.

"Ibumu sedang ada urusan dengan kerajaan lain, jadi jangan tanya lagi."

"Tapi, Ayah..."

"Cukup! Ayah ingin sendiri. Pergi dari sini."

"Tapi, Ayah..."

"Tidak ada tapi-tapi! Tinggalkan Ayah sendiri di sini."

Iles pun pergi dari tempat sang ayah dan menuju kamarnya. Langkahnya perlahan, sementara pikirannya masih dipenuhi pertanyaan tentang ibunya. Sesampainya di kamar, ia kembali berbaring dan mencoba memejamkan mata.

Di pagi hari, ia bangun lebih awal. Ia keluar kerajaan diam-diam untuk membantu rakyat seperti biasanya.

Rakyat yang terbiasa menerima bantuan dari Sang Putri Iles sudah menunggunya di kandang sapi.

"Hai semua, aku membawa sesuatu untuk kalian. Silakan ambil yang kalian butuhkan di tas ini."

"Wah, Putri..." Gadis desa itu menatap Iles dengan ragu sebelum akhirnya bertanya, "Putri, aku ingin tahu mengapa Raja Api kejam kepada kita?"

"Apa yang kamu katakan? Maafkan teman aku, Putri."

"Tidak masalah, santai saja."

Tiba-tiba datang orang misterius yang meminta Iles ikut dengannya.

"Lihat ini. Apa ini? Lihat saja."

Di dalam bola sihir itu, Iles melihat sesuatu yang membuat tubuhnya seketika menegang. Matanya terpaku pada bayangan di dalam bola tersebut.

Ia melihat saat ibunya dicabut jantungnya oleh ayah kandungnya sendiri.

Tubuh yang tadinya kokoh ambruk ke tanah. Mata yang membelalak kosong, tak percaya. Napas Putri Iles tercekat. Tangannya gemetar saat menatap bola sihir yang masih memperlihatkan kejadian itu. Namun Putri Iles yakin itu nyata, karena ayahnya tidak suka ada yang membantahnya.

"Ibu... Ayah kenapa? Kenapa sangat tega melakukan itu pada ibu?"

Tangisan pecah dari bibirnya. Bahunya bergetar, sementara air mata terus jatuh tanpa mampu ia tahan.

"Ada apa dengan ayah? Kenapa ayah setega ini? Apa salah ibu dengan rakyat Negeri Api?"

Air mata yang terus menetes membasahi pipi dan tanah.

Orang misterius itu hanya menatapnya dan pergi meninggalkan Putri Iles.

"Aku sudah memberikan kebenaran, langkah selanjutnya kau yang akan memilih, wahai Putri."

Saat Putri Iles melihat orang itu, sudah tidak ada.

"Aku tidak ingin tinggal dengan ayah ataupun di istana itu lagi. Aku, Putri Iles, berjanji memutus status sebagai anak Raja Api dan sebagai putri raja."

Dengan napas yang berat dan lidah yang kaku, tangannya mengepal. Putri Iles kemudian menggoreskan tangannya ke pohon berduri. Ia meringis menahan perih. Darah menetes membasahi tanah.

"Aku akan pergi, tak pernah kembali lagi, meski aku harus mati di luas dunia ini."

Dilihatkan burung api dengan sosok wanita yang sudah tua menatap ke arah Iles.

Iles terus berlari tanpa arah yang pasti. Langkahnya semakin cepat, tetapi pikirannya terus kembali pada apa yang ia lihat.

"Bukan, ayah tega dengan... seperti itu pada ibu. Aku tak percaya lagi pada ayah sedikitpun. Ayah tak tahu percaya..."

Sambil terus berlari, kata itu terus ia ingat dan ulang.

Iles terperosok dan membentur batu hingga ia pingsan. Darah mengalir membasahi tanah, seperti kesedihan yang terus mengalir.

Di sisi lain, Raja Api menyuruh semua untuk membangunkan Iles. Namun, Iles tidak ada di kamar dan di semua sudut manapun.

"Raja Api, kami tidak bisa menemukan Putri Iles."

"Apa? Cari dia sampai ketemu!"

"Prajurit, beritahu untuk mencari sampai ketemu!"

"Baik, Raja Api. Kami akan mencarinya."

"Bila kalian tidak menemukan, kalian akan dibakar, ingat itu!"

Wajah para pelayan berkeringat dingin. Beberapa menundukkan kepala dan menelan ludah, merasakan ketakutan dengan ancaman Raja Api. Sampai ada yang menangis setelah pergi dari ruangan raja.

Di sisi lain, Iles tersadar dengan mata terbuka sedikit. Badannya lemas dan mukanya pucat. Ia mengangkat tubuhnya perlahan, tetapi lututnya hampir kembali jatuh ke tanah.

"Tidak, aku harus bisa pergi dari sini. Pasti ayah mencariku."

Dengan kaki yang diseret, ia terus memaksakan menuju gunung berapi untuk pergi menemui ibunya.

"Ibu tunggu aku, aku akan di sisi ibu untuk selamanya. Tunggu aku.”

1
Siti Aisyah
Yuk kak saling support baca juga novelku ya ka🙏
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: aku mampu ya k 🙏
total 1 replies
Ronggo Lasem
mampir nih bang jn lupa mampir balik😄
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: siap ka
total 1 replies
Jeffie Firmansyah
hadir semangat Thor,
jangan putus di tengah jalan ya💪💪💪
MOBIL Le
selamat malam semngat trus
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: malam juga 🤣
total 1 replies
Penulis2426
mampir nih
CNNTAYY
ini cerita nyaa seruu! semangat yaa/Smile//Smile/
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: serius ka 🥺
total 1 replies
CNNTAYY
kak ayokk saling support..
buat yang mau baca mampir
💪💗💗
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: siap ka
total 1 replies
yodi gaming
ada romance ny kh ini?🗿
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: ini lagi menceritakan masa lalu dulu flashback
total 2 replies
yodi gaming
gpp semangat terus ya nulisnya🙌✨
yodi gaming
penulisan kamu bagus😳
yodi gaming: iya, tulisan aku aja masih berantakan😅
total 2 replies
yodi gaming
jangan lupa mampir di novel kubya😚✌️
yodi gaming: iya tentang kehidupan kerja juga, tp ad penghianat ny
total 2 replies
yodi gaming
keren🙌
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮
halus
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮
maaf kalo Nulisan nya terlalu pendek aku lagi sakit jadi nulis nya dikit dikit
dan maaf bilah kurang haku
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: 👍👍💪 semngat pasti tapi sistem
total 2 replies
Nazzzwa
👍👍👍
Nazzzwa: okeyy
total 2 replies
Chaniaa12
seru jugaa
Chaniaa12
menarik nih
MOBIL Le
kaya iya dan ia mending di hapus satu ka biar mengalir
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: laksanakan
total 1 replies
MOBIL Le
lanjutin terus semangat nulis nya klo ada waktu lanjutin baca . aku mau tanya menurut kalian yang baca novel ini Giman . seru apa gak?

ayo teman teman kita dukung setiap ada karya baru. biar mereka bisa berkembang dalam setiap langkah nya . dan meningkatkan alur cerita nya
CNNTAYY: tolong support aku juga kak💗
total 1 replies
vania_
Keren, Kak. Aku mampir nih🤗
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: ka bisa saling favorit biar bisa sering
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!