Ketika kedua pria itu sampai di ruangan Nate, atasannya langsung menghempaskan tubuhnya di kursi kerjanya. Ia sedikit melonggarkan dasinya.
Pria itu menoleh pada asistennya yang tampak masih berdiri dalam diam.
"Syukurlah tadi kamu sempat mendengar pembicaraan para security, Marc. Kalau tidak, mungkin Lin sudah terlibat perkelahian di sana."
Pria dingin itu mengangguk sekali.
"Benar sekali, Tuan. Dan dari kejadian tadi, hanya dengan satu batu, dua permasalahan dapat terselesaikan."
Tersenyum, Nate memandang asistennya. Pria itu mengingat sosok Lionel yang terlihat pucat.
"Benar sekali Marcus. Bahkan sebenarnya ada tiga hal yang bisa diselesaikan tadi."
Marcus mengangkat alisnya untuk bertanya, tapi terdiam ketika melihat tangan kiri atasannya yang kembali mengetuk-ketuk meja di depannya.
"Permasalahan dengan teman Lin, sebaiknya kamu lebih berhati-hati, Marc. Model pria seperti suami wanita itu, bisa jadi menimbulkan masalah yang lebih besar nantinya."
Asistennya mengangguk kaku. Menyetujui.
"Anda jangan khawatir, Tuan. Saya akan sangat berhati-hati untuk masalah ini. Saya juga akan segera menyelidiki latar belakangnya untuk mencegah hal tersebut."
Nate pun akhirnya meraih beberapa lembar dokumen yang tampak tersebar di mejanya.
Sebelum peristiwa tadi, mereka berdua sebenarnya sedang membahas mengenai kemungkinan pembukaan cabang baru di luar negeri.
"Duduklah, Marc."
Menunggu asistennya duduk di depannya, atasannya pun mengenakan kembali kacamata bacanya yang sempat dilepasnya tadi.
"Jadi, tadi sampai mana pembicaraan kita?"
Kedua orang itu akhirnya melanjutkan diskusi yang sempat tertunda selama beberapa jam ke depan, dalam ruangan yang tertutup itu.
Malamnya, Nate mendengar ketukan pelan di luar pintu ruangannya. Mengira yang datang adalah Marcus, ia memberikan instruksi tanpa mengalihkan perhatian dari pekerjaannya.
"Masuk."
Pria itu tampak masih fokus dengan setumpuk dokumen yang ada di depannya. Pertemuannya dengan Marcus pagi tadi, membuatnya harus mengecek…
Madness
Chapter 26
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 86 Episodes
Comments
YuWie
nateeee...linnnn..ahhhh
2022-01-25
0