Gloria berdiri dan melangkah keluar dari kamar ibunya, dengan dibantu Mario yang menuntunnya untuk duduk di sofa ruang tamu. Bagas menyerahkan phonsel bu Arini pada Gloria, dan saat itu Gloria langsung membuka aplikasi parbankan ibunya.
Dan Gloria kembali terkulai lemah saat melihat seberapa banyak uang yang di transfer untuk ibunya dan kemana perginya uang itu, bahkan sesaat setelah uang masuk. Gloria menghembuskan nafasnya berat, kenyataan yang diterimanya dengan semua bukti yang ditemukan benar-benar jauh lebih menyakitkan daripada luka diperut dan didadanya.
Gloria sudah tak mampu menangis lagi, pedih dan sakit yang dirasakannya seakan sudah merenggut semua semangat dan tenaganya. Gloria hanya bisa termenung dan memandang phonsel ibunya tanpa reaksi apapun.
Mario yang melihat hal itu, segera mengambil phonsel dari tangan Gloria, “Tolong bereskan rumah ini, aku akan keluar dulu bersama Gloria” ucap Mario, dia menuntun Gloria untuk berdiri dan membawanya keluar dari rumah
itu.
Gloria tidak bereaksi, dia hanya mengikuti kemana Mario menuntunnya, matanya menatap kosong. Mario menuntun Gloria untuk naik ke mobil ranger lalu mendudukkannnya di kursi samping kemudi.
Mario kembali menghampiri Bagas, “Dimana tempat tenang yang disukai, Gloria” tanya Mario pada Bagas dan Dinda.
“Ada danau diatas bukit, Glo sangat suka kesana jika sedang banyak pikiran” sahut Dinda.
“Baik, terima kasih, aku akan membawa Gloria kesana” ucap Mario, lalu mengambil kunci kontak dari Davi dan kembali ke mobil ranger dimana Gloria duduk dengan tenang. Dinda dan Bagas hanya menatap kepergian Gloria dan Mario meninggalkan rumah tersebut.
“Kak, siapa laki-laki itu” tanya Dinda pada Bagas.
“Dia Mario Rodrigo, calon suami Gloria” sahut Bagas pelan.
“Ooohh” Dinda dapat menangkap ekspresi sedih di wajah Bagas, “Kak, apa benar paman Vian masih hidup, bagaimana keadaannya sekarang” tanya Dinda mengalihkan pembicaraan.
“Paman lumpuh, dia tidak bisa melakukan aktifitas apapun, benar-benar sepert…
HATI YANG TERPILIH
SERATUS EMPAT PULUH SATU
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 189 Episodes
Comments