Sore hari, Intan sibuk bersih-bersih ruang tamu, teras depan, bahkan ruang makan di rumahnya. Disapu, dipel, juga diberi pengharum ruangan aroma lavender. Intan ingin Devano merasa nyaman saat bertemu kedua orangtuanya.
Berganti menuju dapur. Intan melihat sang ibu menggoreng ikan lele, tahu, dan tempe. Terlihat pula bumbu sambal yang siap diulek dalam cobek. Intan-lah yang merekomendasikan sang ibu agar memasak masakan itu untuk disuguhkan pada Devano. Usulan dari sang ayah juga agar Devano ikut makan malam bersama, sehingga tidak hanya mengobrol ataupun mengutarakan niat baiknya.
“Nak Dev suka pedas nggak?”
“Suka-suka aja, Bu. Tapi jangan terlalu pedas, ya. Secukupnya saja.”
“Cabe sebelas kebanyakan, nggak?” Sang ibu menunjukkan cabe rawit segar yang tampak kemerahan.
“Terlalu banyak, Bu.”
Intan mengambil alih bagian persambalan. Dia sendiri yang mengira-ngira seberapa banyak cabai yang harus digunakan. Tidak terlalu manis, dan tidak terlalu pedas juga. Pas. Bisa dikatakan, Intan membuatnya dengan perasaaan meskipun yang dibuat hanyalah secobek sambal.
“Sudah selesai belum, Tan?”
“Sudah, Bu. Piring-piring juga sudah ditata.”
“Yasudah. Mandi sana! Nanti jangan pakai kaos, ya. Pakai baju yang pantas. Terus itu wajah dipoles dikit, biar nggak blur di kamera.”
“Blur? Ibu bisa aja bercandanya.”
“Hihi. Biar kamu nggak tegang. Masa mau dilamar Nak Dev mukanya pedes gitu. Kayak sambel.”
Intan segera melebarkan senyumnya. Tidak lagi menunjukkan wajah tegang seperti yang dikatakan sang ibu padanya. Ya, perkataan sang ibu benar. Sedari tadi Intan memang kepikiran hingga berujung pada mimik wajah tegang.
Selanjutnya, Intan didesak sang ibu untuk bergegas mandi. Namun, langkahnya terhenti, bahkan wajah Intan mendadak tegang lagi karena melihat penampilan sang ayah yang tidak biasa-biasanya.
“Sejak kapan ayah punya kumis setebal itu?” Intan terheran.
“Iya, Yah. Itu pasti kumis palsu, kan?” Sang istri menimpali, bahkan sampai berusaha melepas kumis palsu yang sudah terpasang d…
PANTAS
Bab 38 - Datang Melamarmu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 78 Episodes
Comments
Arthi Yuniar
Alhamdulillah akhirnya lamaran Devanno di terima oleh kedua orangtuanya Intan, tinggal nunggu lamaran resmi nih😊😊
2022-02-02
0
Wichan606
semangat author nulisnya. jangan lupa feedback ke karya saya berjudul gadis monochrome. saya tunggu kedatangannya.
2022-02-02
0