Chapter 72: Lama Lama Dia Pergi.
"Kenapa kalung ku ada di tas mu?" tanya Sima pada Red.
Semua teman temannya menunggu jawaban dari pertanyaan Sima kepada Red.
Red masih bingung dengan situasi ini.
"Jawab!" kata Sima membentak.
Jimmy ada di sebelah Sammy melihat interogasi ini.
"Aku tidak mengerti kenapa kalung mu ada di tas ku" kata Red.
"Tidak mungkin kau tidak tahu. Jelas jelas kalung ku ada di tas mu" kata Sima.
Good belum melaporkan kejadian ini kepada wali kelas mereka. Dia masih membaca situasi ini tidak ingin mengambil keputusan secara terburu buru.
Jun masih tertidur di mejanya.
"Kenapa kau menuduh ku mencuri kalung mu?" tanya Red.
"Aku tidak menuduh jelas jelas kalung ini ada di tas mu" kata Sima.
"Tapi, sedari tadi aku tidak ada di kelas. Bagaimana aku mencuri kalung mu?" tanya Red balik.
Jimmy mendekat ke arah Sima menarik lengan Sima.
"Sudahlah nanti aku ganti. Kamu mau model apa dan berapa banyak. Sudah sudah" kata Jimmy kepada pacarnya itu.
Sima belum melunak.
"Tidak. Aku hanya ingin dia mengakui perbuatannya itu" kata Sima.
Jun terbangun dan melihat sekeliling kelas.
Doe berbicara kepada Jun.
"Drama macam apa ini?" tanya Doe.
Good menghampiri mereka berdua yang sedang beradu argumen.
"Aku tidak akan melaporkan kejadian ini. Jika kalian mau berdamai satu sama lain" kata Good.
"Berdamai. Mustahil" kata Sima.
Setelah melihat situasi semakin memanas dan jarum jam menunjukkan bahwa sebentar lagi akan berbunyi bel masuk kelas akhirnya Jun menghampiri keduanya.
"Apakah jika dia berkata iya berarti dia bersalah?" tanya Jun pada Sima.
Sima mulai melangkah mundur sedikit dari hadapan Red.
"Kau juga kenapa melunak jika kau tak bersalah?" tanya Jun pada Red.
"Kenapa kalian diam saja ketika Good mengajak kalian untuk berdamai?" tanya Jun pada kedua gadis itu.
"Tapi gadis ini mencuri kalung ku" kata Sima.
"Kamu ingin kalung seperti apa. Aku akan berikan padamu?" tanya Jun.
Ibu Jun memang bekerja di bidang perancang perhiasan beliau juga memiliki beber…
Ghost Partner
Chapter 72: Lama Lama Dia Pergi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 150 Episodes
Comments