“Kenapa kamu kembali saat hati ini bukan untukmu lagi?” Batin Intan, dibuat galau dengan keadaan.
Sandhi memang pernah mengisi hati Intan. Akan tetapi, sejak kejadian di rumah makan tempo hari, Intan benar-benar telah merelakan Sandhi. Wanita lain telah dipilih Sandhi, sejak saat itulah Intan memutuskan untuk berhenti mencintai Sandhi. Ditambah lagi, saat ini telah ada nama Devano yang mengisi ruang hati. Bukan sebagai cinta pengganti, melainkan sebagai cinta baru yang telah mampu mewarnai hari-hari.
Pesan Sandhi diabaikan. Ponsel digeletakkan, dan jendela kamar menjadi tujuan. Intan memandangi langit malam melalui bingkai jendela kamar. Begitu lama, hingga bermenit-menit lamanya.
Tidak ada yang menarik di atas sana. Sejauh Intan memandang, yang tersuguh hanyalah awan mendung. Tidak tampak bintang, apalagi rembulan. Malam benar-benar temaram, layaknya suasana hati Intan.
“Apa yang harus aku lakukan?” Intan bergumam sambil tetap memandangi langit malam.
Setengah jam berlalu dan Intan masih saja galau. Nama Sandhi dan Devano bergantian memenuhi pikiran. Intan menimbang, mana yang terbaik untuk diputuskan. Memilih Sandhi yang cintanya sudah kembali, atau memilih Devano yang namanya sudah memenuhi ruang hati.
Intan menyerah. Dia tidak dapat membuat keputusan dengan gegabah. Dirinya masih terus menimbang hingga hati dan pikirannya lelah, dan jatuhlah Intan dalam buaian mimpi indah dalam tidurnya. Ya, mimpi Intan malam ini benar-benar indah, karena Devano hadir dalam mimpinya. Sosok Sandhi juga hadir di sana, tapi sayangnya Intan tidak merasakan keindahan yang sama.
***
“Buuuuu. Kak Intan punya mata panda lagiiiii!”
Seruan Mira sangat keras mengangetkan seisi rumah. Dimulailah drama pagi itu dengan nasihat ibu untuk Mira. Hal yang biasa, dan sama sekali tidak memancing reaksi Intan untuk ikut campur apalagi beradu kata dengan adiknya. Intan benar-benar tidak bersemangat, karena nama Sandhi dan Devano terus memenuhi pikiran dan hatinya.
Intan sadar bahwa dirinya harus…
PANTAS
Bab 13 - Sakitnya Bukan Main
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 78 Episodes
Comments
Arthi Yuniar
Intan sepertinya salah paham sama Devanno, aahh...kok bisa sih ada si Dea disana😪😪
2022-01-21
1