Rapat hari itu berjalan dengan lancar, karena Gloria maupu Mario sama sekali tidak menutak atik ataupun memprotes semua proposal yang sudah disiapkan oleh staf Gloria. Mereka berdua hanya mempelajarinya, dan kemudian memberikan pujian atas kerja keras mereka. Demikian pula pada rapat kedua yang membahas proposal tender yang berbeda, Mario dan Gloria langsung menyetujui proposal yang jika dilihat sekilas memang sangat sempurna.
“Honey, dengan kemampuan mereka membuat proposal penawaran seperti ini, bagaimana bisa perusahaan ini selalu kalah dalam beberapa tender besar” tanya Gloria dengan mengernyitkan keningnya.
Mario hanya tersenyum, “Mungkin saja perusahaan sedang sial waktu itu, Sayang, dan kali ini semoga saja kita beruntung” sahut Mario dengan optimis. Gloria menatap Mario sekilas, lalu dia kembali memperhatikan proposal yang ada di tangannya itu.
“Sayang, apa kamu tidak ingin ke mansion keluargamu dulu” tanya Mario.
“Hmmm, boleh juga, sebentar aku membereskan barang-barangku dulu, Honey” sahut Gloria, dia segera membereskan mejanya, lalu mengambil tas jinjingnya. Mario yang sudah berdiri disamping Gloria segera menggapit pinggang ramping wanita itu, dan membawanya keluar dari ruangan itu.
“Al, kami balik duluan ya” ucap Gloria saat melewati sekertaris Al.
“Baik, Nona” sahut sekertaris Al seraya berdiri dan membungkuk hormat pada Gloria dan Mario. “Kapan sich Mario itu pergi ke perusahaannya, nggak mungkin kan dia selalu ada disini, kalau dia terus disini aku nggak punya kesempatan sama sekali buat mendekati Gloria” rutuk sekertaris Al dalam hati.
Sekertaris Al menatap punggung Mario dan Gloria yang masuk ke dalam lift khusus presidir. Setelah yakin kedua orang itu telah keluar dari kantor, sekertaris Al segera masuk ke dalam ruangan Gloria. Dia memeriksa PC yang ada di meja Gloria, melihat apa saja yang dikerjakan oleh Gloria.
Sekertaris Al mengernyitkan keningnya karena sepertinya Gloria tidak mengerjakan apapun menggunakan PC itu, bahkan sepert…
HATI YANG TERPILIH
SERATUS TUJUH PULUH TIGA
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 189 Episodes
Comments