Desa Wening tampak tenang, tapi sumur tua di tengah kampung berbisik memanggil yang tak seharusnya ada.
Seseorang hanya ingin diam—menikmati snack sambil mencoba memahami warisan yang tiba-tiba menjebaknya. Namun diam itu seperti panggilan bagi makhluk dari bayangan, yang menunggu satu gerakan sekecil apa pun.
Langkah tak terdengar mengikuti setiap jalanannya, bisikan tak masuk akal mengganggu keheningannya, tapi semua terasa nyata… dan semuanya menuntut perhatian.
Apa yang tersembunyi di balik desa yang seharusnya damai itu? Dan bisakah dia menemukan jawabannya sambil tetap menyimpan stok snacknya yang terbatas?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kucing samge, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sunyi Yang Brisik Komentar