Satya menunggu istrinya di meja makan, tak lama kemudian yang di tunggu pun datang. Gadis itu sudah berpakaian rapi dan menenteng tas kuliahnya.
Gadis itu lantas mengambilkan makan untuk suaminya seperti biasa sambil memasang topeng wajah baik baik saja.
"Alhamdulillah sudah tidak marah lagi," batin Satya mengucap Syukur. Mengurungkan niat minta maaf karena masalah kelancangannya semalam.
Aroma body lotion di tubuh Zena menebarkan bau wangi dan segar di hidung Satya, entah mengapa dia menyukai aroma tersebut.
Pria itu memperhatikan Zena yang telaten mengambilkan makanan untuknya layaknya istri sungguhan, tanpa sadar bibirnya tertarik membentuk sebuah senyuman.
Zena mengetahui jika Satya tengah memperhatikan dirinya yang tertangkap lewat ekor mata namun ia berpura pura tidak melihat dengan perasaan tidak menentu.
"Ini Bang." Zena menyerahkan piring yang sudah berisi makanan.
"Terima kasih," ucap Satya tulus lalu tersenyum.
Zena segera mengalihkan pandangannya agar tak melihat senyum Satya yang akan semakin membuatnya gila.
"Sama sama," jawabnya sembari mengambil makanan untuk dirinya sendiri.
Mereka pun sarapan dengan damai, bunyi sendok beradu dengan piring meramaikan suasana pagi dua insan yang tengah mengisi perut.
"Bang, aku pinjam motor Abang dong," ucap Zena di sela sela makannya.
"Buat apa?" Menghentikan gerakan tangan lalu memandang Zena.
"Buat pergi ke kampus lah," jawabnya ringan lalu melahap makanan.
"Abang sudah menyiapkan sopir pribadi untuk mengantarmu kemana saja?"
"Tapi aku ingin bawa motor sendiri, boleh ya?" Menunjukkan mata puppy eyes.
Mata sipit itu sangat menggemaskan, rasanya dia tidak tega menolak permintaan istrinya namun ia harus tetap tegas.
Satya tersenyum lalu berkata, "Tidak! Abang tidak mengizinkan kamu bawa motor sendiri lagi pula motor itu besar."
"Ck, Abang pikir aku tidak bisa membawanya?" kesal Zena.
"Bukan begitu, Abang cuma tidak mau terjadi sesuatu padamu," imbuhnya lalu melanjutkan makan.
"Kenapa dia harus sebaik ini sih? kenapa…
Mendadak Nikah
Andreas
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 124 Episodes
Comments
Avrilia Budiman
ahay ahay udah ada tanda2 nih satya🤭
2023-04-21
1
Yati Rosmiyati
bab ini yang aku tunggu lihat Satya galau dongkol perasaan nya tak menentu🤭
2022-11-21
1
Rosy
sebuah rasa yg tidak dia sadari....kamu akan menyesal Satya...
2022-04-14
2