Akhirnya, orang yang ditunggu oleh Olivia itu pun datang juga. Ibu dan Bapak-nya datang dengan banyak membawa bingkisan. Berbagai macam makanan dibawa mereka dari kampung.
Perasaan Olivia membuncah bahagia. Setidaknya, pikirannya itu sedikit teralihkan dari bayangan mengerikan sang putra semata wayang.
Olivia sebagai mengajak kedua orang tuanya masuk. Sementara itu, Vino membantu membawakan barang bawaan mereka masuk ke rumah.
"Kok, banyak bawa bawaan, sih, Bu, Pak. Apa enggak repot bawanya. Segala ubi mentah pun dibawa. Pisang juga," kata Olivia. Ia tentu saja merasa tidak enak hati, sebab membayangkan orang tuanya itu kerepotan membawa banyak barang seperti itu.
"Namanya saja oleh-oleh. Itu juga banyak dari para pekerja yang bawain, enggak enak dong kalau Ibu tolak. Jadi ya dibawa saja semuanya." Sang Ibu menjelaskan diselingi kekehan pelan.
Bapaknya Olivia pun menghampirinya, merangkul bahunya dengan erat. Olivia tersenyum, walau senyum itu masih tampak sendu. Ia mengajak kedua orang tuanya masuk dan langsung ke kamar tamu.
"Bapak dan Ibu istirahat dulu ya, mandi dulu. Terus kita makan." Olivia berkata lembut.
Olivia keluar dari kamar tamu, menghampiri suaminya yang masih berada di dapur.
"Biar aku aja yang nyusun, Kak," katanya kepada Vino.
Vino menoleh kemudian tersenyum manis. Ia mengangguk dan bergeser dari duduknya, membiarkan sang istri mengambil alih pekerjaan yang ia lakukan.
"Ini besok dibagi-bagikan juga sama Bibik ya," ujar Olivia memberikan usulan.
"Boleh. Atau ajak Bibik masak bersama saja baru kalau banyak bisa dibawa pulang."
"Bener juga. Ya udah, gitu aja, deh." Olivia menyetujui usulan itu.
Vino memesan makanan dari luar, sementara Olivia menyelesaikan pekerjaan. Tiga puluh menit kemudian, makanan yang dipesan sudah datang. Sepasang suami istri itu menyusun makanan di meja makan.
Olivia segera membuat minuman hangat sembari menunggu kedua orang tuanya keluar dari kamar. Tidak berapa lama kemudian terdengar suara nada dering dari ponsel Vino.
O…
Cincin Kedua
Bab 57
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 84 Episodes
Comments
Defi Danny Firmansyah
udh tngglin Vino aja Alvin meninggal jga krn Vino penyebabnya gara2 Vino lalai menjaga Alvin,Vino malah fokus ngobrol sma Raisya tnpa memperhatikan Alvin....
2023-02-07
0
Ika Endah
cc raisya g tau diri bis g telp temennya jgn ganggu kkknya udh tau lg berduka
2023-02-07
0
R-Nie
emang bner tuh ibuk.... vino jg aneh.....
2023-02-07
0