Olivia menggeliat pelan. Lelapnya terganggu. Ketika menggerakkan tubuh, gerakannya itu terganggu oleh dekapan erat di balik punggungnya.
"Kak ...." Olivia memanggil lirih. Ia hendak menolehkan kepalanya ke belakang. Walaupun sebenarnya, ia yakin betul siapa lelaki yang memeluk tubuhnya itu. Siapa lagi kalau bukan Vino, suaminya. Namun tertahan oleh lelaki itu yang meletakkan kepala di ceruk lehernya.
"Gini aja. Biarkan gini aja." Vino berkata lirih. Ia bergerak pelan memberikan kecupan ringan di ceruk leher itu.
Rupanya, gerakan -gerakan kecil itu mampu memantik api gairah pada keduanya. Terlebih, setelah mereka sibuk pada hal -hal seputar pekerjaan dan banyak lainnya membuat hubungan keduanya terasa merenggang di beberapa Minggu terakhir.
Gejolak hasrat itu tak lagi mampu dibendung. Saat lelah menyergap yang mampu melemahkan keegoisan. Akal pun mulai dikaburkan oleh sesuatu yang terus membara dari dalam tubuhnya. Panas itu tak lagi tentang emosi yang meluap luap, melainkan tentang dorongan yang ingin segera tertunaikan.
Suara keduanya saling bersahutan. Gerakan tubuh mereka saling berbalas. Gerutuan jua terus dilontarkan hingga akhirnya kepuasan diraih bersama.
"Ah ...." Olivia merintih sembari memegangi perutnya. Detik itu juga dirinya amat menyesal karena tak kuasa menahan diri atas rayuan yang Vino berikan.
"Ada apa?" tanya Vino panik. Suaranya terdengar berat. Kantuk yang sempat menyapa kini hilang seketika.
"Perutku sakit. Harusnya aku bisa menahan diri untuk tidak melakukannya."
"Apa maksud kamu?" tanya Vino bingung dengan raut gusar. Namun matanya yang memerah menandakan jika dirinya didera amarah. "Apa kamu menyesal telah melayaniku? Setelah berhari -hari aku harus ...." Ia tak melanjutkan ucapan. Tangannya bergerak cepat menjambak rambutnya frustrasi.
"Aku hamil. Harusnya kita hati -hati," geram Olivia kesal.
"Apa maksud kamu dengan hamil?" Vino spontan terlonjak kaget. Ia langsung mengubah posisinya menjadi duduk. "Kamu hamil? Hamil anak aku dan enggak bi…
Cincin Kedua
Bab. 42
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 84 Episodes
Comments
alvalest
aku masih penasaran lo sm jdulny cincin kedua tp tnd tnd slingkuh atau nikah lagi blm keliatan..wkkwkw
2022-09-29
0