Indonesia
NovelToon NovelToon
Dijual kepada Mafia Rusia

Dijual kepada Mafia Rusia

Status: tamat
Genre:Mafia / Obsesi / Tamat
Popularitas:614
Nilai: 5
Nama Author: Erin C

Ann hanyalah mahasiswi seni biasa di Kota Meksiko—sampai satu malam yang salah mengubah segalanya. Diculik, dilelang, dan dijual kepada dunia hitam, ia terbangun sebagai milik seorang pria yang namanya saja mampu membuat seantero dunia bawah tanah bergidik: salah satu dari empat bos Mafia Rusia.

Mereka berempat berbagi lebih dari sekadar kerajaan bisnis gelap—sang Singa, sang Serigala, sang Beruang Hitam, dan sang Elang adalah sahabat sejak kecil. Dan kini keempatnya mengincar gadis yang sama.

Terkurung dalam sangkar emas seorang pria berbahaya, Ann bersumpah takkan menyerah. Tapi di balik tatapan dingin sang penguasa tersembunyi sesuatu yang tak ia duga—dan garis antara tawanan dan yang dipuja mulai kabur. Di dunia tempa cinta ditempa dengan darah, kesetiaan bisa berujung maut, dan masa lalu tak pernah benar-benar terkubur, satu pertanyaan menggantung: mungkinkah menemukan cinta sejati di tangan orang yang membelimu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erin C, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sepekan Penuh Bahagia

Pekan itu berlalu begitu cepat hingga bagi Ann waktu terasa seperti terbang. Setiap hari yang berlalu membuatnya makin dekat dengan Sebelas. Pemuda itu telah menjadi penghiburan bagi Ann, perlahan merebut hatinya dengan tulus, laksana cahaya di tengah kegelapan.

Hari Senin, mereka berjalan-jalan di sekitar rumah, berenang di danau buatan yang terletak di bagian belakang. Ann bisa melihat tubuh sang penjaga yang terpahat indah. Ia begitu manis saat tersenyum. Andai saja Ann mengenalnya dalam keadaan yang berbeda.

Hari Rabu, mereka menggelar maraton film di ruang tamu yang cantik. Mereka terjaga sepanjang malam menonton banyak film Meksiko. Ini menggembirakan hati Sebelas. Ann tampak mulai terbiasa tinggal di sini, setidaknya untuk saat ini.

Hari Jumat mereka menghabiskan waktu di rumah. Menjelang malam, Sebelas dan Ann duduk bersama di dekat api unggun. Ann bercerita betapa indahnya berada di depan api; biasanya ia melakukannya saat bulan Desember bersama keluarganya. Ann bersandar di dekat Sebelas dan tertidur di sofa. Sebelas mengangkatnya, dan saat membawanya ke kamar, ia tak kuasa menahan diri untuk mencium Ann. Ann sedang tidur, jadi ia tak merasakannya.

Hari Minggu, Sebelas menunjukkan ruang permainan milik majikannya. Ia bilang ada banyak cara untuk bersenang-senang. Mereka menghabiskan sebagian besar sore itu bermain, dan menjelang malam Ann kembali ke kamarnya. Ann yang mengambil inisiatif dan mencium Sebelas. Sebelas hanya membalasnya lalu kembali ke kamarnya.

Pekan itu begitu membahagiakan bagi Ann hingga sesaat ia berharap semuanya takkan pernah berakhir. Ia merasa begitu bahagia sampai berharap pembelinya takkan pernah kembali. Senin pagi ia menemukan sebuah kotak hadiah di depan pintunya, berwarna putih dengan pita merah muda pastel. Ketika membukanya, ia menemukan sehelai gaun putih yang indah dan sebuah catatan.

Gaun itu memang cantik, tapi terlalu memperlihatkan kulit. Belahan dadanya sangat lebar dan potongannya ketat. Hadiah itu datang dari pemiliknya.

"Merpati cantikku, aku akan tiba hari Rabu pekan depan. Urusanku sudah selesai, dan akhirnya aku bisa menikmati bibirmu, tubuhmu, dan dirimu. Aku tahu ini terlalu dini untuk dikatakan, tapi aku begitu tak sabar untuk menemuimu. Kau harus mengenakan gaun itu dan pakaian dalam yang kukirim. Sampai jumpa nanti."

Kini ia benar-benar terjebak. Pria keparat itu akan kembali dalam dua hari. Ia harus bertindak cepat atau semuanya akan hancur. Ia harus meyakinkan Sebelas hari ini juga. Ann hanya berharap ia telah berhasil membuat Sebelas jatuh hati selama dua pekan di sini. Ia sudah berusaha terlalu keras, dan di tangannya kini tergenggam kesempatan terakhirnya.

Ia mengaduk-aduk isi lemari, memilih sehelai gaun indah, dan mengenakannya. Ia harus meyakinkan Sebelas untuk membantunya kabur malam ini juga, dan kalau bisa, ia akan mengajaknya serta.

Sepanjang sore, kuceritakan rencanaku pada Sebelas. Kukatakan bahwa bosnya akan tiba hari Rabu dan aku ingin kabur bersamanya, bahwa aku tak mau berada dalam kuasa sang bos Mafia Rusia. Tapi Sebelas menatapku dengan sedih. Ia bilang tak ada cara untuk kabur; rumah ini diawasi setiap hari, setiap jam. Ia menjelaskan bahwa sang bos memasang mikrofon di segala sudut, kamera, dan penjaga. Bahkan saat itu juga percakapan kami sedang direkam, dan tak ada cara untuk mengkhianatinya, apalagi melarikan diri.

Ia mendekat dan mencium bibirku. Itu ciuman yang indah dan penuh kasih sayang. Ia memelukku. Aku merasa ciuman dan pelukan itu adalah caranya mengucapkan selamat tinggal padaku.

Ketika kami tiba di pintu masuk rumah, ada dua penjaga yang menyeret Sebelas sebagai tawanan. Aku diseret ke kamarku, dikurung, dan tak pernah lagi melihat Sebelas. Mungkin alih-alih menyusun rencana besar, aku justru mencelakakan satu-satunya hal baik yang kumiliki di penjara mengerikan ini. Aku merasa hina karena telah menjerumuskan Sebelas ke dalam siksaan, atau mungkin yang lebih buruk, kematian.

Beberapa jam kemudian aku menerima sebuah foto Sebelas. Ia terikat di kursi dengan seorang penjaga di sampingnya yang mengacungkan pistol ke arahnya. Ada tekanan berat mencekik dadaku. Bersama foto itu ada sebuah catatan.

"Jangan pernah berkhianat, jangan pernah menyentuh yang bukan milikmu. Tak ada tempat bagi pengkhianat di sini. Kita akan bertemu besok, dan kalau kau tak ingin nyawa Sahabat berhargamu berakhir, sebaiknya kau tak hanya memuaskan hasratku, tapi juga mengenakan hadiah-hadiahku. Kalau kau melakukan apa yang kuminta, aku akan membiarkan Sebelas pergi hidup-hidup, tapi kau akan tetap bersamaku selamanya."

Kini aku benar-benar terkutuk, dan sang bos Mafia menggenggamku dalam kuasanya. Dalam benakku tak terpikir apa pun selain melakukan apa yang ia minta. Aku tak mau melihat Sebelas mati. Aku tak peduli menanggung kehinaan yang paling nista sekalipun, asalkan dengan itu aku bisa menyelamatkan nyawanya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!