Angkot yang ditumpangi Intan melaju sangat pelan. Benar-benar sangat pelan sampai-sampai sepeda angin pun mampu menyalip tanpa perlu ketakutan. Wajar saja, karena penumpangnya hanya ada tiga. Abang sopir angkot sengaja memelankan laju mobil demi mencari tambahan penumpang.
Intan sama sekali tidak mempermasalahkan laju angkot yang sangat pelan itu. Mau cepat ataupun lambat, bagi Intan yang penting sampai dengan selamat. Lagipula dirinya sedang tidak terburu waktu. Juga, warna-warni lampu jalanan rupanya menjadi daya tarik sendiri bagi suasana hati Intan yang sempat suram.
Sebenarnya Intan tidak berniat marah pada Devano. Kekecewaannya pun hanya berlangsung sebentar saja. Hanya sesaat setelah Devano bersikap tergesa-gesa. Untuk saat ini, Intan hanya ingin menjernihkan pikirannya. Ingin sedikit merasakan ketenangan dengan berdiam diri tanpa membuat obrolan. Terkesan sedikit egois, tapi memang sikap inilah yang Intan butuhkan.
"Maafkan aku, Dev. Kamu pasti kepikiran." Batin Intan seraya memejamkan kedua matanya sebentar.
Angkot berhenti. Satu penumpang turun. Tinggal Intan dan satu penumpang lain yang masih bertahan hingga sampai di tempat tujuan. Dan, lagi-lagi angkot melaju perlahan. Abang sopir angkot sepertinya tidak berniat menambah kecepatan.
"Mbak, permisi." Panggil penumpang angkot yang sedari awal duduk di pojokan.
Langsung saja Intan menoleh karena di dalam angkot itu tidak ada lagi penumpang wanita kecuali dirinya.
"Iya?"
"Itu, Mbak. Yang di dalam mobil itu pacarnya Mbak ya?" tanya si penumpang yang tidak lain adalah kakek-kakek berkemeja lengan panjang. Si kakek bertanya dengan nada sopan sambil menunjuk ke arah mobil yang persis melaju di belakang angkot.
Pandangan Intan tertuju pada mobil yang dimaksud si kakek. Mobil itu tampak tidak asing, karena siang tadi Intan menumpang di dalamnya. Intan seketika tersenyum melihat mobil yang lajunya sama pelannya dengan angkot.
"Dia bukan pacar saya, Kek. Tapi calon suami saya," jelas Intan yang langsung ditanggapi a…
PANTAS
Bab 63 - Peduli
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 78 Episodes
Comments
Wichan606
up terus
2022-03-05
0
Arthi Yuniar
Jangan kelamaan Tan ngambeknya kasihan Devanno😉😉
2022-03-02
0