Hari ini jam 7.00 tujuh pagi Timah dan Evelin beres beres, sambil menunggu kedatangan pangeran di beranda belakang yang menghadap ke laut lepas, sebuah tempat favorit Pangeran Andrik saat minum Gahwa di villa Ratu.
"Kamu makin cantik aja bun" komentar Eveline, saat melihat wajah Timah makin berseri.
"Perewatan dong, Va" sahut Timah asal.
"Gak mungkin deh, masa sih pake krime baru sekali langsung kinclong"
"Bisa jadi ini faktor kejiwaan, setelah resmi menyandang gelar Permaisuri" ucap Eveline menggoda Timah.
"Bisa aja kamu va" cubitan kecil Timah langsung mendarat di lengan Eveline.
"Aduhhh.. sakit tau" Eveline spontan menepis tangan Timah.
"Awas kamu Bun, nanti dapat karma lho tiap malam di cubit Pangeran" ancam Eveline.
"Biar ..... jika pangeran yang cubit bagian mana aja Timah berikan, he he" Timah tertawa kecil.
Eveline tidak salah semenjak peristiwa pasar malam, wajah Timah terlihat sangat berseri dan penuh gairah. Sudah tentu bukan hanya Pangeran Andrik yang di buat gemes, semua orang pasti akan tergoda untuk mencubit Timah.
Sekalipun belum resmi berstatus Permaisuri, tapi semenjak seminggu yang lalu Timah sudah di beri tugas menjalani fungsi sebagai Permaisuri dalam menyokong kesuksesan Pangeran Andrik.
Ketika pertama kali Timah mengemban amanah sebagai Permaisuri, sama sekali tidak ada bayangan dalam benak dan pikiran Timah tentang tugas serta apa yang harus, Timah kerjakan guna menyukseskan tugas Pangeran, yang mendapat kepercayaan juga amanah yang begitu besar dari di Andrik group.
Sempat Timah bertanya kepada petinggi Andrik group tentang tugas dan tanggung jawab Permaisuri tapi belum menemukan jawabannya.
"Bik Ijah, kalau di Indonesia tugas permaisuri itu apa aja ya?" akhirnya Timah bertanya pada Bik Ijah.
"Urus pangeran doang kali Bun" jawab Bik Ijah asal.
"What is spesial sample?" kembali Timah bertanya.
"Hmmm apa ya... siapkan kopi dan sarapan pagi untuk Pangeran, siapkan pakaian saat pangeran mau berangkat kerja" Bik Ijah memberi contoh.
"Buda juga ha…
IDAMAN HATI
Korban Apologis Mona.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 84 Episodes
Comments