Setelah itu, keduanya pun terlihat duduk bersisian. Saling bergenggaman tangan.
"Aku akan benar-benar bisa bertemu dengannya?"
Lin tampak masih belum bisa percaya, bahwa akhirnya selama 45 tahun hidupnya, ia akhirnya akan bisa bertemu dengan ayah kandungnya.
"Ya."
Benak Nate berputar. Ia juga sangat ingin tahu mengenai alasan Johan sampai mau meninggalkan anaknya selama ini.
Dan juga, ia ingin membereskan urusannya yang masih tertunda dengan pria tua itu. Ia ingin memastikan bahwa perselisihannya dulu tidak berdampak pada hubungannya dengan Lin.
"Nate." Panggil Lin.
Kepala pria itu menoleh padanya. Padangannya terlihat bertanya.
"Kamu benar-benar akan menemaniku kan?"
Mata Lin terlihat bergerak-gerak. Kecemasan dan kurangnya kepercayaan diri tampak jelas dari sorot kedua matanya.
Pertanyaan itu membuat senyum Nate terbit. Ia meremas lembut kedua tangan mungil yang ada dipangkuannya.
"Tentu saja, Lin. Aku akan menemanimu nanti."
Lin terlihat lega. Ia mengeluarkan nafasnya dengan perlahan dan mengangguk.
Menatap Nate lagi, Lin bertanya, "Jadi, kapan rencananya kita akan bertemu?"
Pria itu kembali meremas tangan Lin.
"Besok malam, jam 21.00. Kalau kamu mau, aku akan menjemputmu di apartemen nanti."
Mata Lin mengerjap. Ia cukup terkejut karena tidak menyangka akan secepat itu.
"Bagaimana?" Pandangan Nate menyelidiki raut muka wanita di depannya.
Akhirnya Lin pun mengangguk dan mengangkat kepalanya kembali.
"Ya. Aku setuju."
Saat ini, Lin sudah berada dalam tahap harus berani menerima kenyataan yang sebenarnya. Ia sudah tidak mau bertanya-tanya lagi dan siap untuk mendengar realitanya.
"Bagus."
Nate kembali mengalihkan pandangannya. Benaknya tampak mulai berkecamuk.
Ia menyadari bahwa akan ada kemungkinan kalau Johan tidak akan setuju jika puterinya bersama dengan dirinya. Apa yang akan dilakukannya nanti?
Nate pernah menjadi seorang ayah. Ia cukup tahu apa yang ada di benak seorang ayah jika mendapati anak gadisnya dekat dengan seseorang yang sangat membencinya dulu.…
Madness
Chapter 29
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 86 Episodes
Comments