Gloria memutuskan untuk tidak ke kantor hari itu, dia masih menunggu Mario menghubunginya. Namun, ternyata laki-laki itu sama sekali tidak menghubunginya, membuat Gloria semakin penasaran juga merasa gelisah. Akhirnya, Gloria memutuskan untuk menghubungi Mario.
“Hai, Honey” sapa Gloria.
“Hai, Sayang, ada apa, apa kamu memerlukan sesuatu” tanya Mario lembut. Namun, pertanyaan Mario cukup membuat Gloria tercekat.
“Ah, tidak, tidak ada, Honey, maaf kalau menganggumu, selamat malam” ucap Gloria kaku.
“Oh, baiklah, selamat malam, Sayang” ucap Mario datar, lalu dia memutuskan sambungan telepon itu lebih dulu dari Gloria, membuat Gloria termangu menatap phonselnya.
“Apa memang seperti itu aku selama ini, hanya bisa menghubunginya jika aku memerlukannya, astaga, mengapa hatiku terasa pedih melihat sikapnya. Mengapa Mario menjadi sangat dingin, dia tida bersikap seperti biasanya. Apa benar dia hanya menjaga perasaanku agar tidak bertengkar dengan mamah lagi” gumam Gloria dengan kesal sekaligus bingung.
Tok
Tok
Tok
Pintu kamar Gloria diketuk, “Maaf, Nona Muda, sekarang saatnya makan malam” suara seorang pelayan terdengar oleh Gloria.
“Baik, aku akan segera turun” sahut Gloria, setelah merapikan diri sejenak, Gloria langsung turun meuju ke ruang makan.
Diruang makan semua keluarga telah berkumpul, kecuali opa Efraim dan oma Elizabeth yang biasanya memang akan datang saat makan malam akan dimulai.
“Jadi, laki-laki itu sudah mulai meninggalkamu, Glo” bu Arini memulai sindirannya.
“Arin, bisakah kamu tidak mengucapkan kata-kata yang manyakiti hati Gloria” sentak ayah Vian.
“Ayah, apa aku salah, coba lihat setelah puas mendapatkan tubuh Glo, dia meninggalkannya sesuka hati, bahkan ini menjelang hari pernikahan. Apa kamu tidak takut, Glo, jangan-jangan pernikahanmu dibatalkan secara mendadak” sinis bu Arini lagi.
Gloria hanya berdiam diri, dia sungguh malas berdebat dengan ibunya, bagi Gloria selain akan membuatnya berdosa, itu juga tidak akan ada manfaatnya. Tak lama ber…
HATI YANG TERPILIH
SERATUS ENAM PULUH TIGA
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 189 Episodes
Comments