“Sekarang, katakan dikamar mana ayahmu, Glo, dan mengapa kalian memisahkannya dariku” sarkas bu Arini lagi.
“Mah, bukan kami yang ingin memisahkan ayah dari Mamah” sahut Gloria masih berusaha menjawab dengan nada lembut.
“Hah, jangan berbohong, Glo, aku tahu kalian pasti berencana memisahkan aku dari Vian, apa ini semua rencana opa dan omamu, mereka tidak akan berhasil, mereka lupa seberapa besar Vian mencintai aku” ucap bu Arini dengan nada sombong.
Mario menghembuskan nafasnya kasar, betapa dia harus benar-benar bisa mengontrol emosinya menghadapi calon ibu mertuanya ini. Gloria menatap sendu wajah ibunya, “Mamah benar, ayah sangat mencintai Mamah, dan harapanku, Mamah juga mencintai ayah sebesar cinta ayah pada Mamah” ucapnya lembut.
Gloria memang masih berharap bu Arini akan tetap setia pada ayahnya, walaupun Gloria telah mengetahui pengkhianatan ibunya. Dan Gloriapun sangat yakin kalau ayahnya akan mengampuni ibunya, jika ibunya mau kembali dan setia pada ayahnya. Gloria sungguh berharap tidak ada perpisahan antara kedua orang tuanya.
“Apa maksud kata-katamu Glo, tentu saja aku mencintai Vian, jika bukan karena aku mencintainya, aku tidak akan mau hidup menderita bersama dengannya, dan tidak akan pernah ada kamu” bu Arini sempat pias mendengar kata-kata Gloria, namun dia berusaha menutupinya.
“Iya, aku percaya Mamah sangat mencintai ayah, dan harapanku, rasa itu tidak akan pernah tergantikan oleh apapun” ucap Gloria pelan, “Dan oleh siapapun” lanjutnya dalam hati dengan sedih.
“Kata-katamu seolah menuduh mamah melakukan kesalahan yang fatal” desis bu Arini.
“Kesalahan anda sangat fatal, Nyonya, sangat sangat fatal” desis Mario sengit dalam hatinya. Dia sangat kesal melihat wajah tak bersalah bu Arini, karena Mario sangat tahu apa yang disembunyikan wanita paruh baya itu.
“Bukan begitu maksud Glo, Mah, tapi….” Gloria belum sempat menyelesaikan kata-katanya.
“Ah, sudahlah, percuma bicara denganmu sekarang, Glo, mamah rasa otakmu benar-benar sudah dicemari…
HATI YANG TERPILIH
SERATUS LIMA PULUH ENAM
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 189 Episodes
Comments