Hari ini, Olivia sudah boleh pulang. Vino membawanya pulang ke rumah dengan perasaan lega.
Keadaan rumah terasa sunyi senyap. Tidak lagi ada celoteh dan tawa dari Alvin yang biasa menghiasi rumah ini. Sekarang, setiap sudutnya seakan menjadi gua yang gelap. Kosong dan kehampaan mengisi relung sanubari Olivia.
Ia terdiam sejenak, berdiri di tengah ruang keluarga yang menjadi tempat favorit Alvin bermain.
Bayangan akan keceriaan Alvin memenuhi ingatan, tetapi tidak mampu memenuhi hati yang kosong. Seperti ada lubang besar yang menganga di dalam dadanya.
Matanya pun berkaca-kaca, tetapi segera ia usap sampai kering. Sebagai seorang ibu, Olivia tidak mau jika anaknya yang sudah berada di alam lain tidak mendapatkan ketengan karena dirinya yang masih terasa berat melepaskan.
"Kita masuk ke kamar. Kamu butuh mandi," bisik Vino di telinga Olivia kemudian mengecup pelipis sang istri.
"Iya," sahut Olivia kemudian melangkah pelan menuju kamar. Belum sampai langkahnya sampai ke kamar, ia berbelok menuju kamar sang putra.
Kosong. Lagi-lagi kesedihan membayang di wajahnya.
'Bagaimana ini? Bagaimana aku bisa hidup tanpa kamu, Nak?
Kedua bibirnya terkatup rapat, tetapi hatinya terus melantunkan tanya, otaknya terus bekerja memutar kenangan Alvin.
Lagi, matanya berkabut. Kali ini, bening kristal itu tidak mampu dicegah meluncur membasahi pipi. Olivia menangis dalam diam.
"Sayang ...." Vino mendekap tubuh Olivia dari belakang, merangkul pinggang sang istri dengan erat.
Vino pun merasakan hal yang sama. Kesedihan yang amat dalam menusuk di dadanya. Namun, ia harus bersikap tegar demi bisa menopang tubuh rapuh sang istri. Ia harus bersikap kuat agar bisa menjadi sandaran di kala Olivia menangis. Ia juga harus menjadi sekuat karang agar Olivia mau berbagi beban kesedihan kepadanya. Ia juga harus siap menjadi lautan luas di saat Olivia menangis dan butuh penyelam kesedihan.
Vino menutup pintu kamar Alvin. Masih dengan merengkuh tubuh Olivia, ia mengajak istrinya itu pergi dari sana. Kam…
Cincin Kedua
Bab 56
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 84 Episodes
Comments
Lina aja
mertua gda akhlak itu...suami nya juga lagi jaga anak malah di tinggal"udah celaka j g bisa txnggung jawab
2023-10-06
0
Defi Danny Firmansyah
Olivia kmu hrs sabar....tabah jga ikhlas....relakan & ikhlaskan kepergian Alvin....😭😭😭😭😭
2023-02-06
0
Leon Kampret
iklas olivia
2023-02-05
0