Hingga puluhun kilometer mobil makin laju mobil makin kencang, kondisi jalan yang sempit dan berliku sudah cukup memberi keuntungan buat Timah bermanuver dengan gesit menghindari mobil yang menguntitnya.
Saat memasuki jalan raya yang cukup lebar dan lurus, lampu lampu jalan sudah terlihat di pinggir jalan sudah cukup memberi penerangan untuk melihat kondisi jalan, Tiba dari spion Timah melihat seseorang membidikkan senjata sejenis pistol Glock 17 yang di rancang untuk memudahkan dan ketempatan penembakan dari atas kendaraan yang sedang melaju kencang.
"Bang Roy.. di belakang kita ada pajaro sport sepertinya kita sedang di ikuti seseorang yang bersenjata, tolong semua merunduk" ucap Timah mempercepat laju kendaraan. Semua melihat ke belakang lalu spontan mereka merunduk saat seseorang terlihat mengarahkan senjata ke mobil mereka.
"Dor dor dor" tiga kali suara tembakan terdengar di belakang mereka. Timah melaju secara zig zak menghindari peluru.
"Twiiiiw Twiiiiw Twiiiiw" mobil timah terhindar dari terjangan peluru. Peluru lalu menghantam pembatas jalan memabtul ke arah lain.
Memasuki Kota Raja Timah membelokkan mobil memasuki sebuah gang yang sepi di kiri jalan, namun mobil di belakang mereka tetap mengikuti Mereka. Mobil melaju makin kencang menghindari pajero sport yang terus memburu mereka.
"Timah .. cari tempat yang lapang, di luar bahu jalan lalu berhenti" ucap Bang Roy mencoba membidikan senapan serbu.
"Treet Treet Treet" bang Roy membidik mobil di belakang.
"Ciuuuu Ciuuuu Ciuuuu" kembali terdengar rentetan tembakan dari belakang, di iringi desingan peluru.
"Prank" kali ini spion samping kanan di terjang peluru.
"Syuuuuut" kembali Timah ijak gas mobil melaju dengan kencang terkadang zig zag menghindari peluru hingga suara ban juga terdengar nencicit bergesekan dengan aspal.
Tiba tiba mobil oleng saat melewati polisi tidur, lalu seperti melayang di udara lalu jatuh kembali ke jalan dengan keras.
"Ahhhhhhh" jerit seorang ibu di bangku belakang.
"Astagfirullah" uc…
IDAMAN HATI
Kembali Masuk Perangkap
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 84 Episodes
Comments