Kembali ke apartemennya, Lin berjalan dengan perlahan di lorong yang sepi itu. Pertemuannya tadi dengan ayahnya dan Felix membuatnya malah makin penasaran.
Benaknya penuh dengan pertanyaan dan juga rencana yang akan dilakukannya nanti.
Sambil menarik nafasnya, Lin mengeluarkan kunci akses dari tasnya dan sedikit menoleh pada pintu tertutup di seberangnya.
Menimbang-nimbang sejenak, akhirnya Lin memutuskan untuk menghampiri pintu itu. Tangannya sedikit gemetar ketika mengarahkan tangannya untuk memencet bel pintu.
Dalam hatinya, ia bertanya-tanya, apakah tindakannya bodoh? Tapi rasa ingin tahunya yang besar, mengalahkan sisi penakutnya.
Ia harus segera tahu mengenai kebenarannya. Kalau bisa secepatnya.
Menarik nafasnya panjang, akhirnya dengan mantap Lin menekan bel itu dan menunggu.
Lin menekannya kembali setelah ia menunggu beberapa lama.
Masih belum ada reaksi, dengan perlahan, ia mendekatkan telinganya ke pintu tertutup itu. Mencoba mendengar apapun yang ada di dalam.
Dahinya terlihat berkerut ketika Lin menjauhkan tubuhnya. Sama sekali tidak terdengar suara apapun dari dalam.
Lin pun melirik jam tangan yang melingkar di tangan kanannya dan melihat bahwa saat ini baru menunjukkan pukul 21.30. Belum terlalu malam.
Apakah Dominic sudah tidur?
Memutuskan mencoba sekali lagi, ia pun menekan bel itu untuk terakhir kalinya.
Yakin bahwa pintu itu tidak akan terbuka, Lin pun akhirnya masuk ke apartemennya sendiri.
Ia meletakkan tas yang dibawahnya dengan asal ke meja pantry dan langsung menuju kulkas mencari air minum.
Sambil meminum airnya, ia mengeluarkan ponsel dari tasnya dan secara bersamaan, muncul notifikasi pesan masuk. Pesan dari Nate.
'Lin. Bagaimana kabarmu hari ini?'
Pandangan Lin sedikit kabur ketika membaca pesan yang dinanti-nantinya sepanjang hari.
Perlahan, ia pun mematikan ponselnya dan mengarahkan langkahnya ke kamar tidur.
Setelah membersihkan tubuhnya dan memakai pakaian yang nyaman, ia mengambil laptop-nya dan duduk di tempat tidur.
Lin baru akan…
Madness
Chapter 38
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 86 Episodes
Comments