Langkah demi langkah Devano ayunkan menuju arah pintu kamar Benny, perlahan tapi pasti. Terus terang saja, pikiran Devano sempat kemana-mana. Pintu kamar Benny tertutup, tapi ada suara dari dalam. Apalagi Benny dan Fani belum ditemukan. Kalau memang benar mereka berdua ada di dalam sana, lalu apa yang mereka berdua lakukan? Begitulah pikir Devano. Pikiran buruk mulai meracuni.
Semakin langkah Devano mendekat ke arah pintu, semakin terdengar suara yang begitu dikenalinya, yaitu suara Benny. Suaranya tampak setengah berbisik. Dan, suara lainnya adalah suara wanita. Devano yakin sekali itu suara Fani. Tapi, ada isak tangis yang terdengar dari dalam sana.
Raut wajah Devano tampak serius. Kini tujuannya adalah membuka lebar pintu kamar Benny dan memergoki kelakuan mereka yang begitu mengundang rasa curiga. Devano siap meneriaki Benny, juga menasihati Fani.
Brak!
Devano membuka paksa pintu kamar Benny. Dan ... ternyata yang terjadi di dalam sana sungguh di luar dugaan Devano. Tampak Benny ada di sudut kamar, benar-benar jauh dari Fani. Tadi Devano sempat melihat kedua mata Benny ditutupi sendiri menggunakan kedua tangannya, sebelum akhirnya menoleh ke arah pintu kamar yang didobrak Devano. Sedangkan Fani, dia terduduk di tepi kasur sambil menangis tiada henti, bahkan saat Devano mendobrak pintu pun tangis Fani semakin menjadi.
"Dev! Kau bikin kaget saja!" seru Benny.
"Devano nggak peka banget, sih!" protes Fani di sela isak tangisnya.
Devano jadi merasa serba salah. Seharusnya dialah yang protes, ngomel-ngomel, bahkan meminta penjelasan pada Benny dan Fani. Sayangnya, Devano-lah yang justru diprotes oleh Benny dan Fani.
"Hei, kalian berdua! Harusnya aku yang bertanya. Sedang apa kalian di dalam kamar ini dengan pintu kamar yang terkunci, ha?"
Devano murka. Dia juga tidak bisa mengontrol suaranya. Lupa juga jika dia harus menjaga Intan agar tetap beristirahat di sofa tanpa gangguan.
"Dev-dev! Jauhkan dia dariku!" Tiba-tiba Benny melangkah cepat dan bersembunyi di belakang…
PANTAS
Bab 66 - Dipaksa Menikahi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 78 Episodes
Comments
Arthi Yuniar
Ya ampun Fani agresif bgt sih jadi cewek mana pengen di nikahi segala, lalu gimana nasib Sandhi??
2022-03-06
0