Keinginan Ina untuk berada di pelukan Fhadlan, bertambah seolah mendapat Harapan Baru, saat Fhadlan keluar kamar kamar mandi hanya di lilit handuk sepinggang, seluruh tubuhnya Setengah telanjang memperlihatkan bagian otot otot yang menonjol, dengan body yang atletis makin menggairahkan Ina.
"Ina, sini duduk" Panggil Fhadlan yang sudah bisa menguasai dirinya, sebagaimana dalam Kisah Fhadlan Milineum Trendi, di kisahkan kalau Fhadlan termakan dua racun yang berbeda, akibatnya Fhadlan memperoleh kekebalan terhadap racun berjenis dingin atau panas.
"Ogah ah.." Ina terlihat agak kesal saat keinginannya untuk di peluk Fhadlan tidak di respon Fhadlan.
"Ayo lah... kakak ada sesuatu untuk kamu" ucap Fhadlan duduk di meja makan.
"Aii kakak nih, Ina tu lagi pusing!!!" namun dengan langkah berat Ina menuju ke tempat duduk di sebelah Fhadlan yang masih telanjang d4da.
"Semoga tidak terjadi sesuatu pada Ina" ucap Fhadlan mencoba meraba kening Ina.
"Suhu tubuh ina sedap kok, Ina cuman pusing biasa karena mabuk jamur, ntar juga sehat" ucap Fhadlan.
"Iya sih kak Fhadlan, tapi Ina tu pusingnya anu anu...." jawab Ina Gadis Rimba agak jengkel, Kok Fhadlan gak ngerti ngerti pikir Ina.
"Kakak juga belikan kamu gincu pemerah bibir, kamu pernah pakek belum?" tanya Fhadlan.
"Belum kak" Gadis Rimba mengeleng lemah. Tentu sangat berat bagi gadis perawan yang baru saja mengalami gejolak birahi pengaruh racun perangsang dari jamur, lebih berat dari pertama kali Ina mengalami masa pubertas.
"Sudah bisa pake gak?"
"Iya belom lah kak, Ina nya belum pernah coba"
"okey Kalau gitu coba kakak yang pasang, mana bibir kamu" di tangan Fhadlan sudah tergenggam gincu pemerah bibir siap untuk di oleskan ke bibir Ina.
"ini kak" Ina menghadap Fhadlan sambil memonyongkan bibirnya.
"Biasa aja kali, jangan monyong kayak gitu" Fhadlan mulai meraba dagu si Gadis Rimba sedang tangan satunya memasang pemerah bibir dengan hati hati.
"Auogggh" Ina merintih saat merasakan sentuhan sentuhan Fhadlan di dagu, di bahu, k…
IDAMAN HATI
Ketangkap Basah.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 84 Episodes
Comments