"Oh ya minggu depan kamu sudah bisa mulai kuliah, Abang sudah mendaftarkanmu di Universitas ZXC."
"Benarkah?"
"Tapi boong." Lalu terkekeh.
Wajah Zena yang tadi memancarkan semburat bahagia mendadak masam mendengar dua kata yang mematahkan semangatnya keluar dari mulut sang suami.
"Tidak usah memberiku harapan kalau begitu, agar aku tak kecewa. Aku bisa membiayai hidupku sendiri tanpa bantuan Abang!" Zena emosi tak sadar menghempas sendok ke piring sehingga menimbulkan suara nyaring.
Dirinya tak berselera lagi untuk makan.
"Abang cuma bercanda Zen, kok serius sekali. " Mengusap puncak kepala Zena.
"Masa kamu percaya Abang bohongi, lagi pula kamu sudah terdaftar. Kampusnya dekat dengan kantor Abang kok."
Seketika bibir Zena yang mengerucut berganti dengan senyuman manis, hati yang tadi kecewa kembali berbunga bunga.
Bugh!
Zena melayangkan pukulan ringan ke lengan Satya lalu berkata, "Abang ih ngeselin!"
"Makanya jangan gampang marah." Menyudahi makannya.
Melihat Satya selesai makan Zena juga menyudahi makannya meskipun makanan dalam piringnya belum habis sepenuhnya.
Hatinya terlalu bahagia hingga tak lagi merasa lapar.
"Kenapa tak di habiskan?" Melirik piring Zena.
"Kenyang!" Berdiri hendak membereskan piring makan bekas mereka.
"Kenyang makan apa? separuh juga tidak."
"Makan angin hehe."
"Wah bahaya nanti keluarnya angin juga. Tidak! habiskan sekarang!"
"Tidak! aku sudah kenyang." Langsung membawa piring piring ke belakang.
Satya menggelengkan kepala menghadapi kelakuan istrinya.
"Abang kenapa sih takut sekali sama kentut? Padahal kan menghirup aroma kentut itu sehat, " ujar Zena setelah kembali dari belakang.
"Brut!" Suara pendek terdengar nyaring, menebarkan aroma memabukkan dengan cepat menyerang indra penciuman Satya.
"Astagfirullah." Langsung menutup hidung dengan tangannya.
"Ya sudah, kalau begitu kau hirup saja sendiri! " Setelah mengatakan itu Satya langsung melesat ke kamarnya, Zena malah terkekeh melihat suaminya kabur.
"Huek!"
Satya saat ini berdiri di ba…
Mendadak Nikah
Gejolak
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 124 Episodes
Comments
Rosy
Zena....kamu nggak sopan...🤣🤣🤣
2022-04-13
1