Sementara Mario membersihkan diri bu Arini dan opa Efrain masuk untuk melihat keadaan Gloria. Bu Arini tidak bisa berbicara, dia hanya terus menangis melihat kondisi putrinya yang dipenuhi dengan berbagai alat medis.
“Ah, cucuku, kamu ternyata cantik sekali, garis wajahmu benar-benar seperti Vian” ucap opa Efrain seraya membelai wajah Gloria. “Ini opa, Sayang, tidakkah kamu merindukan opa, ah, kalau omamu tahu, dia pasti tidak akan mau berpisah darimu” kekeh opa Efrain, walaupun air matanya terus mengalir.
“Nak, ini mamah, Nak, bukalah matamu, ayolah kamu sudah berjanji pada mamah akan segera menyelesaikan studymu, sekarang bangunlah dan penuhi janjimu” ucap bu Arini lembut, dia membelai rambut Gloria dengan penuh
kasih.
Bu Arini mengecup kening Gloria, kemudian dia berlari keluar ruangan itu, dia tidak mampu menahan isak tangisnya. Bu Arini terduduk dilantai depan ruang perawatan dengan menagis tersedu-sedu. Mommy Clara memeluk bu Arini, dia tidak berkata-kata, mommy Clara hanya memeluk bu Arini, dia mengangkat dan menuntun bu Arini untuk duduk dikursi.
Mario yang baru selesai membersihkan diri dan melihat bu Arini telah keluar dari ruang perawatan, segera masuk ke ruang perawatan itu. Opa Efrain yang melihat Mario masuk segera berdiri, dia menepuk lembut pundak Mario, “Bawalah cucuku kembali, aku percaya pada kekuatan cinta kalian” ucapnya seraya melangkah keluar dari ruangan itu.
“Hai, Sayang, kenapa kamu masih menutup matamu, hei, apa kamu tak mau melihat wajah tampanku, hmmm” Mario menyapa Gloria, seolah wanita itu sedang tertidur nyenyak.
“Sayang, ayolah, kamu harus segera membuka matamu, kalau tidak kamu tahu aku akan menghukummu, kamu tahu aku kan, Sayang, tak ada yang bisa menghalangiku jika ingin menghukummu” kekeh Mario lagi, namun air mata terus mengalir dipipi tampannya.
Semua yang melihat Mario dari jendela kaca hanya bisa menarik nafas berat. Mereka semua seakan merasakan kepedihan pria tampan itu. Tak ada yang mau masuk ke dalam ruangan perawa…
HATI YANG TERPILIH
SERATUS SEPULUH
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 189 Episodes
Comments