Beel adalah seorang siswa yang tenang dan santai.
Namun di balik sifat tenang dan santai nya ,Beel adalah seorang yang misterius dan tak terbaca
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon General Blast, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 9 - Wali kelas baru
Besoknya sekolah dimulai seperti biasa, para murid SMA Garuda Bhakti masuk ke sekolah di pagi hari.
Beel datang lebih pagi.
Seperti biasa mobil yang mengantarnya nya berhenti beberapa meter dari sekolah nya, kemudian Beel berjalan kaki ke sekolah.. sebelum memasuki gerbang sekolah Beel bertemu Christi yang juga baru datang
"hai Beel.." sapa Christi sambil senyum
Beel menoleh ke Christi
"pagi Christi.." balas Beel senyum
Lalu Christi berjalan di samping Beel
"gimana keadaanmu? apa lenganmu tidak apa-apa?" tanya Christi yang terlihat khawatir sambil melihat ke lengan Beel yang sedikit merah bekas memar karena keributan kemarin.
Beel tetap berjalan biasa
"oh ga apa-apa, memar kecil doang.." jawab Beel
"kau tahu..kau benar-benar gila kemarin" bisik Christi pelan ke Beel
Beel tidak menoleh
"sebenarnya gua ga mau cuma kalo kita diam saja mereka akan semakin sesukanya kepada kita" jelas Beel
Christi menatap Beel sesaat lalu mengangguk
"itu ada benarnya.." angguk Christi
Saat mereka memasuki gerbang beberapa murid melihat ke arah Beel dengan tatapan berbeda, mereka berbisik bahkan anak-anak kelas 10 lain sedikit bergeser saat Beel berjalan, seperti memberikan Beel jalan.. Christi melihat gerak gerik para murid-murid itu,
"kupikir semua anak di sekolah sudah mengetahui apa yang sudah kamu lakukan kemarin" bisik Christi di samping Beel
Beel hanya berjalan santai
"biarkan saja.." ujar Beel.
Setelah masuk ke lorong gedung, tiba-tiba guru Lee hadir di depan mereka berdua
"selamat pagi..sudah datang ya" sapa Lee sambil melihat jam tangannya
"pagi pak Lee.." balas Christi sopan sambil mencium tangan guru Lee
Beel pun mengikuti Christi mencium tangan Lee, walaupun Beel tidak menjawab sapaan Lee.
Lalu Lee melihat lengan Beel
"apa sudah baik-baik saja?" tanya Lee pada Beel
Beel melirik lengannya
"ya bukan luka serius, sudah diobati" jawab Beel
Lee mengangguk
"bagus.. kebanyakan anak seusiamu tidak akan masuk hari ini setelah kemarin mendapatkan luka seperti dirimu" jelas Lee
Beel melanjutkan langkahnya
"aku bukan anak-anak.." jelas Beel sambil berjalan menuju ke kelasnya
Christi sempat terdiam menatap Beel, namun kemudian mengejar Beel
"Beel tunggu.." ujar Christi sambil berjalan lebih cepat mengejar Beel.
Guru Lee hanya tersenyum sambil melihat Beel yang berjalan di lorong menuju ke ruangan kelasnya, di belakang nya muncul guru lain, Sekar.
Sekar melihat ke arah Beel
"jadi itu anaknya?" tanya Sekar dengan suara pelan
Lee tidak menoleh ke Sekar, pandangan nya tetap melihat Beel berjalan
"ya anak menarik yang sudah ku ceritakan.." jelas Lee.
Beel dan Christi masuk ke kelas mereka 10C.
Irma dan Lena melihat Beel dan Christi datang
"eh Beel..gua pikir lu ga masuk hari ini" ujar Lena
Beel melirik Lena
"kenapa ga masuk?" tanya Beel sambil berjalan ke tempat duduknya
"ya karena kejadian kemarin.." jelas Lena lagi
Lalu Beel duduk
"gua ga kenapa-kenapa" sambung Beel
Sementara Irma mendekati Beel dan memperhatikan lengan Beel yang sedikit masih terlihat memerah
"ini ga sakit?" tanya Irma sambil melihat memarnya
"enggak.." jawab Beel singkat
Christi yang sudah duduk di sebelah Lena pun berbicara
"kupikir dia punya tubuh robot.." cetus Christi
Irma menatap Christi
"kalau dilihat dari kejadian kemarin sih aku percaya" tambah Irma sambil tertawa kecil
Lena bersandar
"setidaknya 10 C memiliki iron man sekarang" canda Lena
Kemudian tak berapa lama Jason muncul bersama Felicia,Bayu dan Fajar.. lalu mereka melihat Beel
"Beel!!" ujar Jason yang langsung menuju ke tempat Beel dan duduk di sebelah nya
"lu baik-baik aja kan? apa masih sakit?" tanya Jason
Beel hanya mengangkat kedua bahunya
"kami khawatir denganmu kemarin" tambah Felicia
"tapi kemarin sangat luar biasa Beel" puji Bayu
Fajar lalu duduk di kursi depan Beel
"ajari kami juga dong cara melindungi diri" kata Fajar sambil duduk dan melepaskan tasnya.
Setelah beberapa lama akhirnya pelajaran dimulai.
Seorang guru memasuki ruangan 10C.
"hari ini ibu bukan lagi wali kelas kalian.." kata ibu guru itu
"eh kenapa? ibu ingin berhenti mengajar?" tanya Lena dengan polosnya
Felicia lalu menoleh ke Lena yang duduk dibelakang bersama Christi
"lu kalau ngomong ga bisa disaring ya" kesal Felicia
Guru itu hanya tersenyum dan menggeleng
"tidak..tidak..ibu masih di sekolah ini ,hanya wali kelas kalian sekarang bukan ibu" jelas guru itu
Jason pun bertanya
"jadi siapa wali kelas kami?" tanya Jason
Lalu tiba-tiba seorang guru masuk
"aku adalah wali kelas kalian yang baru" jawab guru laki-laki itu yang tidak lain adalah Guru Lee.
Jason dan Lena membuka mulutnya lebar-lebar, Bayu, Felicia, Irma, Christi dan Fajar terkejut.. sementara Beel masih bersikap tenang dan santai,namun tatapan nya tajam melihat guru Lee.