Chapter 122: Bukan Halusinasi?.
Darah berjatuhan dengan racun yang telah Ran berikan tadi dengan melalui darah setelah belati milik Red berhasil menyerang racun itu berhasil masuk kedalam raga Red.
Ran sedang menunggu reaksi lebih lagi dari racun yang ia berikan kepada gadis itu masih dalam tatapan tanpa emosi.
"Apa kau mengenal ku?" tanya Ran lagi.
Lagi lagi gadis itu tidak menjawab pertanyaan yang ia ajukan.
Ran memperhatikan pergelangan tangan gadis ini dengan teliti kedua pergelangan tangan Red yang sama sekali tidak terdapat tanda gambar api seperti tanda gambar anak buah "Orang itu".
Mulai berpikir lagi agar dia bisa dengan cepat membaca rencana apa yang disembunyikan dengan gadis yang sedang ia hadapi.
Red menarik rambut kepalanya sendiri dengan tangan kanan yang sudah mengalami luka bakar yang makin berlanjut.
Tangan kiri mengeluarkan belati baru.
"Gressssh!"
Segenggam rambut miliknya sudah terpotong.
Red melihat rambutnya kemudian melempar ke arah Ran.
Energi pelindung milik Ran di aktifkan menjadi tameng kilatan biru terlihat kuat.
Rambut Red langsung terbakar.
Asap gelap terlihat oleh Ran dari balik tameng pelindung.
"Krekkrekkrek"
"Darrrrrrrrrrrrrrrr!!!!"
Ran segera menjauh dari Red.
Tameng pelindung milik Ran meledak.
Mulut Ran mengeluarkan darah, dia mengusapnya menggunakan tangan kanannya sendiri.
Red masih menatap Ran dengan mata penuh kebencian.
Ran masih disana berjarak lima belas langkah kaki orang dewasa.
Tangan Red semakin menguap terbakar menjadi cairan lava yang membentuk tangan Red.
Separuh lengan baju seragam sekolahnya terbakar api berkobar sendiri akibat lengan Red yang terbakar dengan racun milik Ran terus ikut bekerja.
Terdengar napas dari gadis ini kemudian terlihat mulai memasang senyum ceria.
Asap gelap itu makin menyerap energi kekuatan milik Ran.
Tangan kanan dengan darah yang berjatuhan menggerakkan jemari menari menunjuk dengan jari telunjuk tepat ke arah mata Ran.
Kembali menunjuk ke arah lengan…
Ghost Partner
Chapter 122: Bukan Halusinasi?.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 150 Episodes
Comments