“Kamu dari mana saja? Kenapa teleponku tidak dijawab?” cecar Vino begitu telepon mereka tersambung.
Olivia meringis malu. “Aku keasyikan makan sampai enggak denger suara telepon. Kakak sudah makan siang?”
“Kamu makan apa?” Sepertinya sudah menjadi kebiasaan Vino. Ia tidak langsung menjawab pertanyaan istrinya, melainkan balik mengajukan tanya.
Olivia mencebik. ‘Kebiasaan,’ gerutunya dalam hati. “Aku tadi masak,” sahut Olivia kemudian.
“Wah, asyik, dong. Bentar lagi aku pulang,” timpal Vino dengan suara riang.
“Jadi, Kakak belum makan?” tanya Olivia memastikan lagi.
“Enakan makan masakan kamu, Sayang,” balas Vino. “Ya udah, tungguin ya. jangan tidur, lho. Aku mau makan ditemenin kamu,” lanjutnya dengan suara tegas.
“Oke. Siap. Aku tungguin. Cepetan pulang dan jangan ngebut,” sahut Olivia senang.
Setelah sambungan terputus. Olivia memilih untuk membuka laman facebook. Sudah lama dirinya tidak bermain di media sosial itu. Mungkin saja bisa mendapatkan informasi pekerjaan, ‘kan?
Beberapa menit berlalu, seseorang yang ditunggu tidak kunjung datang juga. Merasa bosan karena apa yang dicari juga tidak didapatkan. Olivia menutup laman tersebut, lalu mematikan layar ponselnya. Beberapa kali mulutnya terbuka. Olivia menguap sebagai tanda matanya telah mengantuk. Tidak perlu menunggu lama, ia telah terlelap dengan posisi duduk seraya memeluk ponsel.
Vino tergesa-gesa menaiki anak tangga itu. Perasaan yang beberapa saat lalu diselimuti kabut gelap perlahan menampakkan sinarnya seiring langkah yang mendekati pada pujaan hati. Dengan perasaan tidak sabar, ia mengetuk pintu di hadapan. Sampai beberapa kali disertai suara memanggil, tetapi tidak juga mendengar sahutan dari dalam.
Vino pun membuka pintu itu. Harapan untuk disambut sang istri ketika sampai menguap begitu saja, seiring terpampangnya tubuh yang terlelap itu di kasur dengan posisi yang tampak tidak mengenakkan.
Vino menutup pintu dengan perlahan, melepaskan tas ranselnya lalu meletakkan di samping kasur dekat Olivia. Ti…
Cincin Kedua
Bab Delapan Belas
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 84 Episodes
Comments
alvalest
mal e ki pasti
2021-12-14
0
ArtiSumi2
pergi suruh nemui mamanya
2021-11-28
0