Rumah itu semakin terasa dingin. Itulah yang Olivia rasakan. Tidak ada lagi kehangatan di dalamnya. Pun dengan hubungan mereka sebagai suami istri. Vino yang pulang larut malam, lalu dirinya yang sudah terlalu lelah untuk menunggu.
Bukankah pernah Olivia rasakan bahwa masalah yang terjadi di rumah tangga mereka ini tidak tahu apa pastinya? Hal ini jugalah yang membuat ia bingung dalam menentukan sikap.
Pada akhirnya, Olivia memberikan begitu saja semuanya terjadi apa adanya. Biarkan saja waktu yang akan menjawab semuanya.
Pagi itu, Olivia bangun dan langsung menuju dapur untuk menyiapkan sarapan.
Jika di hari -hari sebelumnya ia akan sangat semangat karena ada kedua orang tuanya yang akan ikut sarapan pagi bersama, tidak dengan dua hari ini. Meja makan itu kosong, tiada penghuni.
Rumah besar ini semakin sepi layaknya kuburan saja. Ditambah dengan kondisi tubuh Olivia yang semakin hari semakin dirasakan tidak memiliki tenaga. Nafsu makannya berkurang drastis. Entah apa yang terjadi kepada dirinya ini, Olivia pun tidak mengerti. Lebih tepatnya tidak ingin memikirkan kondisi dirinya sendiri.
"Olivia! Olivia!"
Olivia menjeda pekerjaannya mencuci peralatan masak yang digunakan untuk menyiapkan sarapan kala mendengar suara teriakan dari sang suami. Ia bergegas mencuci tangan, mengelap dengan kain yang tergantung di dinding kemudian memenuhi panggilan itu.
"Ada apa, Kak?" tanya Olivia bingung. Ia berdiri di hadapan Vino yang melangkah menuju dapur. Raut lelaki itu tampak kesal.
"Kamu sengaja mempermalukan mamaku di depan orang tua kamu ya?"
Olivia tersentak kaget mendengar tuduhan itu.
"Ini kejadiannya dua hari lalu kan dan Mama baru cerita tadi sambil nangis -nangis di telepon. Aku enggak nyangka kamu bisa bersikap begitu, Olivia? Mamaku juga ibu kamu, kan? Seharusnya kamu bisa menengahi secara adil dong perdebatan mereka. Mama sampai marah besar dan sangat sedih serta kecewa berat sama aku." Vino mengacak rambutnya dengan kasar. Ia juga mengusap wajahnya dengan kasar. Wa…
Cincin Kedua
Bab. 65
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 84 Episodes
Comments
amalia gati subagio
perempuan cacat mental egoistis narsistis mebgejar belalai sejengkal dibawah pusat, dptnya gak sesuai obsesi, hm odgj gak ditangani dgn baik suka kumat ya
2023-03-10
0
Arie
pergi aja Olivia cari sendiri kebahagiaan mu💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪
2023-02-22
0
Abithya Amad
JD gemeeees pengen nampol si vinoo...sumpahhh...
2023-02-22
0