Chapter 115

Zena mendongak menatap sang suami seolah mengatakan apa syaratnya.

"Ya Allah, gini amat punya istri masih ABG. Dikit-dikit minta cerai," batin Satya sembari berpikir.

Mata itu terus menatapnya, mencecar agar Satya mengatakan syarat yang harus ia lakukan.

"Kalau memang kamu mau pisah sama Abang, baiklah. Sepertinya pernikahan kita memang tidak bisa di pertahankan lagi. Kamu tidak usah pergi dari rumah ini, biar Abang saja yang pergi. Rumah ini Abang berikan untuk kamu. asal kamu tahu rumah ini sudah atas nama kamu."

"Tidak perlu Bang, aku .... "

"Pikiran anak kita. Aku tidak mau anakku luntang-lantung di jalanan atau hidup di kontrakan sementara ayahnya serba berkecukupan. Abang bukan Ayah yang zalim, bukankah Abang wajib menafkahi anak itu?"

Zena mengangguk. "Baiklah, aku akan tetap tinggal di rumah ini demi anakku. Lalu apa syaratnya?"

Satya menghela napas kasar, mengusir sesak di dada.

"Izinkan Abang menjaga kamu dan anak kita sampai lahir ke dunia. Selama sembilan bulan ini biarkan Abang tetap berada di sisi kamu, Abang ingin merasakan bagaimana moment-moment seperti suami di luar sana. Menemani dan merawat istrinya semasa hamil dan ngidam."

"Sembilan bulan itu terlalu lama Bang. Kau masih mau menyiksa perasaanku? aku lelah Bang, aku lelah! aku tidak sanggup lagi!"

"Cuma sembilan bulan Zen, tidak lama. Anggap saja ini permintaan terakhirku sebelum kita benar-benar berpisah. Kalau kamu tidak mau, kita tidak akan pernah bercerai." tegas Satya.

Zena menyeka air matanya, menarik napas dalam dalam lalu menghembuskannya.

"Baiklah." Zena setuju dengan syarat yang di berikan oleh Satya.

Satya mengambil alih koper dari tangan sang istri lalu meletakkan baju-baju Zena ke dalam lemari. Zena mematung, hatinya pedih dengan keputusan yang di buatnya sendiri.

"Tidak boleh, aku tidak boleh seperti ini. Perpisahan itu memang sakit, tapi sakitnya sebentar saja dari pada terus bertahan dan dan tenggelam dalam luka. Ya sakit pasti akan cepat sembuh." Zena menyakinkan hatinya.

"Ayo k…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Ana Ana

Ana Ana

zenanya memang masih kekanak2an,bener kata mamanya satria berapa kalipun kt akan menikah kalau sedikit aja ada masalah minta cerai,lagian yg di bahas org yg dah meninggal trus gimana satrianya g salah ngomong

2022-08-22

1

Anonim

Anonim

lanjut author mankin seruh cerita nya 😊👍👍

2022-08-22

1

Rosy

Rosy

jangan mudah mengatakan kata cerai sat..karena kamu seorang suami..satu kata cerai meskipun tidak disengaja tapi itu sah di mata agama ..jadi dg tidak sengaja Satya sudah menjatuhkan talak satu untuk Zena dalam waktu setelah Zena melahirkan...😔😔

2022-08-21

1

lihat semua
Episodes
1 Sesuatu di pinggir sungai
2 Tamu di siang bolong
3 Semur jengkol
4 Magic koin
5 Salah paham
6 Dinikahkan
7 Malam pertama
8 Tendangan maut
9 Si kuning
10 Jaring ikan
11 Horror
12 Kembali
13 Mama kecewa sama kamu!
14 Mimpi buruk
15 Tak seperti yang di duga
16 Perjanjian tak tertulis
17 Menemani mama mertua
18 Cerita yang menyesakkan
19 Membantu mama
20 Membuat kesalahan
21 Mencari Ganti
22 Mencari ganti 2
23 Demam
24 Sebodoh itukah cinta?
25 Aroma terapi
26 Kenangan Zena
27 Curahan hati
28 Gejolak
29 Aksi heroik
30 Patah hati
31 Bertemu kembali
32 Hampa
33 Perhatian sahabat
34 Terhempas
35 Merajuk
36 Andreas
37 Khawatir
38 Sikap yang mengecewakan
39 Malam minggu
40 Kemarahan Satya
41 Sakit yang teramat sakit
42 Pulangkan aku!
43 Ku mohon tetap disini
44 Nasgor pete
45 Kunjungan Sahabat
46 Lagi
47 Makan hati
48 Jus spesial untuk orang yang spesial
49 Menghindar
50 Sebatas angan
51 Sahabat
52 Kabar duka
53 Berduka
54 Satya Vs Andreas
55 Satya Vs Andreas 2
56 Kencan yang tidak romantis
57 Serba salah
58 Ketemuan dengan Eva
59 Meet Dion
60 Pertanyaan gila
61 Pengagum rahasia.
62 Pasar malam
63 Gara gara rumah hantu
64 Hati yang bengkak
65 Oleh oleh
66 Pikiran yang berkecamuk
67 Apa aku mencintainya?
68 Modus diskon
69 Temani aku sebentar lagi
70 Tidak mau!
71 Cemburu
72 Masing masing
73 Keputusan 1
74 Keputusan 2
75 Tamu tak di undang
76 Sudah jatuh tertimpa tangga
77 SJTT 2
78 Pulanglah bersamaku
79 Interogasi
80 Pamit
81 Pergi
82 Malaikat penolong
83 Malaikat penolong 2
84 Kesedihan Satya
85 Pengumuman
86 Mimpi buruk
87 I miss you!
88 Apa yang harus ku lakukan?
89 Cemburu
90 Kecelakaan
91 Koma
92 Eva
93 Pergi
94 Baikan
95 Pagi yang indah
96 Bimbang
97 Perpisahan
98 Ulah Mama
99 Akibat ulah mama
100 Ketakutan Satya.
101 Bersyukur
102 Salah paham
103 Chapter 103
104 Chapter 104
105 Chapter 105
106 Chapter 106
107 Chapter 107
108 Chapter 108
109 Chapter 109
110 Chapter 110
111 Chapter 111
112 Chapter 112
113 Chapter 113
114 Chapter 114
115 Chapter 115
116 chapter 116
117 Chapter 117
118 Chapter 118
119 Chapter 119
120 Chapter 120
121 Chapter 121
122 Chapter 122
123 Chapter 123
124 Promo novel baru
Episodes

Updated 124 Episodes

1
Sesuatu di pinggir sungai
2
Tamu di siang bolong
3
Semur jengkol
4
Magic koin
5
Salah paham
6
Dinikahkan
7
Malam pertama
8
Tendangan maut
9
Si kuning
10
Jaring ikan
11
Horror
12
Kembali
13
Mama kecewa sama kamu!
14
Mimpi buruk
15
Tak seperti yang di duga
16
Perjanjian tak tertulis
17
Menemani mama mertua
18
Cerita yang menyesakkan
19
Membantu mama
20
Membuat kesalahan
21
Mencari Ganti
22
Mencari ganti 2
23
Demam
24
Sebodoh itukah cinta?
25
Aroma terapi
26
Kenangan Zena
27
Curahan hati
28
Gejolak
29
Aksi heroik
30
Patah hati
31
Bertemu kembali
32
Hampa
33
Perhatian sahabat
34
Terhempas
35
Merajuk
36
Andreas
37
Khawatir
38
Sikap yang mengecewakan
39
Malam minggu
40
Kemarahan Satya
41
Sakit yang teramat sakit
42
Pulangkan aku!
43
Ku mohon tetap disini
44
Nasgor pete
45
Kunjungan Sahabat
46
Lagi
47
Makan hati
48
Jus spesial untuk orang yang spesial
49
Menghindar
50
Sebatas angan
51
Sahabat
52
Kabar duka
53
Berduka
54
Satya Vs Andreas
55
Satya Vs Andreas 2
56
Kencan yang tidak romantis
57
Serba salah
58
Ketemuan dengan Eva
59
Meet Dion
60
Pertanyaan gila
61
Pengagum rahasia.
62
Pasar malam
63
Gara gara rumah hantu
64
Hati yang bengkak
65
Oleh oleh
66
Pikiran yang berkecamuk
67
Apa aku mencintainya?
68
Modus diskon
69
Temani aku sebentar lagi
70
Tidak mau!
71
Cemburu
72
Masing masing
73
Keputusan 1
74
Keputusan 2
75
Tamu tak di undang
76
Sudah jatuh tertimpa tangga
77
SJTT 2
78
Pulanglah bersamaku
79
Interogasi
80
Pamit
81
Pergi
82
Malaikat penolong
83
Malaikat penolong 2
84
Kesedihan Satya
85
Pengumuman
86
Mimpi buruk
87
I miss you!
88
Apa yang harus ku lakukan?
89
Cemburu
90
Kecelakaan
91
Koma
92
Eva
93
Pergi
94
Baikan
95
Pagi yang indah
96
Bimbang
97
Perpisahan
98
Ulah Mama
99
Akibat ulah mama
100
Ketakutan Satya.
101
Bersyukur
102
Salah paham
103
Chapter 103
104
Chapter 104
105
Chapter 105
106
Chapter 106
107
Chapter 107
108
Chapter 108
109
Chapter 109
110
Chapter 110
111
Chapter 111
112
Chapter 112
113
Chapter 113
114
Chapter 114
115
Chapter 115
116
chapter 116
117
Chapter 117
118
Chapter 118
119
Chapter 119
120
Chapter 120
121
Chapter 121
122
Chapter 122
123
Chapter 123
124
Promo novel baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!