Di kost Mita dan Nuril, Zena menumpahkan air matanya, menceritakan semua pada sahabat sahabatnya agar beban di hatinya berkurang.
Tak ada lagi tempat untuk Zena bersandar selain bahu mereka bertiga, sahabat terbaik yang ia miliki.
Ketiga sahabatnya menanyakan apakah Zena sudah mantap ingin berpisah dari suaminya, mengingat mereka sangat tahu perasaan Zena yang sesungguhnya terhadap Satya.
"Jangan memutuskan sesuatu saat sedang emosi Zen. nanti kau menyesal," ucap Andreas.
"Lalu aku harus bagaimana? aku sakit mendengar pembicaraannya dengan kekasihnya malam itu, aku tidak mau jadi pengganti mba Eva, hanya tempat pelampiasan bang Satya." ujar Zena di sela sela tangisnya.
"Karena suamimu sudah putus dengan kekasihnya, kau bisa perlahan masuk ke dalam hatinya Zen," tukas Mita.
"Buktinya selama ini aku hidup dan dengannya, aku tak berhasil merasuk ke hatinya."
"Itu karena masih ada kekasihnya, dan sekarang mereka sudah berakhir. Akan sangat mudah bagimu Zen untuk masuk ke hatinya jika kamu mau." Tambah Nuril.
"Lagi pula ya Zen, aku sangat yakin jika suami bodohmu itu sudah jatuh cinta sama kamu, tapi ia tidak menyadari perasaannya," Timpal Andreas.
"Kau tidak tahu apa apa Ndre."
"Aku bicara begitu ada alasannya, dia selalu cemburu tiap kali aku dekat denganmu, dan dia selalu menyuruhku untuk menjauhimu."
"Kau ingat waktu di kampung saat nenek meninggal?" Andreas mencoba mengingatkan.
"Ya, aku ingat. Memangnya kenapa?" tanya Zena, ia tidak mengerti.
"Kau ingat siang siang, wajahku lebam dan bibirku berdarah? aku mengatakan padamu aku terjatuh."
"Ya, aku ingat."
"Itu karena ulah suamimu yang cemburu padaku, dia tidak suka aku dekat-dekat denganmu, karena sebelumnya kita makan bersama dan aku mimindahkan sayur di piringku untukmu, dia tidak suka."
"Dan malam sebelumny aku menjahilinya dengan mengatakan aku akan merebutmu darinya, dia sangat marah hingga memukul lantai sangat keras." Andreas tersenyum geli mengingatnya.
"Oh, suara dentuman keras tengah malam itu," kata Mita.…
Mendadak Nikah
Pulanglah bersamaku
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 124 Episodes
Comments
dyve
membuatkan
2022-10-21
0
Lela Aja
hahahahaha ... aku bahagia thor buat satya tambah sesak hati nya dn untk mu thor lope lope poolll
2022-05-26
2
Santi Ison
sesak hati ku mbacanya thor,,,semangat untukmu othor
2022-05-25
1