Pagi itu, satu minggu setelah Gloria tinggal bersama di mansion keluarga Rodrigo. Gloria bangun dengan badan yang terasa sangat lemah, “Ah, ini pasti gara-gara tadi malam, Rio benar-benar dech, tapi kenapa rasanya lemas
sekali” gumam Gloria dalam hati.
Hoek
Hoek
Hoek
Gloria tak mampu mengendalikan rasa dalam perutnya yang benar-benar bergolak, dia berlari menuju ke kamar mandi dengan tubuh polos tanpa tertutup sehelai benangpun. Mario terkejut mendegar suara itu, dia segera meraih jubah mandinya dan memasangnya, lalu meraih jubah mandi Gloria dan menyusul ke kamar mandi.
“Sayang, ada apa, kenapa kamu muntah, astaga, wajahmu pucat sekali, apa kamu sakit, bagian mana yang sakit” tanya Mario bertubi-tubi sambil memasang jubah mandi untuk Gloria. Mario memijit pangkal leher Gloria dengan lembut seraya menepuk-nepuk punggung Gloria.
Setelah mengeluarkan semua isi perutnya, Gloria membasuh wajahnya sebentar lalu berkumur. Saat dia akan melangkah, lututnya terasa goyah, sehingga tubuhnya merosot ke lantai. Beruntung Mario sigap meraih tubuh Gloria, Mario langsung mengangkat tubuh Gloria dan membawanya serta membaringkannya di atas tempat tidur mereka.
“Sayang, ada apa” tanya Mario lembut seraya merapikan beberapa helai rambut yang menutupi wajah Gloria.
“Aku tidak tahu, Honey, saat terbangun tadi aku merasa tubuhku sangat lemah lalu seperti ada yang mengaduk-aduk perutku, membuatku tak mampu menahan diri. Maafkan aku mengejutkan dan membangunkan kamu, Honey” ucap Gloria dengan lemah. Matanya bahkan masih tertutup rapat, dia merasa kepalanya sangat berat.
“Aku akan memanggil dokter” seru Mario.
“Honey, bersihkan dirimu dulu” seru Gloria namun diabaikan oleh Mario. Laki-laki itu sudah mengambil phonselnya dan menghubungi seseorang disana. Tak lama kemudian, Mario kembali ke tempat tidur dengan baskom berisi air hangat dan handuk kecil.
Perlahan Mario membuka jubah mandi Gloria, “Honey apa yang kamu lakukan” desis Gloria dengan suara lemah.
“Aku akan membersihk…
HATI YANG TERPILIH
SERATUS DELAPAN PULUH
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 189 Episodes
Comments